Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Libur Panjang, Gunung Merapi Masih ditutup untuk Pendakian

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Kamis, 20 Agustus 2020
Libur Panjang, Gunung Merapi Masih ditutup untuk Pendakian

Pemandangan Gunung Merapi dari wilayah Kaliurang, Yogyakarta. (Teresia Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BALAI Nasional Gunung Merapi (BTNGM Yogyakarta) masih menutup jalur pendakian ke Gunung Merapi diperbatasan Jawa Tengah dan DIY. Penutupan dilakukan untuk mencegah serbuan wisatawan dikala liburan panjang tahun baru Hijriyah.

Baca juga: Gunung Merapi Erupsi Lagi, Ketahui 4 Dampak Negatif dari Abu Vulkanis

Kepala BTNGM Yogyakarta, Pujiati mengatakan pihaknya masih menjaga ketat jalur pendakian, khususnya pada 15-22 Agustus 2020. Pasalnya, Gunung Merapi masih menjadi daya tarik mempesona bagi para pendaki untuk merayakan hari Kemerdekaan.

"Masih belum dibuka. Apalagi long weekend dan hari kemerdekaan biasanya banyak yang datang mendaki," ujar Pujiati melalui kegerangan pers di Yogyakarta, Kamis (20/08) 2020.

Penutupan juga dilakukan karena status Gunung Merapi masih dinyatakan Waspada sejak 21 Mei 2020 lalu.

Pihaknya telah menempatkan petugas pemantau di dua jalur pendakian, di Jalur Selo, Boyolali dan Jalur Sapuangin,Kemalang, Klaten sejak sehari sebelum hari kemerdekaan.

Gunung Merapi
Kepala BTNGM Yogyakarta, Pujiati sedang mengamati maket Gunung Merapi. (Teresia Ika)

Petugas disiagakan untuk menegur dan mencegah pendaki masih bandel sembunyi- bunyi mendaki. Dirinya sendiri juga turun ke lapangan untuk memantau keadaan.

"Alhamdulillah tidak ada pendaki yang nekat untuk merayakan HUT RI ke 75 baik dijalur Selo dan Jalur Sapuangin, Kemalang, Klaten," tegasnya.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Danramil dan Kapolsek, serta aparat kecamatan yang menaungi dua jalur pendakian.

Baca juga: Canggih, Kondisi Merapi Bisa Dilihat Lewat Aplikasi Ponsel

Pujiati berharap para pendaki tidak nekat mendaki, sebab saat ini status Gunung Merapi masih aktif.

Masyarakat wajib menjaga jarak aman 3 km dari puncak Gunung Merapi. Sementara lokasi pendirian tenda di Pasar Bubrah berada di 1,5 km dari puncak Gunung Merapi. (Teresa Ika)

Baca juga: Wisata Lereng Merapi Paling Diminati Para Wisatawan Selama Lebaran

#Wisata Yogyakarta #Gunung Merapi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Pendaki ilegal Gunung Merapi asal Yogyakarta yang hilang sejak 20 Desember ditemukan meninggal dunia di wilayah Sapu Angin, Klaten, Jawa Tengah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Desember 2025
Hilang Sejak 20 Desember, Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Tewas dalam Jurang
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Dua orang tersebut dari keterangan rekannya yang turun nekat naik ke Gunung Merapi. Padahal sudah jelas dilarang naik Gunung Merapi berstatus siaga III.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Pendaki Asal Sleman Hilang di Gunung Merapi, Padahal Sudah Ada Larangan Naik
Indonesia
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Satu dari tujuh pendaki ilegal Gunung Merapi ialah perempuan. Mereka rata-rata masih berumur belasan tahun, yakni antara 17 dan 19 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Gunung Merapi Status Siaga Level III, 7 Pendaki Ilegal Diamankan Polisi
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Warga yang tinggal dekat puncak gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas
Bagikan