Headline

Lanud Leo Wattimena Morotai Dipersiapkan Jadi Pangkalan Militer Terpadu Indonesia Timur

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 06 Oktober 2018
Lanud Leo Wattimena Morotai Dipersiapkan Jadi Pangkalan Militer Terpadu Indonesia Timur

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana berfoto dengan para penerbang dalam acara peringatan HUT ke-71 TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (BPMI/setkab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari matra Angkatan Udara tengah mempersiapkan Lanud Leo Wattimena Morotai menjadi pangkalan militer terpadu untuk memperkuat pertahanan di wilayah timur Indonesia.

"Sesuai program dari pusat, pembangunan Morotai sebagai pangkalan militer terpadu itu sudah terealisasi pada 2020," kata Danlanud TNI-AU Leo Wattimena Kabupaten Pulau Morotai, Kolonel navigator Arif Budiyanto di Ternate, Sabtu (6/10).

Khusus dari TNI-AU, fasilitas yang akan dibangun untuk mendukung pengembangan Pulau Morotai sebagai pangkalan militer terpadu di antaranya juga akan dibangun dermaga dengan menyiapkan personel TNI-AL untuk mendukung konsep pangkalan terpadu yang diperkuat dengan instalasi kapal selam seperti di Kepulauan Natuna.

Selain itu, Bandara Leo Wattimena Pulau Morotai akan menjadi sebagai pangkalan militer terpadu dan untuk konsep pertama dalam menjadikan Morotai sebagai pangkalan militer terpadu, TNI telah menyiapkan pembangunan satuan radar yang akan dilaksanakan di Tanjung Sofi Kecamatan Morotai Utara.

Salah satu pesawat tempur TNI AU
Ilustrasi Pesawat Tempur (Antara Foto)

Bahkan, kekuatan udara maka Lanud membangun instalasi seperti tempat parkir bagi pesawat tempur yang memadai untuk alutsista.

"Morotai yang berada di bibir pasifik dan berbatasan langsung dengan negara tetangga serta menjadi lokasi peninggalan perang dunia II pada 15 September tahun 1944 silam, menjadi alasan utama pemerintah pusat untuk melakukan perkuatan militer di wilayah tersebut dan bukan di Bandara Babullah Ternate," ujarnya.

Selain pembangunan satuan radar dan satuan rudal, TNI juga akan menambahkan detasemen pertahanan udara yang juga ditempatkan di seputaran Lanud Leo Watimena yang ditambah dengan penempatan satu Batalyon TNI-AD di Morotai yang diimbangi dengan pembangunan pangkalan TNI-AL.

"Akan tetapi, saat ini kendala yang dihadapi Lanud Leo Wattimena yakni kekurangan personel sekitar 100 hingga 130 personel, karena setiap saat pesawat dari Skaudron V berpusat di Makassar mendarat di landasan Leo Wattimena di Morotai," terang Kolonel Arif Budiyanto sebagaimana dilansir Antara.

Kolonel Arif mengakui, ada bandara di berbagai kabupaten/kota di Malut, sehingga dengan personel yang terbatas maka akan dijadikan skala prioritas, seperti tingkat politik ekonominya meningkat, maka akan tempatkan personel TNI-AU.

Selain membangun radar milik TNI-AD, nantinya pemerintah juga akan menempatkan satuan rudal yang bertujuan untuk melindungi radar tersebut, dan satuan rudal itu akan ditempatkan di Lanud Leo Watimena Morotai.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pengamat Ungkap Motif Polisi Bertindak Cepat Tangani Kasus Ratna Sarumpaet

#TNI AU #Pulau Morotai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Tentara Amerika Serikat Datang ke Manado, Bawa C-130 untuk Latihan Bersama TNI-AU
Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pangkalan Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada 7–11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tentara Amerika Serikat Datang ke Manado, Bawa C-130 untuk Latihan Bersama TNI-AU
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
BNPB Perkuat Satgas Udara Karhutla, Lima Pesawat TNI AU Bergerak ke Kalimantan
Lima pesawat TNI AU diberangkatkan dari Malang untuk memperkuat operasi penanganan karhutla di Kalimantan. Total 52 pesawat dikerahkan di enam provinsi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
BNPB Perkuat Satgas Udara Karhutla, Lima Pesawat TNI AU Bergerak ke Kalimantan
Indonesia
Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT
Operasi itu ditujukan agar kebutuhan pangan dan bantuan lainnya dapat segera diterima masyarakat terdampak bencana
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Pesawat Airbus dan Hercules TNI-AU Angkut Ribuan Kilogram Bantuan dan Dokter Militer ke Lokasi Bencana Flores, NTT
Indonesia
TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT
TNI Angkatan Udara (TNI AU) menyiagakan enam pesawat angkut untuk mempercepat pengiriman bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
TNI AU Siagakan 6 Pesawat Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT
Bagikan