Lemhanas Sebut Pancasila Sumber Pemersatu Bangsa

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 07 April 2017
Lemhanas Sebut Pancasila Sumber Pemersatu Bangsa

Polisi menggiring tersangka pemasok senjata teroris bom Polres Surakarta. (ANTARA FOTO/Feny Selly)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Pemantapan Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Paulina Theresia Ekowati mengatakan Pancasila adalah sumber pemersatu bangsa.

Ia percaya bahwa Indonesia tidak akan terpecah jika semuanya mengacu kepada Pancasila. "Saya yakin tidak akan ada lagi perpecahan kalau kita kembali ke Pancasila," kata Paulina di Jakarta, Jumat (7/4).

Paulina menilai selama ini generasi muda kerap melupakan nilai luhur dari Pancasila. Sebagian generasi muda tidak lagi menjadikan Pancasila sebagai pedoman kehidupan bermasyarakat. Akibatnya, tidak jarang munculnya gesekan-gesekan yang memicu perdebatan menyangkut suku, ras, agama dan antargolongan (SARA).

"Seharusnya, sudah tidak ada lagi perdebatan tentang SARA, kalau kita semua berpegang teguh terhadap Pancasila. Pancasila mengajarkan kepada kita, bagaimana toleransi bisa diimplementasikan ke kehidupan sehari-hari," tandasnya.

Sementara itu, Ketua STIE Kasih Bangsa Ekawahyu Kasih mengatakan, bela negara tidak hanya identik dengan mengangkat senjata, tetapi juga diwujudkan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan keahlian.

"Hal terpenting adalah para generasi muda bisa terus meningkatkan toleransi dalam berbangsa dan bernegara," kata Eka.

Eka mengatakan pada era globalisasi, tantangan yang dihadapi generasi muda akan semakin berat. Salah satunya adalah semakin mencuatnya paham radikalisme ke permukaan yang mengancam eksistensi dari Pancasila.

"Karena itu, mahasiswa perlu dibekali dengan pemahaman bela negara untuk menangkal radikalisme," tandas Eka.

Sumber: ANTARA

#Lemhanas #Pancasila #Radikalisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Indonesia
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Kekerasan yang perlu dicegah tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga dalam bentuk nonfisik, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kemendikdasmen Perkuat Peran Sekolah Cegah Anak Terpapar Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Indonesia
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Upacara berlangsung dengan khidmat melalui rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
DPW KPN DKI Jakarta Ingatkan Pentingnya Pancasila, Perbedaan dapat Dikelola Jadi Kekuatan Bersama
Indonesia
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Pancasila sebagai pegangan bangsa Indonesia di tengah konflik global.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Tengah Rivalitas Geopolitik, Prabowo Jadikan Pancasila Kompas Indonesia
Indonesia
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang menjaga keutuhan bangsa sejak Indonesia merdeka.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Pancasila Kompas Moral Bangsa Hadapi Tantangan Zaman
Indonesia
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Presiden Prabowo Subianto menegaskan strategi transformasi bangsa berlandaskan Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Prabowo Ingatkan Aksi Perlawanan Kelompok Anti Cinta Tanah Air
Indonesia
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa, Pesan Keras di Upacara Hari Pancasila
Indonesia
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Okupansi perjalanan dari arah Bandung menuju Jakarta sudah berada di atas 70 persen persen,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Libur Hari Lahir Pancasila, Penumpang Kereta Cepat dari Bandung ke Jakarta Melonjak
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Bagikan