Jabar Selatan, Rumah Para Dewa

Larut di Sabana dan Panorama Karang Numpang

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 04 Desember 2018
Larut di Sabana dan Panorama Karang Numpang

Panorama dan Sabana Karang Numpang. (Foto: [email protected])

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM urusan wisata, Sukabumi merupakan yang terlengkap. Bermacam destinasi tersedia di sini, mulai wisata gunung, rimba, laut, pantai, sungai hingga puluhan curug atau air terjun berserakan. Bagi kalian pencinta alam, di sini juga ada tempat wisata yang hits. Tempat itu dinamai Bukit Karang Numpang.

Objek wisata Karang Numpang ini terletak di Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Destinasi nan eksis ini menyuguhkan panorama alam berupa bebatuan gunung karang, ilalang, dan view sebagian wilayah Kota Sukabumi dari atas bukit.

1. Nama Karang Numpang diambil dari banyaknya batu karang disini

Seorang gadis berfoto di indahnya pemandangan Karang Numpang. (Instagram/@pesonajawabaratku)
Seorang gadis berfoto di indahnya pemandangan Karang Numpang. (Foto: instagram@pesonajawabaratku)

Objek wisata panorama indah ini sebenarnya baru berdiri kira-kira 3 tahun yang lalu. Namanya mencuat setelah berhasil memikat pelancong lewat fotonya di media sosial. View cantik dan sabana yang menggoda membuat mereka yang melihatnya langsung datang berbondong-bondong ke lokasi ini.

Soal penamaannya pun tergolong baru. Lahir beriringan dengan fotonya muncul di media sosial. Untuk pemberian nama Karang Numpang sendiri tidak terlepas dari keadaan tempatnya, karena di sini terdapat banyak batu karang yang kalau kata orang sunda 'karang numpang' di bukit, jadi disebutlah tempat tersebut sebagai Karang Numpang.

2. Jalur penguji adrenalin menuju puncak Karang Numpang

karang numpang
Perjalanan menuju Karang Numpang memang melelahkan, namun terbayarkan dengan pesona seperti ini. (Foto: instagram@teguhdr_)

Jika kamu berniat datang ke sini, siapkan diri terlebih dahulu. Perjalanan menuju puncak akan sedikit menguji adrenalin pengunjung. Jalan berbatu, berbelok, dan menanjak akan kamu tempuh. Tapi jangan khawatir, di kiri dan kanan ada pemandangan pepohonan berupa ilalang nan cantik untuk sedikit melepaskan penat.

Sebelum sampai di lokasi, kamu akan melewati bekas pabrik penggilingan batu tua. Setelah itu kamu sampai di areal parkir kendaraan yang juga masih dikelola warga setempat. Bisa sedikit melepas dahaga dengan berbelanja di warung kecil yang di sediakan warga setempat.

3. Panorama dan sabana keren yang ditawarkan Karang Numpang

karang numpang
Karang Numpang melarutkan semua penat. (Foto: [email protected])

Berada di lokasi ini sentak akan menghilangkan suntuk yang bersarang di kepala kamu. Sajian panorama cantik dan sabana yang luas akan menarik kamu jauh ke suasana damai. Banyak aktivitas kece yang bisa kamu lakukan di sini, mulai dari berfoto ria hingga telentang di sabana nan asri.

Oh ya. Bagi kamu yang doyan selfie, di sini banyak spot yang kece. Ada spot cantik dengan latar belakang alam nan natural, ada juga spot cantik dengan latar belakang alam dan sedikit tambahan manusia. Di sini juga ada lho mereka yang melakukan foto prawedding.

4. Lokasi Karang Numpang yang sangat digemari pencinta alam

Saorang yang sedang berjalan ke Karang Numpang. (Instagram/@teguhdr_)
Perjalanan ke Karang Numpang harus menyusuri jalan berbatu sejauh 1 km. (Foto: instagram@teguhdr_)

Untuk menuju bukit indah di Sukabumi ini, kamu bisa mengambil rute dari jalur utama tepatnya ruas Jalan Mangkalaya-Cisaat, dari situ kamu harus melewati jalan berbatu sekitar 1 km untuk mencapai puncak Bukit Karang Numpang. Maklum karena objek wisata ini memang terletak di pucuk bukit.

Bagi kamu yang mengendarai motor dan mobil tidak usah khawatir. Jalan tersebut bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Tapi untuk kendaraan roda empat sebaiknya menggunakan jenis offroad karena jalanannya berbatu dan menanjak. Kalau suka trekking, alangkah baiknya memarkir motor di bawah dan berjalan kaki memnanjak.

5. Jalur cepat untuk kalian yang datang dari Jakarta

Foto udara proyek pembangunan proyek jalan tol Bogor, Ciawi dan Sukabumi (Bocimi) seksi I ruas Ciawi-Cigombong di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.(ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Foto udara proyek pembangunan proyek jalan tol Bogor, Ciawi dan Sukabumi (Bocimi) seksi I ruas Ciawi-Cigombong di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.(Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Jika kamu datang dari Jakarta, teruslah melaju menggunakan Tol Bocimi yang baru diresmikan Presiden Jokowi pada Sabtu lalu. Tol itu bisa mempersingkat waktu tempuh menuju Sukabumi. Pengendara dari Jakarta dapat melewati tol Jagorawi menuju tol Bocimi yang berakhir di pintu gerbang Cigombong 1.

Biasanya dari pintu keluar Ciawi menuju Cigombong ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Sementara dengan menggunakan tol ini hanya butuh waktu 10-15 menit. Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, tarif tol yang dikenakan adalah Rp 1.000/kilometer. (zaim)

Baca Juga: Mengunci Rasa di Wisata Gembok Cinta Sukabumi

#Sukabumi #Wisata Sukabumi #Jabar Selatan, Rumah Para Dewa
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
BMKG memastikan gempa di Sukabumi tidak menimbulkan kerusakan berarti karena masuk ketegori gempa dangkal.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Sesar Bawah Laut Picu Gempa di Sukabumi, BMKG Imbau Masyarakat Jangan Panik
Indonesia
Sukabumi Mulai Diserbu Turis Lebaran, Ingat Tol Bocimi Sesi 3 Buka Cuma Sampai 17.00 WIB
Arus lalu lintas di jalur fungsional Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) sesi 3 terpantau padat pada Senin (23/3) pasca Lebaran 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
Sukabumi Mulai Diserbu Turis Lebaran, Ingat Tol Bocimi Sesi 3 Buka Cuma Sampai 17.00 WIB
Indonesia
Ayah Nizam Diduga Anggota Gangster, Komisi III DPR Perintahkan Kapolres Sukabumi: Hajar Saja
Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati, menyatakan mantan suami Lisnawati diketahui memiliki keterkaitan dengan kelompok gangster.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Ayah Nizam Diduga Anggota Gangster, Komisi III DPR Perintahkan Kapolres Sukabumi: Hajar Saja
Indonesia
Kapolres Sukabumi Beberkan Fakta Baru Kematian Nizam Syafi’i, Disebut Jadi Korban Penganiayaan Berulang
Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka lebam akibat trauma panas dan trauma benda tumpul.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kapolres Sukabumi Beberkan Fakta Baru Kematian Nizam Syafi’i, Disebut Jadi Korban Penganiayaan Berulang
Indonesia
Komisi III DPR Ungkap Kejanggalan Kasus Kematian Nizam Syafi’i yang Tewas Disiksa Ibu Tiri
Komisi III meminta penyidik mengungkap secara jelas rentang waktu penganiayaan serta kronologi kejadian.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Komisi III DPR Ungkap Kejanggalan Kasus Kematian Nizam Syafi’i yang Tewas Disiksa Ibu Tiri
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Bocah NS di Sukabumi
DPR meminta polisi menindak tegas pelaku dan memastikan proses hukum berjalan maksimal.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Ketua Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Bocah NS di Sukabumi
Indonesia
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi
BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat ratusan warga terdampak, kerusakan infrastruktur, hingga terputusnya akses penghubung antarwilayah.
Dwi Astarini - Senin, 29 Desember 2025
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi
Indonesia
KAI Daop 1-Pemkot Sukabumi Bersatu Percepat Jalur Ganda Bogor-Bandung dan Tata Kawasan Stasiun
Beberapa tujuan utama dari kerja sama ini meliputi percepatan pembangunan jalur ganda (double track) Bogor–Sukabumi–Bandung
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 September 2025
KAI Daop 1-Pemkot Sukabumi Bersatu Percepat Jalur Ganda Bogor-Bandung dan Tata Kawasan Stasiun
Indonesia
Kematian Balita Sukabumi akibat Cacingan Akut, Tanda Bahaya bagi Perlindungan Sosial
Peristiwa ini tidak terjadi jika fungsi pencegahan, pemantauan, dan perlindungan sosial berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Agustus 2025
Kematian Balita Sukabumi akibat Cacingan Akut, Tanda Bahaya bagi Perlindungan Sosial
Indonesia
Temuan Komnas HAM di Balik Persekusi Retreat Kristen di Cidahu Sukabumi, Pengusiran hingga Perusakan
Tindakan persekusi terjadi karena adanya penolakan oleh sebagian warga sekitar yang merasa terganggu dengan kegiatan kerohanian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 Juli 2025
Temuan Komnas HAM di Balik Persekusi Retreat Kristen di Cidahu Sukabumi, Pengusiran hingga Perusakan
Bagikan