Layanan Perbankan Tumbuhkan Satu Persen PDB Per Kapital

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 September 2021
Layanan Perbankan Tumbuhkan Satu Persen PDB Per Kapital

Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penggunaan layanan perbankan diklaim telah meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia sebesar satu persen. Bank Mandiri terus mendorong masyarakat untuk menggunakan layanan perbankan dengan berbagai solusi finansial.

"Dengan demikian semakin banyak akses masyarakat kepada perbankan, akan mempercepat pertumbuhan PDB per kapita," kata Presiden Direktur PT Bank Mandiri (Persero) TBK Darmawan Junaidi di Jakarta, Senin (28/9).

Darmawan menjelaskan angka peningkatan satu persen PDB per kapita berasal dari populasi yang menerima gaji melalui akun bank, sehingga mendorong pertumbuhan PDB per kapita sebesar 0,43 persen. Kemudian, populasi yang mengakses mobile banking juga mendorong pertumbuhan PDB per kapita sebesar 0,654 persen.

Baca Juga:

Transaksi Digital Banking Tembus Rp 3.468,4 Triliun

Penduduk yang melakukan transaksi lewat internet banking pun turut menambah pertumbuhan PDB per kapita sebesar 0,046 persen, sehingga secara keseluruhan menjadi sekitar satu persen.

"Sehingga menurut kami dorongan kepada sektor keuangan ini merupakan hal penting bagi pertumbuhan ekonomi," ungkap Darmawan.

Ia berpendapat, pengembangan bisnis perbankan di Indonesia masih sangat besar, karena dalam beberapa tahun terakhir perkembangan keuangan secara eksklusif sudah mulai bertumbuh. Kendati demikian, masih terdapat beberapa tantangan seperti masih banyak penduduk yang belum memiliki akses kepada perbankan, yakni sekitar 100 juta sampai 120 juta penduduk.

Selain itu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tercatat memiliki 86.448 agen hingga Agustus 2021 untuk mendorong perseroan memperluas layanan perbankannya. Agen tersebut terdiri atas 63.953 agen tanpa cabang reguler atau branchless baking dan 22.494 agen program bantuan sosial (bansos) pemerintah.

rupiah
Layanan Bank Mandiri. (Foto: Antara)

Ia memaparkan, agen bansos diharapkan bisa mempercepat program pemulihan ekonomi nasional (PEN), terutama kepada masyarakat yang masih terdampak sangat berat dengan adanya pandemi COVID-19, karena tidak adanya mobilitas sehingga usaha yang selama ini dilakukan tidak bisa berjalan.

Darmawan menjelaskan, total frekuensi transaksi nasabah di Mandiri Agen sudah mencapai 46 juta transaksi dan mencapai volume sekitar Rp54 triliun sejak awal Januari hingga Agustus 2021. Tercatat pula transaksi ultramikro senilai Rp 3 triliun yang diinisiasi melalui Mandiri Agen dan sudah mencatatkan sekitar 49.824 referal kredit yang disampaikan kepada Bank Mandiri.

Ia menambahkan bahwa sampai saat ini pihaknya juga terus meningkatkan media layanan perbankan yang bisa diakses oleh masyarakat dan integrasi dengan ekosistem digital.

"Dengan begitu, harapannya Bank Mandiri bisa terus mendorong adanya inklusi keuangan di Tanah Air," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Indikator Kinerja Keuangan Bank DKI Terus Membaik

#Bank Mandiri #BUMN #Kinerja BUMN #Deviden Bumn #Bank #Perbankan #Pemulihan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Rencana pelepasan saham anak usaha BUMN ke bursa domestik telah masuk dalam peta jalan (roadmap)
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Indonesia
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta PLN dan Pertamina memangkas anak perusahaannya.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Indonesia
Prabowo Perintahkan PLN dan Pertamina Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan
pemangkasan anak dan cucu perusahaa yang disebut sebagai layer-layer juga bertujuan mempercepat waktu pengambilan keputusan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Perintahkan PLN dan Pertamina Pangkas Anak dan Cucu Perusahaan
Indonesia
BI Perkuat Likuiditas Perbankan, Terbitkan SBRI Buat Gaet Aliran Modal Asing
BI juga terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
BI Perkuat Likuiditas Perbankan, Terbitkan SBRI Buat Gaet Aliran Modal Asing
Indonesia
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Indonesia
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Universitas Republik Indonesia (URI) resmi dipimpin Donny Ermawan Taufanto dan diproyeksikan menjadi pusat pendidikan kepemimpinan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Universitas Republik Indonesia Siapkan 10 Kampus, Fokus Cetak SDM dan Pemimpin Masa Depan
Berita
Bank Jakarta Luncurkan New Look Branch di Kebayoran Park, Rano Karno Beri Apresiasi
Bank Jakarta meresmikan New Look Branch di Kebayoran Park, Jakarta Selatan. Hal itu menuai apresiasi dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Bank Jakarta Luncurkan New Look Branch di Kebayoran Park, Rano Karno Beri Apresiasi
Indonesia
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Jumlah BUMN ditargetkan berkurang dari 1.077 menjadi maksimal 350 perusahaan melalui penutupan, penggabungan, dan konsolidasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Penggabungan 250 BUMN Hemat Biaya Rutin Hingga Rp 50 Triliun
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Tertibkan BUMN, Berpotensi Jadi Sarang Korupsi
Prabowo kembali mengingatkan dan meminta para pelaku korupsi agar menghentikan praktik tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Presiden Prabowo Mau Tertibkan BUMN, Berpotensi Jadi Sarang Korupsi
Bagikan