Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Pesan Penuh Harapan dalam Single ‘Life’ dari Lightcraft

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Juli 2021
Pesan Penuh Harapan dalam Single ‘Life’ dari Lightcraft

Lightcraft kembali dengan single penuh harapan 'Life'. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TAK terasa perjalanan kwartet anthemic indie-rock asal Jakarta ini telah memasuki usia ke-16. Harapan Menjadi modal utama Lightcraft untuk mampu menjalani karier bermusik mereka secara kompak.

Band yang terus hidup dengan gairah besar dan penuh pengharapan ini, kembali merilis lagu terbaru berjudul Life, lagu pertama yang dirilis dari album keempat mereka yang akan datang.

Vokalis Lightcraft, Imam Surataruna mengungkapkan, selama pandemi lagu ini menjadi cerminan jujur dari perjalanan band ini dan para personelnya. Di mana lika-liku kehidupan mereka dihantui dengan rasa cemas, keraguan diri, dan beragam konflik internal.

“Lagu ini adalah bentuk penghargaan kami, baik sebagai band maupun individu. Kami tetap ingin membuat perubahan, terus berkarya, dan melakukan hal yang membahagiakan kami,” ucap Imam dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Jumat (25/6).

Baca juga:

Pee Wee Gaskins Rilis ‘Summer Fling’, Single Perdana di 2021

Pada lagu Life para personel Lightcraft ingin memberikan pesan yang cukup sederhana. Yaitu tetap percaya, berharap, dan ambil alih kendali hidup kita, terlepas dari apapun situasi dan kondisi di kehidupan kita, hanya diri kita sendiri yang bisa menjadikan kehidupan lebih baik.

“Kami percaya harapa itu ada. Dan kami ingin hidup dengan terus menggenggam erat harapan di tangan kami,” tambah Imam.

Diproduseri oleh Iqbal MSSVKNTRL, lagu ini menyuguhkan warna 80an yang diperkuat oleh balutan nuansa modern, lengkap dengan alunan bebunyian synth dan arpeggio memikat yang masih pas bila disisipkan ke lagu Pet Shop Boys atau single The Weeknd.

Baca juga:

Alunan Dandgut Ala Silampukau di Single Terbaru ‘Dendang Sangsi’

Pesan Penuh Harapan dalam Single ‘Life’ dari Lightcraft
Artwork single 'Life'. (Foto: Istimewa)

Warna notasi dan melodi yang dipilih terdengar lebih segar, mulai dari isian gitar yang lebih berkarakter hingga vokal enerjik yang khas. Ini layaknya hasil karya dari sebuah band yang telah menemukan kembali semangat mereka dan siap untuk melangkah lebih jauh.

“Lagu ini menjadi monumen yang menunjukan tahapan bermusik kami saat ini. Terus melangkah maju menembus batas, mencoba hal-hal baru, dan tetap membuka diri terhadap ide-ide segar dalam berkreasi,” tegas gitaris Lightcraft, Fari Febrian.

Dirilis oleh Wander Digital Music, Life sudah dapat dinikmati di berbagai layanan streaming seperti Spotify, Apple Music, JOOX, Resso dan lainnya dari tanggal 25 Juni 2021. (far)

Baca juga:

Kolaborasi Ciamik Rayi Putra dan Laze di Single ‘Lagi?’

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - 2 jam, 25 menit lalu
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan