Liburan Bukan Berarti Kolesterol juga Libur

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 04 Januari 2024
Liburan Bukan Berarti Kolesterol juga Libur

Liburan cenderung membuat orang makan apa saja, terutama yang mengandung kolesterol tinggi. (Unsplash/JuniorReis)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA liburan tanpa disadari diet makanan agak kendor sedikit atau malah bebas sama sekali. Kegembiraan dan kebahagiaan selama liburan dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Menurut para pakar adanya lonjakan kadar kolesterol jahat hingga 20%.

Dr. Norman Lepor seorang ahli jantung, dilansir dari Healthline, memperingatkan kenaikan berat badan yang konsisten selama liburan melalui makanan yang tidak sehat dan alkohol dapat mengundang kolesterol pada tubuh.

Baca Juga:

7 Langkah Bantu Anak Punya Mata Sehat

Kolesterol memainkan peran penting pada kesehatan jantung. Kolesterol LDL (jahat) yang membuat seseorang berisiko terkena sakit jantung dan stroke. Lepor mengibaratkan kolesterol sebagai karat, yang secara bertahap memengaruhi arteri dan meningkatkan kemungkinan masalah yang berhubungan dengan jantung.

Menurut Healthline, meskipun genetika dapat berkontribusi secara signifikan terhadap kolesterol tinggi. Namun perubahan gaya hidup dapat berdampak positif terhadap tingkatannya. Praktisi perawat Amy Pierce pada Healthline menyarankan untuk mengurangi lemak jenuh. Kemudian melakukan olahraga aerobik dan mengonsumsi serat larut, sterol tanaman, dan kacang-kacangan ke dalam menu diet.

Dikutip dari IDN Times, diet mediterania merupakan salah satu solusi efektif untuk dapat menurunkan kolesterol. Diet ini mengutamakan pola makan dengan asupan tinggi seperti sayuran, buah-buahan, minyak zaitan, dan ikan.

Dr. Lepor menekankan bahwa obat-obatan, terutama statin, sering kali diperlukan. Pengobatan baru seperti Leqvio dapat melengkapi statin, memberikan pendekatan holistik untuk manajemen kolesterol.

Baca Juga:

3 Minuman Terbaik Setelah Makan untuk Tingkatkan Kesehatan Pencernaan

Tahun baru ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi kebiasaan makan dan olahraga. Menetapkan tujuan kesehatan dan berkonsultasi dengan ahli gizi dapat mengarah pada gaya hidup yang lebih sehat. Dr. Lepor mendorong setiap orang untuk bersikap proaktif, menganjurkan pemindaian kalsium koroner untuk mengidentifikasi penumpukan plak secara dini.

Mengetahui kadar kolesterol kamu dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan dapat mencegah kejadian yang berhubungan dengan jantung. Dr. Lepor menyarankan bahwa seseorang harus tegas mengubah gaya hidup ke arah yang lebih sehat dan mengidentifikasi potensi penyakit dari tenaga medis.

Pada musim liburan, sangat penting untuk memprioritaskan kesehatan jantung melalui pilihan-pilihan yang bijaksana dan langkah-langkah proaktif untuk tahun yang lebih sehat dan bahagia di masa depan. (nda)

Baca Juga:

Pengaplikasian Vitamin C Harus Tepat agar Berefek pada Kulit

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - 43 menit lalu
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan