Kasus Kekerasan Seksual di Transjakarta, Pramono: Jika Benar, Tindak Setegas-tegasnya!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 13 November 2025
Kasus Kekerasan Seksual di Transjakarta, Pramono: Jika Benar, Tindak Setegas-tegasnya!

Penumpang bus Transjakarta. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara mengenai dugaan kasus kekerasan seksual terhadap tiga karyawan PT Transjakarta. Ia meminta manajemen Transjakarta untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku jika terbukti bersalah.

“Kalau memang ada pelecehan dan orangnya tahu, saya akan minta untuk ditindak setegas-tegasnya,” ujar Pramono di Jakarta, Kamis (13/11).

Pramono menegaskan, citra Transjakarta saat ini sudah baik di mata masyarakat, terutama dalam hal pelayanan dan keamanan bagi perempuan. Ia menilai, Transjakarta telah menjadi simbol transportasi publik yang ramah dan aman, termasuk dengan adanya 15 perempuan yang kini berprofesi sebagai pramudi bus.

“Transjakarta sudah punya citra yang baik, pelayanannya bagus, fasilitasnya terus meningkat. Jadi kalau ada orang yang melakukan pelecehan, siapapun itu, kalau benar, saya minta ditindak setegas-tegasnya,” tegasnya.

Baca juga:

Transjakarta Targetkan 400 Juta Pelanggan di 2025, Siapkan Fase Smart Mobility untuk Jakarta

Sebelumnya, Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Dirgantara, Digital, dan Transportasi (PUK SPDT FSPMI) PT Transjakarta menggelar aksi di depan Kantor Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (12/11) pagi.

Dalam aksinya, serikat pekerja menuntut manajemen memberikan sanksi hukum terhadap dua pelaku yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap tiga korban, yang semuanya merupakan karyawan Transjakarta.

Ketua PUK SPDT FSPMI PT Transjakarta, Indra Kurniawan, menjelaskan bahwa dua pelaku tersebut merupakan atasan langsung dari para korban.

“Ada tiga anggota kami yang dilecehkan oleh dua pelaku, dan pelaku ini adalah atasan atau leader dari korban,” ungkap Indra.

Baca juga:

Kasus Kekerasan Seksual Makin Banyak Terjadi, Ketahui Cara Menghindari Lengkap dengan Sanksi Pidana untuk Pelaku

Menurut Indra, kasus ini sudah bergulir sejak Mei 2025, namun tidak ada tindakan tegas yang diberikan kepada pelaku sesuai ketentuan hukum dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Ia mengaku, pihak serikat sudah melakukan mediasi dengan manajemen Transjakarta, tetapi tuntutan mereka untuk memecat pelaku belum dipenuhi.

“Bahkan terakhir, kami mendapat informasi pelaku hanya diberikan SP2. Ini tidak sesuai dengan apa yang kami harapkan,” ujar Indra.

Serikat pekerja pun meminta manajemen bertanggung jawab secara moral dan hukum, agar kasus serupa tidak terulang di lingkungan kerja Transjakarta.

Baca juga:

Pramono Anung Simpan Rapat-Rapat Rahasia Kenaikan Tarif Transjakarta, Masyarakat Diminta Sabar Menunggu

Gubernur Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak akan menoleransi bentuk kekerasan seksual di lingkungan kerja mana pun, baik di instansi pemerintahan maupun BUMD.

Ia juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap pekerja, terutama perempuan, merupakan bagian penting dari tata kelola yang berkeadilan dan beradab.

“Tidak boleh ada pembiaran dalam kasus seperti ini. Saya ingin semua pihak memastikan lingkungan kerja di Jakarta aman bagi siapa pun,” pungkasnya. (Asp)

#TransJakarta #Bus Transjakarta #Kekerasan Seksual
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Operasional TransJakarta BW9 Kota Tua - PIK Dihentikan, Ini Rute Penggantinya
TransJakarta resmi menghentikan operasional rute bus wisata BW9 Kota Tua–PIK mulai Desember 2025 dan menyediakan rute pengganti untuk perjalanan ke PIK.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Operasional TransJakarta BW9 Kota Tua - PIK Dihentikan, Ini Rute Penggantinya
Indonesia
Marak Penipuan Lowongan Pekerjaan, Transjakarta: Proses Rekrutmen Tidak Dipungut Biaya
Transjakarta menegaskan tidak pernah memungut biaya dalam proses rekrutmen. Masyarakat diminta waspada terhadap penipuan lowongan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Desember 2025
Marak Penipuan Lowongan Pekerjaan, Transjakarta: Proses Rekrutmen Tidak Dipungut Biaya
Indonesia
Halte Tanjung Duren Diperluas untuk Optimalisasi Ruang, Akomodasi Keluhan Penumpang
Halte ini telah kembali beroperasi penuh sejak Minggu, 30 November 2025, dengan menawarkan peningkatan signifikan dalam kenyamanan bagi pelanggan Transjakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Halte Tanjung Duren Diperluas untuk Optimalisasi Ruang, Akomodasi Keluhan Penumpang
Indonesia
Ada Kegiatan Jakarta Penuh Warna, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Layanan
Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran dan kemudahan mobilitas masyarakat
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Ada Kegiatan Jakarta Penuh Warna, Transjakarta Lakukan Penyesuaian Layanan
Indonesia
1 Dari 3 Perempuan Di Dunia Hadapi Kekerasan Seksual, Ini Yang Paling Rentan
Hampir satu dari tiga perempuan diperkirakan 840 juta di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan oleh pasangan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 November 2025
1 Dari 3 Perempuan Di Dunia Hadapi Kekerasan Seksual, Ini Yang Paling Rentan
Indonesia
Imbas Gangguan MRT Jakarta, Transjakarta Langsung Tambah Armada
MRT Jakarta mengalami gangguan sejak Kamis (20/11) pagi. Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, Transjakarta langsung menambah armadanya.
Soffi Amira - Kamis, 20 November 2025
Imbas Gangguan MRT Jakarta, Transjakarta Langsung Tambah Armada
Indonesia
Pohon Tumbang di Senayan, Transjakarta tak Layani Rute Masjid Agung - ASEAN Arah Kota
Pohon tumbang di Senayan membuat Transjakarta tak melayani rute Masjid Agung - ASEAN arah Kota.
Soffi Amira - Kamis, 20 November 2025
Pohon Tumbang di Senayan, Transjakarta tak Layani Rute Masjid Agung - ASEAN Arah Kota
Indonesia
Kenaikan Tarif Transjakarta Harus Berbasis Peningkatan Layanan
DPRD DKI Jakarta terus mengawal setiap proses kajian kenaikan tarif Transjakarta agar sesuai dengan kemampuan masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 November 2025
Kenaikan Tarif Transjakarta Harus Berbasis Peningkatan Layanan
Indonesia
Fakta Baru Kasus Pelecehan Seksual di Transjakarta: Korban Hamil saat Kejadian
Kasus pelecehan di Transjakarta mengungkap korban tengah hamil, tetapi bukan karena pelaku. Perusahaan pastikan informasi tidak disalahartikan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 November 2025
Fakta Baru Kasus Pelecehan Seksual di Transjakarta: Korban Hamil saat Kejadian
Indonesia
Tak Toleransi Pelecehan Seksual, Transjakarta: Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Pelecehan
Transjakarta menegaskan sanksi tegas, termasuk PHK, bagi pelaku pelecehan seksual dan memastikan perlindungan penuh terhadap korban.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 November 2025
Tak Toleransi Pelecehan Seksual, Transjakarta: Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Pelecehan
Bagikan