MerahPutih.com - Lomba Sihir kembali menghadirkan karya terbaru lewat lagu berjudul Di Seberang yang dirilis pada 14 Juli 2026. Lagu tersebut menjadi bagian dari versi deluxe album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi.
Lagu Di Seberang ditulis secara bersama-sama oleh seluruh personel Lomba Sihir, yakni Baskara Putra, Natasha Udu, Tristan Juliano, Rayhan Noor, dan Enrico Octaviano.
Lagu ini membawa cerita yang dekat dengan perjalanan sebuah hubungan asmara, terutama ketika sebuah kisah cinta mulai berhadapan dengan kenyataan tentang perpisahan.
Baca juga:
Lomba Sihir Siapkan Konser Ujung Dunia, Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan Bersama
'Di Seberang' Bicara tentang Perpisahan
Melalui Di Seberang, Lomba Sihir mengangkat cerita tentang perjalanan menuju perpisahan dan proses menerima kenyataan dalam sebuah hubungan asmara yang telah berjalan lama.
Kisah tersebut tidak hanya menggambarkan berakhirnya sebuah hubungan, tetapi juga proses emosional ketika seseorang mulai menyadari bahwa tidak semua hal dapat bertahan selamanya.
Di dalam lagu ini terdapat perenungan mengenai kefanaan hidup. Kesadaran tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan seseorang dalam menerima kemungkinan kehilangan orang yang selama ini berada di sisinya.
Di Seberang juga menyentuh kesadaran bahwa dalam sebuah hubungan, akan selalu ada kemungkinan salah satu orang harus pergi lebih dahulu.
Lirik Di Seberang - Lomba Sihir
Bertahun-tahun yang lalu, berjanji menyatukan
Aku dan dirimu, keluargaku dan kamu
Sejak saat itu aku bertanya, apakah kita kuat selamanya?
Bertahun-tahun yang lalu, di rumah yang baru
Cukup sederhana, kau membawa barangmu
Sejak saat itu aku bertanya, akankah kita pindah ke mana?
Pertanyaan, pencarian, kecil-kecil ini, kadang menggelitik
Jika nanti ku tak ada, berjanjikan diriku bahwa kau bisa belajar
Menyeberang jalan sendirian, mengemudikan kendaraan,
Pasang rem di belanja pakaian, ingat diriku di kesunyian
Siapa yang lebih dulu? Aku atau kamu?
Apa yang kau katakan saat kembali bertemu?
Jika kamu, ku kan baik-baik saja
Jika aku, kau kan baik-baik saja
Kita tahu cinta ini tembus ruang dan waktu
Di sepanjang langkahmu walaupun raga tak di situ
Jika kamu percaya maka ku juga
Jika aku tak ada, tak apa
Mungkin di bumi lain, dimensi yang baru
Tak perlu ada perpisahan yang memilukan
Namun sementara waktu di dunia ini
Kita ukir cerita yang terbaik
Tuk kita nanti nanti atau hanya jadi sejarah di sini
Selama kamu, aku tak masalah
Siapa yang lebih dulu? Aku atau kamu?
Apa yang kau katakan saat kembali bertemu?
Jika kamu, ku kan baik-baik saja
Jika aku, kau kan baik-baik saja
Kita tahu cinta ini tembus ruang dan waktu
Di sepanjang langkahmu walaupun raga tak di situ
Jika kamu percaya maka ku juga
Jika aku tak ada, tak apa
Oh digenggam tiba saat nanti bertemu lagi
Ku kan bantu kau melintasi jalan, sekali lagi..
(Far)