Lanskap Ekonomi Nasional Berubah, Jokowi Sebut Peluang Bagus Bagi Pemuda

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 07 Maret 2018
Lanskap Ekonomi Nasional Berubah, Jokowi Sebut Peluang Bagus Bagi Pemuda

Presiden Jokowi berbincang dengan peserta Rapimnas HIPMI di Tangerang, Banten, Rabu (7/3). (Foto: Humas Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Berbicara mengenai peluang-peluang dengan kondisi sekarang ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa sebetulnya dengan perubahan landscape ekonomi nasional, banyak peluang bagi para pemula.

“Saya melihat sekarang seperti bisnis enggak tahu mungkin pemiliknya ada di sini, pemilik Upnormal. Saya melihat restoran warung makan yang memiliki, saya baca memiliki 64 cabang dimana-mana. Ini sebuah sebuah ekonomi masa depan yang sekarang ini bergerak banyak industri yang terjadi di sini,” tutur Presiden dikutip dari setkab.go.id, Rabu (7/3).

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa tempat berkumpul dengan variasi makanan dan minuman yang beragam merupakan bisnis yang nantinya akan berkembang dengan baik. Ia menambahkan bahwa di beberapa negara, warung makan dan resto nantinya akan bergerak sangat cepat.

Hal kedua yang berubah sangat cepat, menurut Presiden, berkaitan dengan start up untuk aplikasi-aplikasi sistem. Ia mencontohkan Ruangguru.com yang bergerak sangat cepat.

“Bila anak-anak muda ini mau menggeluti bisnis yang berkaitan dengan e-commerce, online, dan lain-lain, karena di sinilah sebetulnya ada sisi keuntungannya juga sangat besar dan yang kedua juga membantu masyarakat dalam rangka lebih efisien lagi yaitu di socio-entrepreneur,” tambah Presiden.

Hal lain yang menjadi perhatian Presiden adalah kerajinan di bidang handmade. Ia menambahkan bahwa pekerjaan yang berkaitan dengan tangan, juga sangat memberikan peluang yang besar, terutama untuk dalam negeri maupun ekspor.

“Saya kemarin melihat seperti misalnya jaket yang dikerjakan secara handmade. Dilukis secara handmade, saya kira itu pasar yang sangat besar apabila bisa me-marketing-i merupakan jumlah yang besar keluar,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga melihat mengenai modifikasi sepeda motor. Kepala Negara menyampaikan bahwa hal yang seperti ini perlu banyak dilihat oleh pengusaha-pengusaha. “Baiklah kalau ini bisa dikembangkan dalam volume dalam jumlah yang besar saat ini kita ekonomi kita akan bisa lebih baik,” ujar Kepala Negara.

Mengenai infrastruktur yang dikerjakan di daerah-daerah misalnya jalan tol di Sumatra Utara, Trans Papua (baik Papua maupun Papua Barat), yang belum banyak melibatkan pengusaha-pengusaha lokal, Presiden meminta Ketua HIPMI dari Papua Barat maupun Sumut untuk bertemu dengannya.

“Hanya dua yang saya beri kesempatan karena yang lain tidak menyampaikan. Kita akan berbicara nanti di istana, ini peluang-peluang yang ada juga bisa dinikmati oleh pengusaha pengusaha di daerah,” pungkas Presiden di akhir sambutannya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Seskab Pramono Anung, Mendag Enggartiasto Lukita, Mendikbud Muhadjir Effendy, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Ketua HIPMI Bahlil Lahadilia. (*)

#Presiden Jokowi #Ekonomi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Soroti IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Investor Mulai Khawatir?
Komisi XI DPR menyoroti lemahnya nilai tukar rupiah dan IHSG. DPR pun meminta kepercayaan investor dijaga.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Soroti IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Investor Mulai Khawatir?
Indonesia
Luhut Lapor ke Prabowo, Hitungan Simulasi Ekonomi RI 3 Bulan ke depan Masih Aman
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan laporkan simulasi ekonomi RI stabil 3 bulan ke depan, dengan defisit fiskal dijaga di bawah 3 persen PDB.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Luhut Lapor ke Prabowo, Hitungan Simulasi Ekonomi RI 3 Bulan ke depan Masih Aman
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengundang lima pengusaha ke Hambalang. Pertemuan itu berlangsung selama 4,5 jam.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Bertemu 4,5 Jam di Hambalang, Prabowo dan 5 Pengusaha Bahas Agenda Strategis Nasional
Berita
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
Ekonomi Indonesia 2026 kini berada di persimpangan. Kini, Indonesia berpeluang untuk menata fondasi ekonomi yang lebih kuat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
Indonesia
Anggota Komisi IX DPR Nilai Ekonomi RI Tetap Resilien meski Tekanan Global Tinggi
Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan fondasi ekonomi domestik yang kuat.
Frengky Aruan - Minggu, 28 Desember 2025
Anggota Komisi IX DPR Nilai Ekonomi RI Tetap Resilien meski Tekanan Global Tinggi
Indonesia
Sempat Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Minta Airlangga dan Rosan Bereskan Utang Whoosh
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta Airlangga dan Rosan Roeslani untuk menyelesaikan perkara utang Whoosh.
Soffi Amira - Kamis, 30 Oktober 2025
Sempat Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Minta Airlangga dan Rosan Bereskan Utang Whoosh
Indonesia
Pajak Bakal Naik saat Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen, Menkeu Purbaya: Rakyat Pasti Senang
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, bahwa pemerintah tidak akan menaikkan pajak. Hal itu tidak akan terjadi sebelum ekonomi tumbuh di atas 6 persen.
Soffi Amira - Selasa, 28 Oktober 2025
Pajak Bakal Naik saat Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen, Menkeu Purbaya: Rakyat Pasti Senang
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Kesenjangan di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Prabowo: Masih Banyak Anak-anak Kelaparan dan Petani Tak Bisa Jual Hasil Panen
Presiden Prabowo Subianto menyoroti ekonomi nasional yang tidak merata, meskipun tumbuh 5 persen dalam 7 tahun terakhir.
Frengky Aruan - Jumat, 15 Agustus 2025
Kesenjangan di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Prabowo: Masih Banyak Anak-anak Kelaparan dan Petani Tak Bisa Jual Hasil Panen
Bagikan