La Nyalla Yakin Insiden Penusukan Wiranto Bukan Setingan

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 13 Oktober 2019
La Nyalla Yakin Insiden Penusukan Wiranto Bukan Setingan

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti memimpin sidang perdana para senator di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (2/10) (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Matalitti menjenguk Menkopolhukam Wiranto. Ia melihat langsung kondisinya pasca ditikam terduga teroris. La Nyalla mengaku heran dengan adanya sejumlah orang yang menyebut kasus Wiranto semacam settingan.

"Tapi saya menanggapi bahwa ini settingan itu, saya yakin betul ini bukan settingan, mana mungkin mau di setting untuk ditikam, apalagi beliau ini kan pejabat tinggi. Dan, saya tanya dari hasil operasi itu 47 cm usus dipotong baru disambung," kata La Nyalla di RSPAD, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10).

Baca Juga

Penusukan Wiranto Dicurigai Sebagai Rekayasa, Pengamat Intelijen: Indonesia Darurat Literasi

La Nyalla melanjutkan, tak mungkin ada orang yang rela mati hanya untuk settingan belaka. "Jadi masa settingan, mau korbankan diri kita," jelas La Nyalla.

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti bersama para anggota DPD
Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti bersama para anggota DPD yang purna bhakti (MP/Ponco Sulaksono)

Ia kini tengah melakukan evaluasi kenapa Badan Intelijen dan Polri kenapa terkesan lalai. "Kita lagi mempelajari kenapa bisa terjadi, tapi yg jelas kalau kita liat dari videonya itu tiba-tiba seperti lari ya. Memang agak lengah sedikit,"jelas La Nyalla.

Baca Juga

Jika Mati Setelah Tusuk Wiranto, Abu Rara Merasa Jihadnya Berhasil

Mantan Ketua Umum PSSI ini melihat, Wiranto masih cukup lama menjalani pengobatan. "Alhamdulillah kondisi beliau mendingan. Namun masih lama, masih semingguan/. Tadi saya tanya, pak Wir udah bisa kerja? Iya udah tapi masih lama semingguan," ungkap La Nyalla.

Ia hanya mengingatkan, apa yang menimpa Wiranto bisa menimpa banyak orang.

Baca Juga

Surya Paloh: Wiranto Sudah Bisa Bercanda

"Ya saya prihatin ya melihat kejadian ini, dan itu bisa terjadi bukan hanya kepada pak Wiranto. Bisa juga terjadi kepada diri saya atau yang lainnya. Prinsipnya saya melihat aparat keamanan akan lebih fokus untuk mengamankan yang seperti ini," jelas La Nyalla. (Knu)

#La Nyalla Mattalitti #Wiranto
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Indonesia
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Wiranto mendapati Jokowi dan Iriana menunggu di landasan bandara untuk melayat, langsung menghampirinya dan mengajak bersalaman.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Indonesia
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Kabar duka datang dari keluarga mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Wiranto. Istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Indonesia
KPK Bakal Periksa La Nyalla di Kasus Dana Hibah Jatim
KPK dalami kasus dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat dari APBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Tahun Anggaran 2021-2022.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 April 2025
KPK Bakal Periksa La Nyalla di Kasus Dana Hibah Jatim
Indonesia
KPK Duga Ada Aliran Duit Korupsi Dana Hibah saat La Nyalla Pimpin KONI Jatim
KPK menduga ada aliran korupsi dana hibah saat La Nyalla menjadi pemimpin KONI Jatim.
Soffi Amira - Rabu, 16 April 2025
KPK Duga Ada Aliran Duit Korupsi Dana Hibah saat La Nyalla Pimpin KONI Jatim
Indonesia
KPK: Penggeledahan Rumah La Nyalla Terkait dengan Jabatannya saat Jadi Wakil Ketua KONI Jatim
Sehari menggeledah rumah La Nyalla di Surabaya, tim penyidik KPK juga menggeledah kantor KONI Jatim.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 April 2025
KPK: Penggeledahan Rumah La Nyalla Terkait dengan Jabatannya saat Jadi Wakil Ketua KONI Jatim
Indonesia
Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah APBD, KPK Geledah Kantor KONI Jatim
Pada Senin (14/4) kemarin, tim penyidik KPK juga telah menggeledah rumah anggota DPD RI La Nyalla Mattalitti terkait kasus yang sama.
Frengky Aruan - Selasa, 15 April 2025
Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah APBD, KPK Geledah Kantor KONI Jatim
Indonesia
Usai Rumahnya Digeledah, La Nyalla Bakal Menyusul Diperiksa KPK?
Tak menutup kemungkinan KPK akan memanggil La Nyalla untuk klarifikasi setelah penggeledahan rumahnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 April 2025
Usai Rumahnya Digeledah, La Nyalla Bakal Menyusul Diperiksa KPK?
Bagikan