MerahPutih.com - KRTM kembali meneruskan langkah mereka melalui single kedua berjudul Besok Lusa. Band rock alternatif yang diperkuat Klio Mathew (gitar, vokal), Rafi Sudirman (bass), serta Josafat Song dari Song Brothers (drum) tersebut menghadirkan lagu yang merekam perasaan tertinggal ketika seseorang tetap berusaha bergerak menuju masa depan.
Besok Lusa nantinya menjadi bagian dari album debut KRTM. Lagu ini mengangkat kegelisahan ketika seseorang menatap masa depan yang masih penuh tanda tanya.
Di tengah situasi ketika orang-orang di sekitar tampak melaju lebih cepat, seseorang bisa saja masih berkutat dengan pencarian arah. Keraguan terhadap langkah yang ditempuh, perasaan berjalan terlalu lambat, hingga ketakutan telah tertinggal terlalu jauh menjadi bagian dari pergulatan tersebut.
Pada akhirnya, harapan dan ketidakpastian harus tetap berjalan beriringan.
Baca juga:
Usman and The Blackstones Hadirkan Single 'Woman', Terinspirasi Kisah Ita Martadinata Haryono
Berangkat dari Kegelisahan
KRTM memandang kegelisahan semacam itu bukan sebagai sesuatu yang harus buru-buru diselesaikan. Berbagai pertanyaan mengenai masa depan, keraguan terhadap keputusan yang diambil, serta rasa tertinggal merupakan bagian dari perjalanan hidup yang wajar.
Besok Lusa kemudian lahir dari refleksi ketiga personel terhadap pengalaman tersebut. Lagu ini menjadi gambaran tentang bagaimana seseorang tetap melangkah meski membawa sejumlah pertanyaan yang belum tentu menemukan jawaban.
Baca juga:
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
Gagasan lagu tersebut bermula dari percakapan sederhana mengenai fase kehidupan yang mulai terasa semakin dekat dengan ketiga personel KRTM.
Mereka berbicara tentang bagaimana melihat orang lain seolah telah melangkah jauh lebih cepat, sementara diri sendiri masih berusaha memahami tujuan yang ingin dituju.
Dari pembicaraan itu, muncul kesadaran bahwa rasa tertinggal dan ketidakpastian tidak selalu harus dilawan. Terkadang, keduanya justru perlu diterima sebagai bagian dari proses perjalanan.
Kayaknya kita bertiga sama-sama ada di fase di mana banyak hal yang masih kita pertanyakan. Tentang mau ke mana, apakah kita sudah berjalan cukup jauh, apakah kita tertinggal, dan sebenarnya apa yang sedang kita kejar. Tapi semakin dipikirin, mungkin memang nggak semua hal harus punya jawaban sekarang
, KRTM
Tetap Bawa Karakter Rock Alternatif
Dari sisi musikalitas, Besok Lusa masih bergerak dalam spektrum rock dan alternative yang menjadi karakter KRTM.
Ketiga personelnya, Klio Mathew, Josafat Song, dan Rafi Sudirman, turut terlibat dalam proses penulisan lagu. Sementara itu, bagian produksi kembali dipercayakan kepada Klio Mathew.
Kombinasi tersebut membuat Besok Lusa tidak hanya menjadi kelanjutan perjalanan musikal KRTM, tetapi juga menjadi ruang bagi ketiganya untuk menuangkan pengalaman personal mengenai fase kehidupan yang penuh pertanyaan.
Melalui Besok Lusa, KRTM tidak berusaha menawarkan jawaban atas kegelisahan yang muncul.
Lagu ini justru menjadi ruang untuk menerima bahwa dalam perjalanan hidup, sejumlah pertanyaan mungkin akan terus mengikuti langkah seseorang tanpa harus segera menemukan jawabannya. (Far)