Lebih Baik Diam Daripada Fat Shaming

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 25 September 2021
Lebih Baik Diam Daripada Fat Shaming

Fat shaming bisa membuat mental mereka menurun. (Foto: Unsplash/AllGo-An App For Plus Size People)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA baiknya kita harus berpikir dulu sebelum bicara terkait fisik orang lain. Melakukan fat shaming pada orang yang kelebihan berat badan bisa menimbulkan berbagai dampak buruk bagi korban, mulai dari menurunkan harga diri korban hingga memicu munculnya gangguan jiwa.

Mengutip laman Alodokter, fat shaming adalah perilaku meremehkan, mengkritik, atau mengomentari bentuk tubuh dan kebiasaan makan orang yang memiliki berat badan di atas rata-rata. Contohnya “Kok kamu sekarang gendutan sih? Enggak pernah olahraga ya? Atau “Eh, kamu makan banyak, kamu akan semakin gemuk, lho!”.

Perkataan tersebut sering kali dibenarkan karena dianggap memotivasi orang yang kelebihan berat badan untuk bisa menurunkan berat badan. Alih-alih memotivasi, fat shaming justru bisa membawa berbagai dampak buruk bagi korbannya.

Perlu diketahui, fat shaming dapat menyebabkan stres bagi korbannya. Stres yang dialami para korban fat shaming justru bisa mendorong mereka untuk makan lebih banyak, sehingga semakin sulit mengontrol berat badan dan mencapai berat badan ideal.

Baca juga:

Bahaya 'Baby Shaming' Mengintai Psikologis Bunda

Lebih Baik Diam Daripada Fat Shaming
Banyak dari mereka yang percaya diri dengan tubuhnya. (Foto: Unsplash/AllGo-An App For Plus Size People)

Kondisi ini disebut stres makan. Kebiasaan ini lama kelamaan juga berisiko membuat mereka mengalami gangguan makan yang disebut binge eating disorder. Selain itu, obesitas yang tidak terkontrol juga dapat membahayakan kesehatan korban secara keseluruhan dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, sindrom metabolik, stroke, penyakit jantung, dan kanker.

Tanpa kamu ketahui, fat shaming juga membuat harga diri mereka menurun, baik secara langsung atau di media sosial. Hal ini dapat terjadi karena mereka merasa tidak diterima di lingkungan sekitarnya. Saat menerima perawatan fat shaming, korban perawatan ini mungkin kurang percaya diri, merasa malu dengan identitasnya, atau bahkan membenci dirinya sendiri.

Baca juga:

5 Drama Korea yang Mengangkat Isu Body Shaming

Lebih Baik Diam Daripada Fat Shaming
Segera konsultasikan dengan psikolog. (Foto: Unsplash/Justaf Abduh)

Stres dan tekanan mental akibat fat shaming dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mental korban. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering menjalani perawatan fat shaming berisiko tinggi mengalami gangguan mental seperti depresi, gangguan kecemasan, dan upaya bunuh diri.

Jika kamu atau teman terdekatmu sering mengalami fat shaming dan merasa mengalami gangguan psikologis, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog. (and)

Baca juga:

Body Shaming Mengarah pada Depresi

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan