Musik

Evolusi Bermusik Lightcraft Tertuang di Album 'Hope + Love'

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 17 Juli 2022
Evolusi Bermusik Lightcraft Tertuang di Album 'Hope + Love'

Lightcraft terbentuk pada 2005 di Jakarta. (Foto: dok. Lightcraft)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIGHTCRAFT kembali dengan merilis album keempatnya bertajuk Hope + Love. Terdiri dari dua belas karya sinematik yang kuat dan menyentuh hati, band yang terbentuk 16 tahun silam di Jakarta ini mengusung pesan tentang pentingnya cinta di dalam kehidupan sehari-hari.

Vokalis dan penulis Imam Surataruna menuturkan, perjalanan Lightcraft cukup berliku tapi terus melaju hingga ke titik sekarang ini dengan album keempat. Imam sadar bahwa tanpa harapan dan cinta, Lightcraft belum tentu bisa bertahan sampai sejauh ini, dan hidup akan terasa hampa.

Baca juga:

Dira Sugandi Hadirkan Kembali Lagu 'Satu Cinta'

Lightcraft merilis album keempatnya yang bertajuk 'Hope + Love'. (Foto: dok. Lightcraft)

"Lewat Hope + Love, kami ingin berbagi apa yang kami rasa, sekaligus mengingatkan pentingnya untuk percaya akan sebuah harapan untuk hari esok yang lebih baik dan terus mencintai satu sama lain. Melihat keadaan dunia saat ini, rasanya harapan dan cinta adalah dua hal yang paling dibutuhkan saat ini," ujar Imam.

Lahirnya album Hope + Love Lightcraft diawali dengan rilisnya lima single yakni Life, Don't Fight This Feeling, Dream Dancer, Feathers, dan Forever.

Kemudian disusul dengan tujuh lagu baru di antaranya True (you), Permanence, If Ever, Like a Fire, Carry Your Heart, This Day & Age, dan lagu akustik penutup This Life.

Nuansa yang cukup berbeda coba dihadirkan Lightcraft di Hope + Love, di mana akan terdengar eksplorasi bermusik yang inovatif dan menggebrak, namun masih mempertahankan ciri khas musik mereka yang anthemic.

Lagu-lagu pada album tersebut diselimuti dengan suara-suara synth yang terinspirasi dari musik era 80-an, pola drum yang eksplosif, riff-riff gitar catchy, serta keyboard yang ciamik.

Hope + Love juga turut menghadirkan beberapa kolaborator istimewa seperti rapper Pretty Rico, produser asal Singapura DSML, dan penyanyi natasha Udu. Kolaborator tersebut menjadikan album itu bak kesatuan lagu-lagu pop kontemporer yang mengajak para pendengar untuk ikut dengan Lightcraft dalam sebuah perjalanan, sambil menikmati indahnya suasana matahari terbenam.

Baca juga:

Reality Club Hadirkan Puisi Asmara di Lagu 'Anything You Want'

Proses produksi dan mixing album tersebut juga turut andil beberapa nama besar, seperti Wisnu Ikhsantama Wicaksana, Iqbal MSSVKNTRL, Petra Sihombing, dan DSML. Sementara untuk urusan mastering ditangani oleh mastering engineer asal Jerman Marcel James. Untuk pengerjaan artwork album digarap oleh Meidina Rizki sebagai creative director.

Dengan dirilisnya album Hope + Love, Fari Febrian selaku gitaris Lightcraft berharap bahwa album tersebut bisa memberikan cahaya positif bagi para pendengar, dan membuat mereka tersenyum lebar serta merasa lebih bahagia dalam hidup.

"Sebuah proses yang penuh tantangan, tapi kami cukup puas dan senang telah berhasil melaluinya dengan selamat. Semoga album ini dapat dinikmati oleh semua orang sebagaimana kami menikmati proses pembuatannya," ujar Fari Febrian.

Dirilis oleh Wander Digital, album Hope + Love sudah bisa didengarkan di semua platform streaming musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, JOOX, Resso, dan banyak lagi, dari mulai tanggal 15 Juli 2022. (Ryn)

Baca juga:

Doms Dee dan L.O.P Libatkan Ellyas Pical di Single 'Jab Hook Jab'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
SINTESIS mempertemukan YKRUMK, TECHOO, dan ZEINSONE dalam proyek kolaborasi graffiti yang menggabungkan mural, musik, dan skate bowl.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
ShowBiz
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
Shaggydog genap 29 tahun dan menggelar Kelas BE29AS sebagai ruang belajar musik, dari sound, teknik bermusik hingga manajemen band.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
ShowBiz
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
DWP26 mengumumkan lineup fase pertama. Ada Axwell b2b Sebastian Ingrosso, Afrojack, Alok, R3HAB, Cosmic Gate, hingga MaRLo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
ShowBiz
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
Juicy Luicy sebelumnya dijadwalkan menjadi salah satu penampil dalam XYZ Liveground.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
ShowBiz
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
for Revenge kembali dengan single 'Museum Duka' bersama YB atau Reza Arap dan Tepe, mengangkat tema kehilangan, rindu, dan kenangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
ShowBiz
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
Lomba Sihir merilis 'Di Seberang' pada 14 Juli 2026. Lagu ini menjadi bagian dari versi deluxe album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
ShowBiz
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio kembali berkolaborasi lewat single 'Berharap' yang mengangkat kisah cinta mendalam namun tak mendapat balasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Fun
Lagu 'End of August' Noah Kahan, Memaknai Pulang dalam Dilema Rindu dan Gelisah
Noah Kahan lewat lagu “End of August” mengangkat kerinduan pulang ke Vermont yang bercampur kegelisahan.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Lagu 'End of August' Noah Kahan, Memaknai Pulang dalam Dilema Rindu dan Gelisah
ShowBiz
BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
Tur tersebut diperkirakan telah menarik sekitar 1,92 juta penggemar di seluruh benua Amerika Utara.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
  BTS Tutup Tur Amerika Utara dengan Konser di Los Angeles, Catat Rekor Gemilang
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Bagikan