Lebih 120 Ribu Jamaah Haji Kembali ke Tanah Air

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 10 Oktober 2016
Lebih 120 Ribu Jamaah Haji Kembali ke Tanah Air

Kadaker Airport Nurul Badruttamam mengkoordinir petugas yang mengatur pergerakan jemaah di Bandara AMAA Madinah. (Foto: mch via kemenag.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Sebanyak 120 ribu lebih jamaah haji yang tergabung dalam 295 kloter sudah pulang ke tanah air. Proses pemulangan jamaah haji Indonesia berlangsung hingga pertengahan Oktober.

"Sampai sore hari ini, total jamaah yang sudah pulang ke tanah air berjumlah 120.245 orang. Mereka terdiri dari 118.775 jamaah dan 1.470 petugas kloter," jelas Kepala Daker Airport Jeddah Madinah Nurul Badruttamam seperti dilansir Kantor Kementerian Agama.

Nurul mengatakan, proses pemulangan jamaah haji Indonesia gelombang kedua akan terus berlangsung hingga 15 Oktober mendatang. Lebih dari 154 ribu jamaah Indonesia tiba di Saudi pada musim haji tahun ini. Setelah melalui prosesi haji, jamaah dipulangkan secara bertahap hingga masa akhir operasional haji.

Jamaah haji yang belum pulang berada di Madinah untuk menjalani prosesi ibadah Arbain di Masjid Nabawi. Sementara itu, jamaah haji yang pulang pada Sabtu (8/10) kemarin terdiri dari 12 kloter yaitu:

1. Kloter 52 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 52), 450 jamaah, terbang pukul 02.00 WAS dengan Saudia Airlines SV 5528;
2. Kloter 53 Embarkasi Solo (SOC 53), 360 jamaah, terbang pukul 02.30 WAS dengan Garuda Indonesia GA 6614;
3. Kloter 31 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 31), 393 jamaah, terbang pukul 04.15 WAS dengan Garuda Indonesia GA 7476;

4. Kloter 53 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 53), 450 jamaah, terbang pukul 05.00 WAS dengan Saudia Airlines SV 5610;
5. Kloter 54 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 54), 450 jamaah, terbang pukul 06.00 WAS dengan Saudia Airlines SV 5608;
6. Kloter 55 Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS 55), 450 jamaah, terbang pukul 07.00 WAS dengan Saudia Airlines SV 5612;

7. Kloter 17 Embarkasi Medan (MES 17), 393 jamaah, terbang pukul 07.30 WAS dengan Garuda Indonesia GA 3217;
8. Kloter 32 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 32), 393 jamaah, terbang pukul 09.45 WAS dengan Garuda Indonesia GA 7577;
9. Kloter 50 Embarkasi Surabaya (SUB 50), 450 jamaah, terbang pukul 10.00 WAS dengan Saudia Airlines SV 5616;

10. Kloter 54 Embarkasi Solo (SOC 54), 360 jamaah, terbang pukul 20.45 WAS dengan Garuda Indonesia GA 6716;
11. Kloter 6 Embarkasi Lombok (LOP 06), 360 jamaah, terbang pukul 23.20 WAS dengan Garuda Indonesia GA 8204; dan
12. Kloter 18 Embarkasi Makassar (UPG 18), 360 jamaah, terbang pukul 12.30 WAS dengan Garuda Indonesia GA 1315.

BACA JUGA:

  1. Arab Saudi Beri Penghargaan Tim Kesehatan Haji Indonesia
  2. Jamaah Haji Indonesia Wafat Bertambah Jadi 276 Orang
  3. Jamaah Haji Indonesia Wafat Bertambah Jadi 250 Orang
  4. Tiba di Tanah Air, Jamaah Haji Wajib Periksa Suhu Tubuh
  5. Kloter Pertama Jemaah Haji, Tiba di Solo

 

#Kemenag #Jamaah Haji Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Beredar hoaks di Facebook yang menyebut Kemenag mengambil alih pengelolaan zakat dari Baznas. Faktanya, zakat tetap dikelola Baznas sesuai UU No.23/2011.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Indonesia
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Pemerintah menjamin bahwa seluruh aset finansial rumah ibadah tetap berada di bawah kendali penuh pengurus atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah 'Rampas' Dana Kas Masjid, Diharap Transparan dan Akuntabel ke Jamaah
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Penerbitan KMA ini sekaligus merespons Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Perketat Legalitas Lembaga Amil Zakat dan Wajibkan Pelaporan Berbasis NIK Mulai Tahun Ini
Indonesia
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia merupakan negara yang berdiri di atas fondasi Pancasila yang menjamin keberagaman dan menjadi rumah bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Dimediasi Kemenag, Segel Yayasan dan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga Tangerang Dicabut
Indonesia
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Potongan pernyataannya yang viral terkait zakat 2,5 persen bukan berarti dirinya menganggap zakat tidak wajib.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Pesan Menag Sikapi Potongan Pesan Viral; Jangan Salahkan Orang dari Potongan Ceramah
Indonesia
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Sidang isbat akan melibatkan pakar astronomi dari BMKG, BRIN, planetarium, observatorium, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Penetapan Hari Raya Lebaran 2026 di Kantor, bukan di Hotel Berbintang
Indonesia
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan hak anak, mulai dari hak atas pendidikan, identitas, pengasuhan, perlindungan, hingga partisipasi.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
380 Ribu Perkawinan Disebut tak Tercatat di Indonesia, Hak Pendidikan dan Pengasuhan Anak Terancam Hilang
Bagikan