Hampir 30 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Tupac Akhirnya Temukan Titik Terang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Hampir 30 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Tupac Akhirnya Temukan Titik Terang

Tupac Shakur (Foto: britannica)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah hampir tiga dekade menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah hip-hop, kasus pembunuhan Tupac Shakur akhirnya memasuki babak baru.

Duane 'Keffe D' Davis, mantan pemimpin geng South Side Compton Crips, dinyatakan bersalah atas pembunuhan rapper tersebut oleh juri di Las Vegas, Amerika Serikat.

Mengutip Rolling Stone, Davis dinyatakan bersalah atas dakwaan pembunuhan tingkat pertama dengan penggunaan senjata mematikan. Putusan tersebut dijatuhkan pada 31 Agustus 2026 setelah juri melakukan deliberasi selama sekitar tiga jam.

Davis yang kini berusia 63 tahun berpotensi dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Sidang pembacaan hukuman dijadwalkan berlangsung pada 13 Oktober 2026.

Davis Bukan Orang yang Diduga Menarik Pelatuk

Meski dinyatakan bersalah, Davis bukan orang yang diduga menarik pelatuk dalam penembakan Tupac.

Jaksa menilai Davis merupakan sosok yang merencanakan dan mengatur aksi penembakan tersebut. Dalam hukum Nevada, seseorang dapat dimintai pertanggungjawaban atas pembunuhan apabila terbukti membantu atau mengarahkan terjadinya kejahatan tersebut.

Kasus ini bermula pada 7 September 1996. Saat itu, Tupac berada di dalam sebuah BMW bersama pendiri Death Row Records, Marion 'Suge' Knight, di Las Vegas.

Sebuah Cadillac berwarna putih kemudian berhenti di samping kendaraan mereka ketika berada di persimpangan. Sejumlah tembakan dilepaskan ke arah mobil Tupac, membuat sang rapper terkena beberapa peluru.

Tupac meninggal dunia enam hari kemudian pada usia 25 tahun.

Baca juga:

Mantan Pemimpin Geng Dinyatakan Bersalah atas Pembunuhan Rapper Legendaris Tupac Shakur

Berawal dari Perselisihan di Las Vegas

Jaksa menyebut penembakan tersebut berkaitan dengan perselisihan yang terjadi beberapa jam sebelum Tupac ditembak.

Keponakan Davis, Orlando 'Baby Lane' Anderson, terlibat dalam perkelahian dengan rombongan Tupac di sebuah kasino di Las Vegas.

Setelah kejadian tersebut, Davis disebut mencari cara untuk melakukan aksi balasan terhadap Tupac dan Suge Knight. Menurut jaksa, Davis kemudian berkumpul bersama beberapa anggota kelompoknya dan ikut mencari keberadaan Tupac pada malam kejadian.

Davis disebut menyediakan senjata yang kemudian digunakan dalam penembakan.

Orang yang diduga sebagai penembak tidak pernah secara resmi diadili dalam kasus tersebut. Anderson, yang selama bertahun-tahun disebut sebagai salah satu tersangka utama, meninggal dunia dalam penembakan di California pada 1998.

Dua orang lain yang disebut terlibat dalam kejadian tersebut juga telah meninggal dunia.

Pengakuan Davis Jadi Bukti Penting

Salah satu bagian penting dalam persidangan adalah pernyataan Davis sendiri. Selama bertahun-tahun, Davis beberapa kali menceritakan keterlibatannya dalam kasus tersebut melalui wawancara dan buku memoarnya yang terbit pada 2019, Compton Street Legend.

Jaksa menggunakan sejumlah pernyataan tersebut sebagai bukti untuk menunjukkan bahwa Davis mengetahui dan terlibat dalam rencana penembakan.

Pengadilan sebelumnya juga mengizinkan isi memoar tersebut digunakan dalam persidangan.

Namun, pihak pembela memiliki pandangan berbeda. Mereka menyebut cerita Davis selama ini telah dibesar-besarkan dan tidak dapat dijadikan bukti kuat bahwa dirinya mengatur pembunuhan Tupac.

Davis sendiri sebelumnya menyatakan tidak bersalah dan membantah tuduhan terhadapnya. Ia juga berencana mengajukan banding atas putusan tersebut.

Baca juga:

Rapper Snoop Dogg Kenang Tupac Shakur

Vonis Jadi Titik Baru Kasus Tupac

Vonis terhadap Davis menjadi titik penting setelah kasus pembunuhan Tupac tidak menemukan tersangka yang diadili selama hampir 30 tahun.

Meski demikian, putusan ini belum sepenuhnya menjawab siapa orang yang menarik pelatuk dalam penembakan tersebut.

Bagi dunia musik, kematian Tupac pada 1996 menjadi salah satu tragedi terbesar dalam sejarah hip-hop. Hingga kini, namanya tetap menjadi bagian penting dari perkembangan rap Amerika dan terus memengaruhi generasi musisi setelahnya.

Putusan terhadap Davis setidaknya menutup satu bagian dari teka-teki panjang tersebut: untuk pertama kalinya, seseorang dinyatakan bersalah secara hukum atas pembunuhan Tupac Shakur. (Far)

#Tupac Shakur #Musik #Rapper #Hip-Hop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Hampir 30 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Tupac Akhirnya Temukan Titik Terang
Duane 'Keffe D' Davis dinyatakan bersalah atas pembunuhan Tupac Shakur setelah juri di Las Vegas melakukan deliberasi sekitar tiga jam.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Hampir 30 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Tupac Akhirnya Temukan Titik Terang
ShowBiz
PESTAPORA 2026 Umumkan Daily Line-Up, Ada Sheila On 7 hingga Syahrini
PESTAPORA 2026 mengumumkan daily line-up dan fase kedua. Sheila On 7, Syahrini, Kerispatih-Sammy Simorangkir hingga Erwin Gutawa Orchestra siap tampil.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
PESTAPORA 2026 Umumkan Daily Line-Up, Ada Sheila On 7 hingga Syahrini
ShowBiz
Kisah Cinta Mendalam di Balik 'heaven baby' Ayra Starr & ZAYN, Simak Lirik dan Maknanya
Simak makna lagu 'heaven baby' Ayra Starr & ZAYN, menggambarkan cinta mendalam, kekaguman, dan sosok istimewa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Kisah Cinta Mendalam di Balik 'heaven baby' Ayra Starr & ZAYN, Simak Lirik dan Maknanya
ShowBiz
Afgan Hadirkan 'Langit Merah Muda' untuk Soundtrack Agensi Rumah Tangga
Dalam 'Agensi Rumah Tangga', Afgan menjalankan peran ganda sebagai aktor sekaligus musisi yang terlibat dalam penggarapan soundtrack.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Afgan Hadirkan 'Langit Merah Muda' untuk Soundtrack Agensi Rumah Tangga
ShowBiz
'Wild Goose Chase', Eksperimen Filsummer antara Midwest Emo dan Nuansa Sunda
Eksplorasi musik tersebut semakin terasa lewat kehadiran suling dan kecapi Sunda yang memberikan suasana lebih sendu dan reflektif.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
'Wild Goose Chase', Eksperimen Filsummer antara Midwest Emo dan Nuansa Sunda
ShowBiz
'Selamat Malam Tuhan', Cara Dongker Merangkai Kegelisahan dalam Sebuah Lagu
Lewat liriknya, Dongker menggambarkan keresahan tentang kehidupan, perasaan lelah, serta usaha untuk mencari jawaban.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
'Selamat Malam Tuhan', Cara Dongker Merangkai Kegelisahan dalam Sebuah Lagu
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Addicted' dari Simple Plan, Ceritakan Kisah Sulit Move On dari Mantan
Lirik lagu Addicted dari Simple Plan menceritakan tentang seseorang yang sulit move on dari mantan.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Addicted' dari Simple Plan, Ceritakan Kisah Sulit Move On dari Mantan
ShowBiz
NTRL dan SLR Bakal Gelar Tur 'Bapak & Anak', Bawa Misi Bantu Guru Honorer
NTRL dan SLR akan menggelar tur Bapak & Anak. Rangkaian tur pertama digelar di Yogyakarta pada 19 September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
NTRL dan SLR Bakal Gelar Tur 'Bapak & Anak', Bawa Misi Bantu Guru Honorer
ShowBiz
'Feel It in the Air' dari JNO & Noah Edge, Lagu yang Viral di TikTok dan Membawa Pendengar Larut dalam Atmosfer
Sesuai judulnya, lagu ini seperti menangkap sesuatu yang tidak selalu bisa dilihat.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
'Feel It in the Air' dari JNO & Noah Edge, Lagu yang Viral di TikTok dan Membawa Pendengar Larut dalam Atmosfer
ShowBiz
'Fallen Angel' Jennie, Kisah tentang Sisi Rapuh di Balik Sosok yang Kuat
Istilah fallen angel menjadi metafora untuk menggambarkan seseorang yang kehilangan kesempurnaan atau harapan yang pernah ia miliki.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
'Fallen Angel' Jennie, Kisah tentang Sisi Rapuh di Balik Sosok yang Kuat
Bagikan