Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Reality Club Rayakan Setahun Album Keempat Lewat Live Session 'Who Knows Where Life Will Take You?'

Reality Club lepas live session. (Foto: dok/reality club)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setahun setelah merilis album keempat, Reality Club kembali membuka perjalanan Who Knows Where Life Will Take You? dalam format yang berbeda. Pada 11 September 2026, band tersebut menghadirkan Who Knows Where Life Will Take You? | Live Session melalui kanal YouTube Reality Club.

Dalam sesi tersebut, Reality Club membawakan 10 dari total 13 lagu yang terdapat dalam album keempat mereka. Kehadiran live session ini sekaligus menjadi penanda satu tahun perjalanan album tersebut, sekaligus memperlihatkan bagaimana materi-materinya menemukan bentuk lain ketika dimainkan secara langsung.

Album Keempat Dibangun dengan Karakter Live

Bagi Reality Club, membawa album keempat ke dalam format live bukan sekadar membuat versi baru dari lagu-lagu yang sudah dikenal pendengar.

Sejak awal, album tersebut memang dirancang dengan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter sebuah live band. Proses rekamannya pun dilakukan secara langsung.

Karena itu, format live session menjadi kesempatan bagi Reality Club untuk mempertahankan karakter tersebut, sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pendengar dalam menikmati album.

Kami ingin menunjukkan seluruh album ini, album keempat konsepnya memang sedikit lebih live band, bahkan rekamannya juga live. Jadi kita ingin menjaga format itu, tapi dalam presentasi yang dipersiapkan dengan baik. Jadi kenapa itulah kita bikin semacam live session dan kenapa sekarang? Karena mungkin pas juga setelah 10 tahun, dan pas juga setelah 1 tahun setelah rilis album ini,

Gitaris-Vokalis Reality Club, Faiz Novascotia Saripudin.

Meski secara aransemen tidak terlalu banyak perubahan dari versi studio, format live memberikan pengalaman yang berbeda. Lagu-lagu tersebut kini hadir bersama visual, gestur, ruang, serta interaksi antarpersonel yang membuat karakter musik Reality Club terasa lebih dekat dan hidup.

Baca juga:

Makna Lagu 'You’ll Find Lovers Like You and Me' dari Reality Club, Ternyata Ungkap Kisah Cinta dan Perpisahan

Visual dan Live Performance Jadi Bagian Penting

Bagi Era Patigo, pertunjukan langsung menjadi salah satu elemen yang dapat memperluas pesan yang ingin mereka sampaikan melalui album keempat.

Musik yang sebelumnya hadir dalam format rekaman kini mendapatkan ruang untuk berkomunikasi dengan pendengar melalui energi pertunjukan.

“Gue merasa untuk album keempat ini, of course kami percaya diri dengan materinya, secara audio. Tapi kami merasa album ini perlu didukung juga dengan kehadiran visual dan live performance. Kami ingin menghadirkan energi membawakan lagu-lagu dalam album ini secara langsung dan pendengar dapat merasakan itu.”

Energi tersebut tidak hanya ditampilkan melalui permainan musik yang maksimal. Reality Club juga memilih mempertahankan berbagai momen spontan yang muncul selama proses pengambilan gambar.

Salah satunya terjadi ketika gitar milik Faiz terjatuh. Alih-alih mengulang adegan tersebut demi mendapatkan hasil yang lebih sempurna, mereka justru memilih mempertahankannya.

Bagi Reality Club, momen kecil seperti itu menjadi bagian dari karakter pertunjukan langsung yang ingin mereka abadikan.

“Ada juga scene di mana gue salah menaruh gitar terus jatuh. Awalnya kami kayak diskusi gitu, ini di-keep apa kita pakai take yang lain, yang itu nggak jatuh. Kayaknya lucu deh kalau itu nunjukin the raw energy and the chaos sometimes in live performance gitu,” jelas Faiz.

Menangkap Sisi Spontan Reality Club

Semangat untuk menangkap sisi spontan juga diterapkan di luar penampilan musik.

Setelah proses syuting selesai, para personel Reality Club mendapat sejumlah pertanyaan dari sutradara dan diminta menjawabnya secara langsung. Mereka tidak terlebih dahulu menerima daftar pertanyaan, sehingga respons yang muncul diharapkan dapat terasa lebih natural.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk menangkap hubungan para personel dengan album keempat sekaligus perjalanan yang telah mereka lalui bersama karya tersebut.

Hasilnya, live session ini tidak hanya memperlihatkan bagaimana Reality Club memainkan musik mereka, tetapi juga menghadirkan sisi personal dan spontan dari para personelnya.

“I think from the live session and the interview, we just wanted to capture us in the most raw form, sebenarnya. Kalau gue inget-inget, correct me if I'm wrong, I think this is one of the first time ya kita the first time doing our own live session yang kayak gini. Yang biasanya kita live session di media atau di mana, ini yang kita bikin sendiri, and it's not like a concert live session, it's purely for a live session purpose.”

Baca juga:

Dari Kamar Rumah ke Panggung GBK, Reality Club Rayakan 10 Tahun Berkarya

Direkam dalam Satu Hari

Seluruh live session tersebut direkam dalam satu hari di sebuah ruang bergaya minimalis di kawasan Gading Serpong.

Proses produksinya melibatkan tim REALITY CHECK untuk pengerjaan teknis, serta tiga sutradara, yakni Nugie Rian, Abdul Defashah, dan Kariim Risyad.

Pada akhirnya, Who Knows Where Life Will Take You? | Live Session menjadi lebih dari sekadar dokumentasi satu tahun perjalanan album keempat Reality Club.

Sesi ini menjadi ruang bagi mereka untuk kembali melihat dan merasakan musik yang telah diciptakan, sekaligus menemukan bagaimana lagu-lagu tersebut dapat berkembang ketika bertemu dengan ruang, visual, energi, dan spontanitas pertunjukan langsung. (Feb)

#Musik #Reality Club #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Pusakata Hadirkan 'Anakku', Single Emosional yang Terinspirasi dari Kekhawatiran Seorang Ayah
Pusakata merilis single Anakku yang berawal dari tantangan Desta di podcast Vindes. Lagu ini mengangkat cinta, doa, dan harapan seorang ayah untuk anaknya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Pusakata Hadirkan 'Anakku', Single Emosional yang Terinspirasi dari Kekhawatiran Seorang Ayah
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Sedih Harus Kau Buang' dari Whisnu Santika dan Maul Ibrahim, tentang Perpisahan dan Kenangan
Whisnu Santika dan Maul Ibrahim merilis Sedih Harus Kau Buang pada 27 Agustus 2026. Lagu elektronik ini mengangkat kenangan, penyesalan, dan perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Makna Lirik Lagu 'Sedih Harus Kau Buang' dari Whisnu Santika dan Maul Ibrahim, tentang Perpisahan dan Kenangan
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
Lagu Negoro Angin Denny Caknan diadaptasi Kevin Cotok ke bahasa Minang. Kisah LDR dan kerinduan tetap menjadi inti lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
ShowBiz
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
Teddy Adhitya merilis single 'Pesona Rahasia' sebagai pengantar album 2027. Menghadirkan eksplorasi vokal lebih bebas dan menyimpan kenangan bersama mendiang ayahnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
ShowBiz
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
Akbar Chalay berkolaborasi dengan Matta lewat single 'Kera Sakti'. Padukan eksplorasi musik dan karakter pop dengan cerita sosok yang lihai memikat hati.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
ShowBiz
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
WOODZ merilis single terbaru 'Come into my world!' pada Oktober 2026. Lagu ini mengajak pendengar melepas beban pikiran dan beristirahat dari rutinitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
ShowBiz
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
Crush merilis single terbaru 'Seesaw'. Lagu ini melibatkan IU dalam proses kreatif dan mengangkat kisah gejolak perasaan saat jatuh cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
ShowBiz
Kanda Brothers Hadirkan 'JĪVANA', Refleksi tentang Kehidupan dan Perjalanan Menjadi Orang Tua
'JĪVANA' menjadi representasi atas pemaknaan hidup yang semakin luas.
Dwi Astarini - Minggu, 01 November 2026
Kanda Brothers Hadirkan 'JĪVANA', Refleksi tentang Kehidupan dan Perjalanan Menjadi Orang Tua
Bagikan