MerahPutih.com - Kevin Parker, vokalis sekaligus sosok utama di balik Tame Impala, memutuskan untuk sementara tidak lagi melayani permintaan tanda tangan maupun foto dari penggemar dalam sejumlah situasi di tempat umum.
Keputusan tersebut disampaikan Parker melalui Instagram Stories pada awal September 2026, saat dirinya tengah menjalani rangkaian tur Amerika Utara untuk mendukung album terbaru Tame Impala, Deadbeat.
Kevin Parker Soroti Sikap Autograph Hounds
Parker mengatakan keputusan itu diambil karena semakin banyak pemburu tanda tangan atau autograph hounds yang menurutnya mulai bertindak agresif.
Ia memastikan tidak akan lagi menandatangani barang atau melayani permintaan foto ketika berada di depan hotel maupun bandara.
“Teman-teman, sekadar pemberitahuan singkat. Karena semakin banyak pemburu tanda tangan yang agresif, saya tidak akan lagi memberikan tanda tangan atau melayani permintaan foto di depan hotel maupun bandara. Jadi, jika kebetulan kalian bertemu dengan saya, jangan tersinggung jika saya mengatakan tidak,” tulis Parker melalui Instagram Stories.
Parker kemudian mengungkap salah satu hal yang membuatnya semakin tidak nyaman. Menurut dia, sebagian pemburu tanda tangan bahkan mulai melibatkan anak-anak untuk mendapatkan perhatian musisi.
Sebelumnya saya sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan hal ini, tetapi sekarang mereka mulai menggunakan anak-anak, dan menurut saya itu benar-benar tidak tepat. Sayang kalian semua,
Kevin Parker.
Ia juga menyinggung praktik para pemburu tanda tangan profesional yang menjadikan tanda tangan musisi sebagai barang koleksi.
Dalam praktik tersebut, mereka dapat mencari tahu keberadaan dan jadwal seorang artis untuk kemudian mendapatkan tanda tangan yang berpotensi dijual kembali. Kondisi itu tampaknya membuat Parker kesulitan membedakan interaksi spontan dengan penggemar dan aktivitas pemburu tanda tangan profesional.
Baca juga:
Kevin Parker Hadirkan 'Deadbeat', Album Paling Eksperimental Tame Impala
Tak Lagi Temui Penggemar di Area Parkir
Pembatasan yang dibuat Parker tidak hanya berlaku untuk permintaan tanda tangan dan foto di hotel maupun bandara.
Untuk sementara waktu, ia juga tidak akan keluar menemui penggemar yang menunggu di area parkir setelah konser.
Sebelumnya, Parker masih sempat menemui penggemar seusai pertunjukan, terutama ketika menjalani rangkaian konser di Eropa. Namun, jumlah orang yang datang disebut semakin sulit dikendalikan.
Di sisi lain, tim Parker tidak memiliki personel keamanan yang cukup untuk mengatur kerumunan tersebut.
Sehubungan dengan hal itu... saya ingin memberi tahu bahwa untuk sementara waktu saya juga tidak akan keluar menemui penggemar di area parkir setelah pertunjukan,
Kevin Parker.
Musisi asal Australia itu menjelaskan bahwa persoalan tersebut juga berkaitan dengan keamanan. Menurut Parker, jumlah penggemar yang berkumpul setelah konser telah berkembang menjadi risiko yang sulit diabaikan.
Karena itu, timnya meminta agar Parker untuk sementara tidak melakukan pertemuan spontan dengan penggemar setelah pertunjukan.
Baca juga:
Gandeng Jennie BLACKPINK, Tame Impala Hadirkan Versi Remix Lagu 'Dracula'
Bukan Bentuk Penolakan terhadap Penggemar Tame Impala
Meski mengambil jarak dari interaksi spontan di ruang publik, Parker menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan bentuk penolakan terhadap penggemar Tame Impala.
Ia bahkan meminta penggemar untuk tidak tersinggung apabila suatu saat bertemu dengannya dan mendapat penolakan ketika meminta tanda tangan atau foto.
Saat ini, Parker masih menjalani tur Deadbeat untuk mendukung album kelima Tame Impala tersebut. Tur Amerika Utara dijadwalkan berlanjut hingga September 2026 sebelum rangkaian pertunjukan berikutnya di Australia dan Eropa.
Dengan keputusan tersebut, Parker untuk sementara memilih membatasi pertemuan langsung dengan penggemar di hotel, bandara, maupun area parkir venue. (Far)