Lakukan Rekonsiliasi, Ganjar Usul Puan Silaturahmi Politik Dengan Semua Parpol

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 September 2022
Lakukan Rekonsiliasi, Ganjar Usul Puan Silaturahmi Politik Dengan Semua Parpol

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Semarang, Kota Semarang, Senin (5/9/2022). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang sekaligus Ketua DPR RI melakukan safari ke sejumlah pimpinan partai politik (parpol). Setelah bertemu Surya Paloh, Puan menemui Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor.

"Mbak Puan ini Ketua Bidang Politik DPP PDIP, maka Bu Mega sudah memerintahkan Mbak Puan untuk bersilaturahim dengan para pimpinan partai. Menurut saya, ini cara yang bagus," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca Juga:

Puan Siap Bawa Aspirasi Penolakan Kenaikan BBM ke Pemerintah

Kader PDIP yang memiliki hasil survei elektabilitas lebih tinggi dari Puan ini mengatakan, melalui kegiatan safari ke sejumlah pimpinan partai politik tersebut ada beberapa hal yang bisa dibicarakan, salah satunya adalah berdialog bagaimana membawa bangsa ini ke depan.

"Dengan demikian ada beberapa yang bisa dibicarakan dengan asik, menarik, dan di situ bisa berdialog lebih banyak bagaimana membawa bangsa ini ke depan," ujarnya di Semarang, Rabu (7/9)/

Ia mengusulkan, alangkah baiknya safari tersebut dilakukan ke semua partai politik sehingga PDIP bisa mendorong rekonsiliasi.

"Rasa-rasanya lebih banyak partai yang dikunjungi lebih baik. Kalau bisa semua partai sehingga PDIP betul-betul bisa menjadi partai yang nanti bisa mendorong rekonsiliasi karena 10 tahun terakhir tentunya ada stigma-stigma yang muncul itu perlu kok kita kumpulkan, perlu kita rawat kok," katanya yang juga politisi PDIP itu. .

Ganjar menyebut silaturahim juga perlu dilakukan kepada pimpinan partai politik baru.

"Maka kunjungan Mbak Puan ke beberapa pimpinan partai menarik menurut saya dan ini perlu dilakukan silaturahim kepada seluruh partai yang ada di Indonesia kalau perlu kepada partai-partai baru," ujarnya dikutip Antara.

Ganjar Pranowo saat ini menjadi salah satu calon kandidat yang potensial diusung partai politik. Bahkan, berbagai relawan pro Ganjar sudah melakukan deklarasi dan sosialisasi di berbagai daerah. (*)

Baca Juga:

Fraksi PDIP Berharap Puan Jadi Capres 2024

#Pemilu #Puan Maharani #Ganjar Pranowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Bagikan