Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif

Synchronize Fest umumkan line up penuh. (Foto: dok/Synchronize Fest)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Synchronize Fest kembali digelar pada 16–18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Memasuki tahun ke-11 penyelenggaraannya, festival musik ini kembali membawa semangat awal melalui tema 'It's Not Just a Festival, It's a Movement'.

Tema tersebut menjadi momentum bagi Synchronize Fest untuk melihat kembali alasan gerakan ini dimulai setelah melewati perjalanan lebih dari satu dekade. Festival ini ingin kembali memandang musik dengan rasa ingin tahu yang sama seperti pada awal perjalanannya.

Semangat itu diwujudkan dengan keberanian menemukan sesuatu yang baru, membuka ruang bagi beragam suara, sekaligus menghadirkan pengalaman bermusik yang mungkin belum pernah ditemui sebelumnya.

Karena itu, Synchronize Fest 2026 tidak hanya mengandalkan deretan nama musisi dalam lineup. Sejumlah konsep pertunjukan khusus juga disiapkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penonton.

Baca juga:

Lineup Perdana Synchronize Fest 2026: Reality Club Kolaborasi dengan Phum Viphurit

Pertunjukan Khusus dan Reuni di Synchronize Fest 2026

Dalam pengumuman full lineup terbaru, sejumlah pertunjukan spesial akan menjadi bagian dari edisi ke-11 Synchronize Fest.

Ada Konser Musikal Senja Teduh Pelita (Maliq & D'essentials X Jakarta Movin), Perunggu yang akan membawakan album Dalam Dinamika, serta Project Pop yang tampil dalam rangka merayakan 30 tahun perjalanan mereka.

Synchronize Fest 2026 juga menghadirkan The Best Of 80's Indonesian Pop Kreatif Feat. Ardhito Pramono, Isyana Sarasvati, Teddy Adhitya, Teza Sumendra, and Agatha Pricilla, Ify Alyssa, Sivia (Music By Nikita Dompas).

Pertunjukan tersebut membawa kembali warna musik pop kreatif Indonesia era 1980-an melalui format pertunjukan khusus.

Semangat mempertemukan kembali musisi yang pernah menjadi bagian dari satu perjalanan juga terlihat dalam penampilan Geisha "A Retrospective Journey" With Momo, Roby, Aan, Dhan, Nard, Regina.

Grup musik asal Pekanbaru itu akan mempertemukan berbagai sosok dari perjalanan Geisha dalam satu panggung.

Momen serupa datang dari Pijar, band asal Medan yang kini berdomisili di Jakarta. Untuk pertama kalinya tampil di Synchronize Fest, Pijar akan kembali berkumpul dengan formasi J. Alfredo (vokal), Ican Pane (gitar), dan Aul Daytona (drum).

Nostalgia musik Indonesia era 2000-an juga mendapat ruang melalui pertunjukan Indonesian Girl Group: Chibi Chibi, G String, Princesstale, Super Girlies, 7icons, And Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, Sivia (Music By Jebung).

Pertunjukan ini mempertemukan kembali sejumlah nama yang pernah menjadi bagian dari perjalanan girl group Indonesia.

Reuni lainnya datang dari veteran skena indie Ibu Kota, C’mon Lennon, yang akan kembali berkumpul dan tampil di Synchronize Fest 2026.

Baca juga:

Synchronize Fest Kembali 16-19 Oktober 2026, Ini 7 Penampilan Spesial yang Wajib Ditunggu

Membawa Semangat Kolektif

Synchronize Fest tidak hanya menjadi panggung bagi musisi secara individu maupun kelompok. Festival ini juga menempatkan gerakan kolektif sebagai bagian penting dalam perkembangan musik Indonesia.

Pada edisi ke-11, sejumlah kolektif yang tumbuh dari akar rumput akan dilibatkan untuk menghadirkan konsep pertunjukan khusus.

Salah satunya adalah Reggae Gang, yang mempertemukan musisi reggae dari berbagai tongkrongan dalam satu panggung. Pertunjukan ini menghadirkan Day Afternoon, Dhyo Haw, Momonon, Sejedewe, Uncle Djink & Fahmi Aziz, serta Varid Putra Mbah Surip.

Dari generasi yang lebih muda, kolektif hipdut ANTINRML juga akan hadir dengan membawa Jemsii, Naykilla, Tenxi, Suisei, Ryo, Josua Natanael, Dia, Anangga, Naufal Syachreza, Riku, Yung Caters, dan Bboogie.

Sementara itu, generasi emo era 2000-an mendapatkan ruang melalui pertunjukan Emo Revival With Alone At Last, Friends Of Mine, Killed By Butterfly (2006 Era), Killing Me Inside Re, Side-B (Thirteen 2009 Era), And The Side Project.

Dari Indonesia bagian timur, Synchronize Fest menghadirkan Timur Basudara, sebuah pertunjukan kolektif yang mempertemukan Anadok, Bringin Home, Dj Desa, Ecko Show, Fahmy Fay, Faris Adam, Jacson Zeran, Silet Open Up, Toton Caribo, dan Vendetta Rap.

Seluruh penampil tersebut akan membawa konsep pertunjukan masing-masing untuk bertemu dengan penonton Synchronize Fest pada Oktober 2026.

Baca juga:

Lineup Fase 2 Synchronize Fest 2026 Resmi Dirilis, Cek Daftar Lengkap Penampilnya

Lineup Synchronize Fest 2026

Di luar berbagai konsep khusus dan pertunjukan kolektif, sejumlah nama populer juga menjadi bagian dari lineup Synchronize Fest 2026.

Mereka di antaranya Afgan, Efek Rumah Kaca, For Revenge, Monkey To Millionaire, Potret, Rumahsakit, Sal Priadi, The Changcuters, The Jansen, The Panturas, The Upstairs, Alkateri: Expanded Session, Ayu Ting Ting, Bernadya, Hindia, .Feast, Rizky Febian & Mahalini, Souljah, Wali, Duo Maia, Endank Soekamti, The Adams, J-rocks, Nadhif Basalamah, Vierratale, serta masih banyak nama lainnya.

Dengan beragam format pertunjukan tersebut, Synchronize Fest 2026 kembali menempatkan festival bukan sekadar sebagai ruang untuk menyaksikan penampilan musik.

Festival ini juga menjadi tempat bertemunya berbagai generasi, skena, kolektif, dan cerita yang membentuk perjalanan musik Indonesia.

Tema 'It's Not Just a Festival, It's a Movement' pun menjadi penegasan atas semangat tersebut: menjaga rasa ingin tahu, membuka ruang bagi berbagai suara, serta terus mencari bentuk baru dalam merayakan musik Indonesia. (Far)

#Synchronize Fest #Musik #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
Synchronize Fest 2026 digelar 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Ada Geisha, Project Pop, C’mon Lennon, Perunggu, hingga pertunjukan kolektif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Synchronize Fest 2026 Hadirkan Reuni Geisha, Project Pop, hingga Ragam Pertunjukan Kolektif
ShowBiz
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
Lagu ini menggambarkan sisi imajinatif dari sebuah perasaan, ketika kehadiran seseorang begitu memenuhi pikiran.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Makna Lagu 'Dunia Imajiner', Ruang Khayal Rony Parulian dalam Album Kedua
ShowBiz
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
Music video lagu tersebut disebut menjadi video musik dengan pencapaian 100 juta penonton tercepat di YouTube sepanjang 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
'SaWaDiKa' Lisa Jadi MV Tercepat 2026 Raih 100 Juta Penonton
ShowBiz
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
SINTESIS mempertemukan YKRUMK, TECHOO, dan ZEINSONE dalam proyek kolaborasi graffiti yang menggabungkan mural, musik, dan skate bowl.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
SINTESIS, Kolaborasi Tiga Seniman Graffiti Jogja yang Mempertemukan Mural, Musik, dan Skateboard
ShowBiz
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
Shaggydog genap 29 tahun dan menggelar Kelas BE29AS sebagai ruang belajar musik, dari sound, teknik bermusik hingga manajemen band.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
ShowBiz
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
DWP26 mengumumkan lineup fase pertama. Ada Axwell b2b Sebastian Ingrosso, Afrojack, Alok, R3HAB, Cosmic Gate, hingga MaRLo.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
DWP26 Umumkan Lineup Fase Pertama, Ada Axwell B2B Sebastian Ingrosso hingga Afrojack
ShowBiz
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
Juicy Luicy sebelumnya dijadwalkan menjadi salah satu penampil dalam XYZ Liveground.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Juicy Luicy Batal Mangung di Batam, Penyelenggara Ungkap Masalah Kelebihan Bagasi
ShowBiz
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
for Revenge kembali dengan single 'Museum Duka' bersama YB atau Reza Arap dan Tepe, mengangkat tema kehilangan, rindu, dan kenangan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
for Revenge Gandeng YB dan Tepe di Single Terbaru 'Museum Duka'
ShowBiz
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
Lomba Sihir merilis 'Di Seberang' pada 14 Juli 2026. Lagu ini menjadi bagian dari versi deluxe album Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Lomba Sihir Hadirkan 'Di Seberang', Lagu tentang Cinta dan Perjalanan Menuju Perpisahan
ShowBiz
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio kembali berkolaborasi lewat single 'Berharap' yang mengangkat kisah cinta mendalam namun tak mendapat balasan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Widy Vierratale dan Kevin Aprilio Kembali Berkolaborasi Lewat Single 'Berharap'
Bagikan