Kesehatan

Lansia Tetap Bugar dengan Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 25 Juni 2022
Lansia Tetap Bugar dengan Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia

Lansia bisa tetap bugar. (Foto: Unsplash/Jaddy Liu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

USIA hanyalah sebuah angka. Mau sudah kepala lima atau berusia lanjut, itu bukan sebuah masalah. Kamu bisa tetap bugar dan sehat dengan menjalani pola hidup yang baik.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, jumlah lansia di Indonesia kini telah mencapai 29,3 juta jiwa atau 10,82 persen dari total penduduk Indonesia.

Baca Juga:

Lansia Masih Boleh Mengemudi

Pada 2030, Indonesia bahkan diperkirakan akan mengalami lonjakan ageing population yang dapat berdampak pada kenaikan angka malnutrisi serta menurunkan kualitas hidup lansia (silver tsunami effect).

Hidup lansia bisa tetap berkualitas. (Foto: Unsplash/Joe Hepburn)

Namun, lansia tetap bisa mempertahankan kualitas hidup apabila menerapkan pola hidup sehat. Seperti Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia yang dikenalkan oleh salah satu produk susu Indonesia ini. "Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia bertujuan mengajak keluarga Indonesia untuk mendukung para lansia mewujudkan hidup sehat, aktif dan bahagia di sepanjang usia," ujar Marketing Manager Nestlé Health Science (NHS) dr. Yulia Megawati dalam sebuah webinar, Jumat (24/6).

Gerakan agar tubuh tetap bugar di usia yang tak lagi muda tersebut diawali dengan memenuhi kebutuhan gizi. Lansia perlu memenuhi asupan protein harian dengan produk susu bubuk mengandung whey protein nan tinggi. Selain itu, produk susu yang dikonsumsi juga harus dilengkapi dengan probiotik dan prebiotik serta vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan lansia.

Baca Juga:

Gojek-Halodoc Manjakan Para Lansia dalam Program 10.000 Vaksinasi COVID-19

Kemudian, lansia harus aktif berolahraga. Penelitian membuktikan bahwa suplementasi gizi oral ditambah dengan latihan fisik dapat meningkatkan fungsi, status gizi dan kualitas hidup para lansia. Lakukan olahraga ringan seperti jalan di pagi hari.

Lansia tentu tidak bisa lagi memforsir dalam menjalankan aktivitas. Oleh karena itu, salah satu pola hidup yang disarankan untuk lansia oleh gerakan ini ialah meluangkan waktu untuk mendapatkan istirahat berkualitas. Meskipun tubuh terasa masih mampu untuk melakukan beberapa kegiatan, lebih baik beristirahat terlebih dulu sebelum melanjutkannya.

Makanan sehat harus ada di menu makanan lansia. (Foto: Unsplash/Anna Pelzer)

Pola makan tentu menjadi aspek tak kalah penting untuk para lansia. Selalu hadirkan menu makanan sehat setiap harinya, yakni yang mengandung serat pangan, vitamin, dan mineral.

Peran orang sekitar juga menjadi faktor penting yang dapat mempertahankan kualitas hidup lansia. Anggota keluarga harus memberikan dukungan agar para lansia tetap bahagia, salah satunya dengan menyemangati mereka untuk menghidupkan kembali mimpi-mimpi tertunda, termasuk mencoba aktivitas baru atau menekuni hobi secara rutin.

Yulia berharap dengan diluncurkannya gerakan ini, dapat menginspirasi tidak hanya para lansia, melainkan juga seluruh keluarga Indonesia agar dapat lebih memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan para lansia. "Sehingga kualitas hidup mereka dapat tetap terjaga. Karena kami percaya lansia sehat, Indonesia kuat," tutup Yulia. (ikh)

Baca Juga:

Studi: MSG Bisa Bantu Pemenuhan Gizi Lansia



#Kesehatan #Usia Lansia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
BPJS Kesehatan bukan yang berwenang mengaktifkan atau menonaktifkan akun.
Dwi Astarini - 1 jam, 6 menit lalu
BPJS Kesehatan Sebut Peserta yang Dinonaktifkan sudah tak Masuk Golongan Syarat Kategori Miskin
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan