Langit Biru Jakarta Bukan Hanya karena WFH

Thomas KukuhThomas Kukuh - Sabtu, 11 April 2020
Langit Biru Jakarta Bukan Hanya karena WFH

Foto udara suasana gedung bertingkat di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pras)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Atmosfer Jakarta yang berubah menjadi bersih dan biru menjadi perbincangan hangat di tengah kondisi pandemi COVID-19. Menurut warga itu merupakan sisi lain dari terjadinya pandemi virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini.

Cuitan dan unggahan foto di media sosial mengenai langit Ibu Kota cukup menghibur di tengah kecemasan akibat virus corona jenis baru ini.

Ada beberapa analisis yang diperkirakan menjadi penyebab perubahan warna langit. Yang jelas, selama ini terpatri pemahaman bahwa polusi menyebabkan udara Jakarta kotor.

Memang, dalam dalam beberapa hari terakhir langit di atas Jakarta secara kasat mata terlihat lebih jernih. Kalau cuaca cerah, langit tampak lebih biru dan malam hari bulan bersinar terang.

jakarta
Udara bersih di Jakarta di kala terjadi pandemi Covid-19. (Antaranews.com)

Rupanya, pemandangan langit seperti itu tidak luput dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Pemandangan langit yang biru kemungkinan dipengaruhi kualitas udara.

Seruan pembatasan dilakukan terhadap angkutan umum, meliburkan sekolah dan mengalihkan kerja dari rumah dan berdiam di rumah sudah diberlakukan hampir sebulan ini. Bahkan sejak Jumat (10/4) Pemprov DKI resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Sebagian besar aktivitas kota pun terhenti. Industri juga berhenti dan jalanan makin sepi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) selama pandemi COVID-19 dinilai memperbaiki kualitas udara Jakarta. “Selain itu hujan yang turun di Jabodetabek juga turut membantu tercucinya atmosfer dari polusi,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih seperti dilansir Antara.

Curah Hujan

Menurut Andono, WFH bukanlah faktor tunggal untuk memperbaiki kualitas udara Jakarta. Faktor lainnya, curah hujan dan terhentinya aktivitas yang memicu polusi udara.

Berdasarkan pemantauan di lima Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, hasilnya menunjukkan perbaikan kualitas udara, terutama menurunnya konsentrasi parameter PM 2.5 selama penerapan WFH.

Namun penurunan ini juga konsisten dengan tingkat curah hujan. Ketika curah hujan tinggi, konsentrasi parameter PM 2.5 menunjukkan penurunan dan ketika hari-hari tidak hujan, konsentrasi parameter PM 2.5 sedikit meningkat.

Selain itu, arah angin juga berpengaruh terhadap polutan jenis PM 2.5 ini atau partikel debu halus berukuran 25 mikrogram/m³. Arah angin yang mengarah ke Jakarta juga mempengaruhi konsentrasi parameter PM 2.5.

Buktikan adanya perbaikan kualitas udara di Jakarta bisa dilihat dari pantauan Air Quality Index (AQI) AirVisual pada 31 Maret 2020 yang diakses pukul 11.10 WIB.Saat itu, Jakarta pada urutan ke-40 dari urutan kota-kota berpolusi tinggi. Artinya kualitas udara Jakarta lebih baik dari 39 kota lainnya di dunia, dengan Air Quality Index (AQI) di angka 60.

Polusi jakarta
Kondisi langit Jakarta yang penuh dengan polisi. Foto ini diambil pada pertengahan tahun 2019 lalu. (Antaranews.com)

Pada periode yang sama hingga Oktober 2019, kualitas udara Jakarta menempati peringkat terburuk di dunia.

Pembatasan kendaraan pribadi melalui ganjil-genap, mengalihkan orang agar naik kendaraan umum, pemeriksaan gas buang serta penindakan terhadap industri yang menghasilkan polusi dinilai mampu menekan polusi. Hasilnya, kualitas udara Jakarta membaik sejak November 2019.

Musim hujan dinilai sebagai faktor yang mempengaruhi perbaikan kualitas udara. Tetapi yang paling dahsyat adalah merebaknya virus corona menyebabkan seluruh aktivitas kota terhenti dan terjadi perbaikan kualitas udara. (*)

#COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Indonesia
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Juni 2025
KPK Periksa 4 Orang Terkait Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19, Ada Staf BRI
Indonesia
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/6), mengakui ada kenaikan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Juni 2025
COVID-19 Melonjak, Ini Yang Dilakukan Menkes Budi Gunadi Sadikin
Bagikan