Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Larung Wujud Syukur atas Rahmat dari Yang Maha Kuasa

P Suryo RP Suryo R - Senin, 29 Agustus 2022
Larung Wujud Syukur atas Rahmat dari Yang Maha Kuasa

larung di Banyuwangi merupakan bentuk tradisi dalam budaya setempat. (merahputih.com/budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI wujud syukur terhadap hasil laut, NasDem Jatim bersama masyarakat menggelar larung atau petik laut di perairan sekitar Banyuwangi. Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPR RI dari Partai NasDem, Rahmad Gobel juga hadir mengikuti tradisi melarung sesajen di tengah teluk.

Larung merupakan sebagai wujud syukur dari para nelayan setempat yang selama ini mendapat ikan dari laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Gobel menganggap, bahwa kesempatan tersebut sebagai pengalaman luar biasa.

Baca Juga:

Seba Baduy, Bentuk 'Upeti' pada Pemerintah

larung
Larung merupakan sebagai wujud syukur dari para nelayan setempat yang selama ini mendapat ikan dari laut. (merahputih.com/budi Lentera)

Sementara masyrakat pesisir yang tinggal di wilayah pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang, memiliki tradisi penghormatan terhadap sumber daya laut. Tradisi yang telah dilakukan cukup lama disebut sebagai ritual Petik Laut.

Ritual Petik Laut dilangsungkan setiap tahun pada tanggal 27 September. Melalui ritual Petik Laut masyarakat nelayan Sendang Biru mengungkapkan rasa syukur mereka akan hasil laut yang berlimpah yang telah mereka terima.

Pada tradisi ini, Gobel mengatakan, dari pengalaman itu dia bisa merasakan bagaimana perjuangan para nelayan untuk bisa menghidupi keluarga dan memberikan kontribusi bagi kesejahteraan bangsa.

"Para nelayan ini juga pejuang yang ikut berperan di dalam mengisi pembangunan negeri ini. Karena tanpa para nelayan, saya kira kita tidak akan bisa menikmati hasil kekayaan alam yang diberikan Allah Tuhan yang Maha Esa," ujarnya.

Gobel juga mengaku telah menampung berbagai aspirasi para nelayan, yang salah satunya adalah meminta perbaikan dermaga. Gobel menegaskan usulan dari para nelayan itu akan disampaikan di rapar anggota dewan, untuk ditindaklanjuti.

"Nanti kita rumuskan apa yang harus kita perbaiki supaya nelayan di sini bisa ditingkatkan produktivitasnya," kata Gobel.

Gobel menegaskan peran penting para nelayan dalam memenuhi kecukupan sektor pangan di negeri ini. Apalagi saat ini dunia sedang memasuki masalah krisis pangan. Indonesia, kata dia dianugerahi laut yang luas dan besar dengan seisinya, yang jika dimanfaatkan dengan baik akan menjaga kestabilan sektor pangan.

"Ini tentu harus kita berdayakan agar mendapat nilai tambah untuk bisa mengatasi masalah krisis pangan," ucapnya.

Baca Juga:

Petik Laut Wujud Rasa Syukur Hasil Laut Melimpah

larung
Peran penting para nelayan dalam memenuhi kecukupan sektor pangan di negeri ini. (merahputih.com/budi Lentera)

Selain menggelar larung, DPW NasDem Jawa Timur juga melakukan penanaman ribuan pohon mangrove di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.

Aksi penghijauan tersebut merupakan bagian dari aksi Kenduri (Kendalikan, Lindungi, dan Lestarikan) Bahari yang digalakkan Partai NasDem.

Dalam kesempatannya, Rachmad Gobel menegaskan keseriusan partainya melakukan aksi penanaman pohon sebagai langkah antisipasi perubahan iklim yang menjadi permasalahan dunia.

"Ini bagian dari upaya mengantisipasi perubahan iklim yang dihadapi dunia saat ini. Mudah-mudahan dari sini nanti akan meningkatkan produksi oksigen yang sangat dibutuhkan masyarakat dunia dan kebutuhan orang banyak," kata Gobel.

Sementara Ketua DPW NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi atau Bunda Janet menambahkan, aksi penanaman mangrove yang dijalankan partainya sebagai wujud syukur terhadap Tuhan yang Maha Esa.

Sebab, kata dia, hal tersebut sebagai upaya menjaga keindahan alam yang telah dianugerahkan Tuhan yang Maha Esa

"Menanam mangrove sebagai bukti syukur terhadap Gusti Allah yang telah menganugerahkan terhadap kita alam yang indah ini," kata Bunda Janet.

Selain penanaman ribuan pohon mangrove, kegiatan tersebut juga dimeriahkan acara jalan sehat yang diikuti ribuan warga setempat, dalam mempelajari dirgahayu RI ke-77. (Budi Lentera/ Jawa Timur)

Baca Juga:

Sadariah yang Selalu Dipakai Pria Betawi

#Lipsus Agustus Adat Indonesia #Wisata #Tradisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Indonesia
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Bandara Husein Sastranegara Bandung buka rute baru ke Bandar Lampung dan Palembang mulai Agustus 2026. Wings Air melayani penerbangan langsung dengan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Wong Kito Pemburu Kuliner-Belanja Langsung Gas, Dibuka Rute Baru Pelembang-Bandung!
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Indonesia
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran yang meraih penghargaan Best Tourism Village dari UN Tourism pada 2023 harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
5 Hal Yang Bikin Orang Asing Berwisata di Indonesia
Tradisi
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Pemerintah menetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME melalui SK Menteri Kebudayaan No. 135/2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 07 Juli 2026
13 Juli Resmi Jadi Hari Kepercayaan kepada Tuhan YME Nasional, Awalnya dari Wongsonegoro
Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Indonesia
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Penambahan rute-rute internasional ini mencerminkan tingginya minat maskapai global untuk memperluas jaringan penerbangan menuju Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Spring Airlines Buka Rute Jakarta Shenzhen dan Guangzhou dari Bandara Soetta
Bagikan