Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Legislator Minta Polisi Sikat Habis Grup FB 'Fantasi Sedarah' Sarang Inses

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 16 Mei 2025
Legislator Minta Polisi Sikat Habis Grup FB 'Fantasi Sedarah' Sarang Inses

Ilustrasi kekerasan seksual. (Foto: Pixabay/Roszie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi didesak untuk segera mengusut tuntas dan menindak tegas individu-individu yang berada di balik grup media sosial Facebook "Fantasi Sedarah". Grup ini diketahui memuat konten yang mempromosikan hubungan sedarah atau inses dan sangat berbahaya bagi masyarakat.

"Kepolisian wajib mengusut, menindak, dan menangkap para pelaku di balik grup FB 'Fantasi Sedarah' yang jelas-jelas mengancam," ujar Abdullah, Jumat (16/5).

Ia mengungkapkan keterkejutan dan keprihatinannya atas keberadaan grup Facebook "Fantasi Sedarah" yang memiliki puluhan ribu pengikut yang diduga sebagai pelaku atau peminat inses.

Baca juga:

Skandal Grup Facebook

"Saya benar-benar tidak mengerti bagaimana mungkin ada grup seperti itu di media sosial. Lebih parahnya lagi, jumlah anggotanya sangat besar, padahal ini jelas merupakan perilaku menyimpang," ujarnya dengan nada heran.

Menurut Abdullah, baik administrator maupun anggota grup tersebut menunjukkan indikasi ketidaknormalan dan penyimpangan seksual.

"Mereka adalah individu-individu yang tidak sehat secara mental dan moral. Tindakan mereka sangat keterlaluan, tidak bermoral, dan mencerminkan kerusakan akal serta moral. Mereka harus ditindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku," tandasnya.

Ia menekankan bahwa isu grup FB "Fantasi Sedarah" adalah masalah serius yang tidak boleh diabaikan, mengingat potensi dampak buruk dari penyimpangan ini.

"Ini sudah gila. Orang tua yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, saya tegaskan, grup media sosial semacam ini sangat berbahaya dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut," tuturnya dengan nada khawatir.

Keberadaan grup semacam itu, lanjutnya, berpotensi besar memicu terjadinya kekerasan seksual terhadap anak-anak, perempuan, dan anggota keluarga lainnya.

Baca juga:

Praktik Inses di Grup Facebook 'Fantasi Sedarah' Terendus, Meta-Kemkomdigi Bersatu Lawan Kejahatan Digital

Oleh sebab itu, legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI ini mendesak pihak kepolisian untuk bergerak cepat dalam mengidentifikasi dan menangkap dalang di balik grup Facebook yang meresahkan masyarakat tersebut.

Ia juga menyarankan agar kepolisian berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memberantas akun dan grup media sosial lain yang terindikasi menyimpang dan membahayakan.

Informasi mengenai grup Facebook 'Fantasi Sedarah' yang memiliki ribuan anggota dan berisi konten berbagi pengalaman inses telah menimbulkan kehebohan dan kecaman luas dari warganet Indonesia.

Sebagai informasi tambahan, Polrestabes Medan baru-baru ini menangkap kakak beradik pelaku inses yang terlibat dalam pembuangan mayat bayi mereka dengan menggunakan jasa ojek daring.

#Kelainan Seksual #Perilaku Seksual #Orientasi Seksual #Kekerasan Seksual #Pelecehan Seksual #Penyimpangan Seksual
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Jared Leto Buka Suara Usai Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual ke 10 Wanita Remaja
Peristiwa yang dituduhkan ke Jared Leto diperkirakan terjadi dalam rentang waktu 2002 hingga 2016
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
Jared Leto Buka Suara Usai Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual ke 10 Wanita Remaja
Indonesia
MUI Usulkan Penyebutan LGBT Diubah Menjadi LGSP, ini Alasannya
MUI mengusulkan istilah LGBT menjadi LGSP. Hal ini pun tengah menjadi perbincangan hangat.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
MUI Usulkan Penyebutan LGBT Diubah Menjadi LGSP, ini  Alasannya
Indonesia
Kekerasan Seksual masih Jadi Ancaman Anak Indonesia, DPR Minta Pemerintah Permudah Sistem Pelaporan
Masih banyak korban yang memilih diam karena takut kepada pelaku, merasa malu, mendapat ancaman, tidak dipercaya, atau khawatir justru disalahkan ketika melapor.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kekerasan Seksual masih Jadi Ancaman Anak Indonesia, DPR Minta Pemerintah Permudah Sistem Pelaporan
Indonesia
Anggota Polres Wonogiri Ditetapkan sebagai Tersangka Pencabulan, Propam Bertindak
Selain berdinas sebagai anggota Polri, Bripka E diketahui juga merupakan pendiri sebuah pondok pesantren di Kabupaten Wonogiri.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Anggota Polres Wonogiri Ditetapkan sebagai Tersangka Pencabulan, Propam Bertindak
Indonesia
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, DPR Desak Pelaku Disanksi Pidana
Kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan sepanjang 2025 atau meningkat 14,07 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, DPR Desak Pelaku Disanksi Pidana
Olahraga
Kapten Timnas Tanjung Verde Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Kumpulkan Bukti
Kapten Timnas Tanjung Verde, Ryan Mendes, diduga terlibat kasus pemerkosaan di Selandia Baru. Kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Kapten Timnas Tanjung Verde Diduga Terlibat Kasus Pemerkosaan, Polisi Selandia Baru Kumpulkan Bukti
Indonesia
LPSK Beri Pelindungan Darurat untuk Korban Dugaan Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung
LPSK memberikan pelindungan darurat kepada korban dugaan penganiayaan berat dan penyekapan di Kabupaten Bandung. Korban menjalani perawatan intensif.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
LPSK Beri Pelindungan Darurat untuk Korban Dugaan Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung
Indonesia
Polisi Sebut Banyak yang Mengaku Korban Penganiayaan Taufik Hidayat
Pihak yang merasa pernah menjadi korban kekerasan yang dilakukan Taufik diharapkan segera melapor ke Direktorat PPA dan PPO Polda Jabar.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Polisi Sebut Banyak yang Mengaku Korban Penganiayaan Taufik Hidayat
Indonesia
Polda Jabar Tangkap Taufik, Terduga Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan Selama 3 Tahun di Bandung
Taufik ditangkap oleh jajaran Polda Jawa Barat di wilayah Bandung Raya. Namun, pihaknya belum merinci lokasi maupun waktu penangkapan pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Polda Jabar Tangkap Taufik, Terduga Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan Selama 3 Tahun di Bandung
Indonesia
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah Rp 250 juta bagi siapa pun yang menemukan pelaku penganiayaan perempuan di Bandung.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Bagikan