Fraksi PDIP Berharap Puan Jadi Capres 2024

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 07 September 2022
Fraksi PDIP Berharap Puan Jadi Capres 2024

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat berkuda bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Minggu (4/9/2022). ANTARA/HO-PDIP.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani sudah melakukan safari politik jelang Pemilu 2024. Teranyar, Puan bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Hambalang, Bogor.

Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto berharap, Puan Maharani diusung sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Kendati demikian, Utut menekankan, soal capres merupakan kewenangan dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Sampai saat ini kita mengharapkan calon kita, terutama kami di fraksi, kita tentu semua berdoa Mbak Puan yang dicapreskan tapi keputusan ada di ibu (Megawati Soekarnoputri) sekali lagi,” kata Utut di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/9).

Baca Juga:

Elite PDIP Sebut Pertemuan Prabowo dan Puan Tidak Bahas Capres-Cawapres

Utut mengatakan, safari politik Puan akan terus berlanjut. Ia menyebut, Puan bakal terus menjalin komunikasi ke semua partai politik (parpol) hingga peta politik nasional terbentuk.

“Sekali lagi kita sekarang dalam posisi safari ke semua ketua parpol. Dari safari ini yang kita harapkan akhir Oktober selesai kita bisa merangkum peta politik nasional untuk kita laporkan pada Ibu Ketua Umum,” ujarnya.

Setelah bertemu Ketum NasDem Surya Paloh dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto, kata Utut, Puan akan menemui elite Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Golkar.

“Segera kita ke Pak Airlangga ke Cak Imin, kemudian ke Pak Harso. Pak Harso mungkin terakhir karena sekarang lagi ada gonjang ganjing, ke PPP terakhir,” imbuhnya.

Baca Juga:

Prabowo Dinilai Khianati Kader Gerindra Kalau jadi Cawapres Puan

Bahkan, dia menyebut PDIP juga berencana menemui Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, soal waktu pertemuan dengan kedua parpol tersebut belum ditentukan.

“Akan ke Demokrat dan PKS. Ditugaskan bukan saya tapi nanti akan ke semua titik," kata Utut.

Lebih lanjut Utut menambahkan, tidak ada ketentuan soal urutan parpol yang akan disambangi Puan. Ia menyebut hal itu murni pada kesesuaian waktu masing-masing parpol.

“Bukan random lebih pada kesesuaian waktu,” pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Elite Gerindra Bicara soal Peluang Puan jadi Cawapres Prabowo

#Puan Maharani #PDIP #Capres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Indonesia
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Puan Maharani meminta Kemlu berkoordinasi dengan Malaysia terkait dampak asap karhutla di Kalimantan yang dapat dirasakan hingga negara tetangga.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Asap Karhutla Kalimantan Bisa Sampai Malaysia, Puan Minta Kemlu Segera Berkoordinasi
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api, tetapi juga harus diikuti perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Puan Tuntut Respons Kilat Pemerintah
Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa NTT magnitudo 7,7. Pendataan korban, distribusi logistik, dan pengungsian ramah kelompok rentan jadi prioritas.
Wisnu Cipto - Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa 7,7 SR Guncang NTT, Puan Tuntut Respons Kilat Pemerintah
Bagikan