Lagu-lagu Populer Ibu Soed yang Sudah Mulai 'Sayup' Terdengar

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Minggu, 26 Maret 2017
Lagu-lagu Populer Ibu Soed yang Sudah Mulai 'Sayup' Terdengar

Ibu Sud (Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Jika bertemu dengan tukang odong-odong keliling, kita masih sering mendengar lagu anak-anak pada era 1970 atau 1980-an. Tidak hanya pada tukang odong-odong saja, arena permainan yang kerap digelar di pasar malam, juga masih kerap memperdengarkan lagu-lagu tersebut. Ya, lagu-lagu ciptaan Saridjah Niung atau lebih dikenal dengan Ibu Soed.

Pada era itu lagu-lagu itu juga menjadi salah satu lagu yang wajib dihafalkan oleh anak-anak di sekolah. Karena setiap kali pelajaran kesenian, satu per satu anak-anak bergiliran menyanyikan lagu-lagu tersebut di depan teman-temannya satu kelasnya.

Namun, saat ini, lagu-lagu itu sudah sayup-sayup terdengar, dan nyaris tidak diketahui oleh anak-anak di zaman sekarang. Kita hanya kerap mendengarkan pada tempat-tempat permainan pinggiran, itupun sudah mulai tergerus oleh lagu-lagu masa kini; bahkan anak-anak sekarang lebih banyak menghafal lagu-lagu orang dewasa ketimbang lagu-lagu anak-anak yang lebih menginspirasi.

Apa saja lagu-lagu Ibu Soed yang dulu sangat populer di kalangan anak-anak dan saat ini sudah mulai sayup-sayup terdengar?

1. Lagu "Naik Becak"
Saya mau tamasya
Berkeliling keliling kota
Hendak melihat-lihat keramaian yang ada
Saya panggilkan becak
Kereta tak berkuda
Becak, becak, coba bawa saya

Saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki
Melihat dengan asyik
Ke kanan dan ke kiri
Lihat becakku lari
Bagaikan tak berhenti
Becak, becak, jalan hati-hati

Lagu ini adalah karya Ibu Sud yang sangat populer. Namun lagu ini sekarang sudah mulai sayub terdengar. Lagi ini juga pernah dipopulerkan oleh beberapa penyayi cilik Indonesia. Sehingga, dokumen lagu ini juga masih banyak terlihat di situs YouTube.

2. Lagu "Kebunku"
Lihat kebunku
Penuh dengan bunga
Ada yang putih,
dan ada yang merah
Setiap hari
kusiram semua
Mawar melati,
semuanya indah!

Lagu Kebunku ini juga menjadi salah satu lagu yang sangat populer yang diciptakan oleh Ibu Sud. Pada era 1970 hingga 1980-an, lagu ini menjadi salah salah satu lagu yang paling banyak dihafalkan oleh anak-anak sekolah kala itu, terutama untuk anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah TK dan SD.

3. Lagu "Pelangi"
Pelangi pelangi
Alangkah indahmu
Merah, kuning, hijau
Di langit yang biru

Pelukismu Agung, siapa gerangan
Pelangi, pelangi, ciptaan Tuhan!

Sampai sekarang lagu ini masih populer di kalangan anak-anak, karena masih ada beberapa orang tua, terutama ibu-bu yang masih menghafal lagu ini dan sering ia nyanyikan untuk menghibur anak maupun cucunya. Namun, itu pun sudah jarang. Ini juga menjadi salah satu lagu ciptaan Ibu Sud yang sudah mulai sayup terdengar.

4. Lagu "Burung Kutilang"
Di pucuk pohon cemara
Burung kutilang berbunyi
Bersiul-siul sepanjang hari
Dengan tak jemu jemu
Mengangguk angguk sambil berseru
Trilili lili lilili

Sambil berlompat lompatan
Paruhnya slalu terbuka
Digeleng gelengkan kepalanya
Menentang langit biru
Tandanya suka ia berseru
Trilili lili lilili

Lagu Burung Kutilang, pada era 1970 hingga 1980-an. tidak hanya dihafal oleh anak-anak saja. Para orang tua, terutama ibu-ibu juga banyak menghafal lagu ini. Lagu ini biasanya dinyanyikan, selain untuk menghibur anak-anaknya, juga untuk mengenalkan tentang seekor burung kutilang yang suaranya sangat merdu. Saat ini, tidak hanya lagunya saja yang mulai sayup-sayup terdengar, tapi juga keberadaan burung dalam lagu tersebut. Sudah mulai punah karena perburuan manusia.

5. Lagu "Kupu-kupu"
Kupu-kupu yang lucu
Ke mana engkau terbang
Hilir mudik mencari
Bunga-bunga yang kembang
Berayun ayun
Pada tangkai yang lemah
Tidakkah sayapmu
Merasa lelah

Kupu-kupu yang elok
Bolehkah saya serta
mencium bunga-bunga
yang semerbak baunya
Sambil bersendau
Semua kau hampiri
Bolehkah kuturut
Bersama pergi

Nah, kalau lagi yang ini, Kupu-kupuku, lagu yang paling banyak disukai oleh anak-anak perempuan kala itu. Anak-anak perempuan kala itu banyak menyukai lagu ini karena syairnya menceritakan tentang indah dan cantiknya kupu-kupu yang berterbangan di antara bunga-bunga yang cantik. Lagu ini juga sudah mulai sayup terdengar.

Untuk diketahui, Saridjah Niung atau lebih dikenal dengan Ibu Soed adalah seorang pemusik, guru musik, pencipta lagu anak-anak, penyiar radio, dramawan dan seniman batik Indonesia. Lagu-lagu yang diciptakan Ibu Soed sangat terkenal di kalangan pendidikan Taman Kanak-kanak Indonesia.

Jangan lupa juga untuk mengikuti artikel lainnya, yaitu tentang: Inilah 5 Mainan Edukasi yang Menjadikan Anak Lebih Pintar

#Anak-anak #Musik Indonesia #Lagu Anak-anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
Shaggydog genap 29 tahun dan menggelar Kelas BE29AS sebagai ruang belajar musik, dari sound, teknik bermusik hingga manajemen band.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Shaggydog Menuju 30 Tahun, Hadirkan Kelas BE29AS untuk Berbagi dengan Skena Musik Yogyakarta
ShowBiz
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
Andre Taulany merilis 'Pertama Kali' pada akhir Agustus 2026, interpretasi baru dari lagu Stinky 'Pertama X' dengan aransemen kekinian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Andre Taulany Rilis 'Pertama Kali', Interpretasi Baru dari Lagu Stinky 'Pertama X'
ShowBiz
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
Obelisk Stereo merilis EP perdana Sheol, berisi enam trek dengan eksplorasi bunyi surealis dan gagasan tentang siklus kehidupan, kematian, serta eksistensi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Obelisk Stereo Rilis EP Perdana 'Sheol', Merangkai Kisah tentang Siklus Kehidupan dan Kematian
ShowBiz
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
Whisnu Santika menggandeng eńau dalam lagu 'Tak Peka', yang mengisahkan usaha memahami pasangan dan perbedaan cara mengekspresikan kasih sayang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Whisnu Santika Gandeng eńau di Lagu 'Tak Peka', Simak Liriknya yang Relevan
ShowBiz
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
Sheryl Sheinafia merilis album 'Bittersweet' berisi sembilan lagu tentang cinta, ketidakpastian, rasa bersalah, bertahan, dan belajar melepaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Dari Cinta hingga Rasa Bersalah, Sheryl Sheinafia Ceritakan Perjalanan Hidup lewat Album 'Bittersweet'
ShowBiz
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
Clubwater merilis single terbaru 'Cherry Lies' melalui Tarsius Records. Lagu ini menjadi pembuka menuju album penuh kedua yang hadir Oktober mendatang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Clubwater Rilis Single 'Cherry Lies', Buka Jalan Menuju Album Kedua
ShowBiz
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
Aruma menghadirkan EP Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu yang merekam perjalanan emosional, menerima diri, berdamai, dan menemukan rasa cukup.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Aruma Tuangkan Perjalanan Menerima Diri Lewat EP Baru 'Dan Ternyata Aku Cukup'
ShowBiz
KRTM Rilis Single Kedua 'Besok Lusa', Lagu tentang Kegelisahan Menatap Masa Depan
KRTM merilis single kedua 'Besok Lusa' yang mengangkat kegelisahan, rasa tertinggal, dan pencarian arah saat menghadapi masa depan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
KRTM Rilis Single Kedua 'Besok Lusa', Lagu tentang Kegelisahan Menatap Masa Depan
ShowBiz
Hindia Hadirkan Box Set 'Lagipula Hidup akan Berakhir', Siapkan 500 Kopi Eksklusif
Hindia merilis box set vinil Lagipula Hidup akan Berakhir secara terbatas hanya 500 kopi. Berisi tiga vinil dan memorabilia eksklusif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Hindia Hadirkan Box Set 'Lagipula Hidup akan Berakhir', Siapkan 500 Kopi Eksklusif
ShowBiz
Usman and The Blackstones Hadirkan Single 'Woman', Terinspirasi Kisah Ita Martadinata Haryono
Usman and The Blackstones merilis single 'Woman' yang terinspirasi kisah Ita Martadinata Haryono dan menjadi tribut bagi perempuan korban kekerasan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Usman and The Blackstones Hadirkan Single 'Woman', Terinspirasi Kisah Ita Martadinata Haryono
Bagikan