Lebih Besar Kalori Saat Lari atau Bersepeda?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 08 Mei 2023
Lebih Besar Kalori Saat Lari atau Bersepeda?

Sebagian orang lebih suka olahraga lari. (Unsplash/sporlab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN orang mungkin lebih menyukai bersepeda dibandingkan lari. Boleh jadi karena porsi lelah yang didapatkan lebih besar lari. Meski begitu, kedua olahraga ini adalah bentuk latihan aerobik yang bagus untuk membantumu membangun otot dan memperkuat jantung. Lalu, mana yang lebih bagus jika kamu ingin menurunkan berat badan?

Seperti dilansir laman Insider, keduanya sama-sama baik untuk membantu menurunkan berat badan. Tetapi menurut ahli fisiologi olahraga klinis sekaligus pelatih triathlon, Marques Garcia, kamu dapat membakar kalori lebih cepat saat berlari ketimbang bersepeda. Berlari lebih disarankan karena mampu menurunkan berat badan lebih cepat.

Jumlah kalori yang dibakar saat berlari atau bersepeda bergantung pada seberapa keras kamu mengerahkan tenaga. Misalnya, orang seberat 84 kilogram dengan bersepeda statis bisa membakar 622 kalori. Sedangkan bersepeda di luar ruangan (dengan kecepatan 14 sampai 15,9 mph) bisa membakar 888 kalori.

Baca Juga:

Hobi Gowes? Ketahui Isyarat Tangan saat Bersepeda di Jalan Raya

Mana Lebih Baik untuk Kesehatan Tubuh, Bersepeda atau Lari?
Jumlah kalori yang dibakar saat berlari atau bersepeda bergantung pada seberapa keras kamu mengerahkan tenaga. (Unsplash/Josh Gordon)


Bersepeda di luar ruangan dengan kecepatan 20-30 km/jam membakar 1.066 kalori. Berlari dengan kecepatan tujuh menit per kilometer membakar 800 kalori. Berlari dengan kecepatan 5,6 menit per kilometer membakar 976 kalori dan bila kecepatannya lima menit per kilometer, kalori yang terbakar sekitar 1.110.

"Umumnya dengan berlari, kamu membakar lebih banyak kalori dan detak jantung sedikit lebih tinggi saat berlari," kata Kaitlin Donner, pemilik sebuah terapi di Florida.

Sebuah studi pada 2013 menemukan berlari berhubungan dengan penurunan berat badan. Kemudian tinjauan penelitian pada 2019 menunjukkan bersepeda dalam ruangan, bila dikombinasikan dengan pola makan sehat bisa membantu orang menurunkan berat badan.

Baca Juga:

Patut Ditiru, Beberapa Artis Hollywood ini Gemar Bersepeda

Mana Lebih Baik untuk Kesehatan Tubuh, Bersepeda atau Lari?
Bersepeda dan berlari melatih banyak otot yang sama, terutama di tubuh bagian bawah. (Unsplash/Coen van de Broek)

Bersepeda dan berlari melatih banyak otot yang sama. Terutama di tubuh bagian bawah, seperti paha depan, paha belakang, betis, dan otot bokong. Namun, otot tidak harus mengerahkan banyak tenaga untuk berlari atau bersepeda, sehingga keduanya tidak membangun banyak massa otot.

Untuk itu, kamu perlu melakukan beberapa latihan kekuatan, seperti angkat beban yang membutuhkan daya tahan lebih. Jadi, mana lebih cocok untukmu?

Pilihan yang tepat bergantung pada preferensi pribadi karena secara keseluruhan, jenis olahraga terbaik adalah yang akan kamu ikuti seiring waktu. Di satu sisi, berlari tidak membutuhkan banyak barang dan persiapan, jadi cenderung lebih mudah. Tapi di sisi lain, bersepeda mungkin tampak lebih menyenangkan sambil menikmati udara segar. (and)

Baca Juga:

3 Latihan Dasar Berfungsi Meningkatkan Kemampuan Berlari

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Bagikan