Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Kurang Tidur Tapi Tetap Harus Bekerja, Ini Akibatnya..

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Juni 2019
Kurang Tidur Tapi Tetap Harus Bekerja, Ini Akibatnya..

Inilah yang terjadi jika kamu tidur kurang dari 6 jam (Foto: Pexels/Energepic)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MASIH banyak karyawan yang kekurangan tidur, bahkan mereka hanya tidur kurang dari lima jam per hari dan sudah harus berangkat kerja lagi di pagi harinya. Sebenarnya tidur yang cukup berkisar antara enam sampai sembilan jam perharinya. Mungkin ada beberapa alasan mengapa bisa kekurangan waktu tidur, mungkin sedang mengikuti acara, memikirkan pekerjaan, dan mengasuh anak, efek dari kekurangan tidur adalah kinerja yang kurang baik saat kamu bekerja. Berikut hal-hal yang bisa terjadi jika kamu bekerja namun kekurangan tidur.

1. Kurang Fokus

Kurang Tidur dan Tetap Harus Bekerja, Ini Akibatnya..
Akibat Kurang Tidur Kamu Sulit Untuk Fokus (Foto: Pexels/BruceMars)

Apakah saat kamu bekerja kamu sering membuka dari satu tab ke tab yang lainnya? dan kamu merasa kesulitan untuk fokus ke pekerjaan kamu? Mungkin hal tersebut dikarenakan kamu kekurangan waktu tidur.

Salah satu cara agar otak kamu tetap terjaga dengan kamu terus mencari apapun hal yang menyibukkan, cara tersebut dapat membatu kamu untuk tetap fokus ke suatu pekerjaan.

2. Menjadi Pemarah

Kurang Tidur dan Tetap Harus Bekerja, Ini Akibatnya..
Mudah marah Kalau Kurang Tidur (Foto: Pexels/MoosePhotos)

Jika kamu tidur kurang dari enam jam, itu bisa memengaruhi suasana hati kamu jadi lebih buruk. Terdapat sebuah studi Jurnal Psikologi Eksperimental yang dilaksanakan pada tahun 2018 oleh para peneliti yang berada di Lowa State.

Sebanyak 142 orang ditugaskan untuk mempertahankan rutinitas tidur selama tujuh jam, dan kelompok kedua hanya mendapat jatah tidur selama empat jam, hasil dari studi tersebut melaporkan bahwa orang yang kekurangan tidur lebih mudah marah seperti anjing yang menggonggong.

3. Tidak Sabaran

Kurang Tidur dan Tetap Harus Bekerja, Ini Akibatnya..
Sulit Untuk Bersabar Kalau Kurang Tidur (Foto: Pexels/CraigAdderley)

Sebuah studi pada tahun 2017 yang dipimpin oleh Cristiano Guarana dan Chirtopher Barnes mengukur kualitas tidur manajer sebuah perusahaan.

Dalam studinya Guarana dan Barnes menemukan bahwa ketika bosnya kekurangan tidur, mereka akan kurang sabar dan sangat mudah tersinggung, dan tidak sedikit bawahannya yang melaporkan karena mendapat interaksi yang lebih buruk dengan atasannya.

Barnes juga mengatakan "Ketika orang kurang tidur, ada bagian di otak yang mendapat efeknya, bagian itu adalah bagian yang mengendalikan diri".

4. Selalu Merasa Cemas

Kurang Tidur dan Tetap Harus Bekerja, Ini Akibatnya..
Jika kurang tidur kamu juga akan selalu merasa cemas (Foto: Pexels/Alexander Dummer)

Jika kamu tidur hanya sebentar saja kamu bisa merasakan disekelilingmu seperti ada ladang ranjau, jadi kamu akan merasa selalu gelisah di tempat kerjamu.

Sudah dilakukan sebuah penelitian di University of California, yang meminta 18 orang selama dua hari untuk percobaan dengan malam pertama dengan waktu tidur yang normal, dan malam kedua dengan waktu tidur yang kurang.

Pada hari kedua mereka yang kurang tidur memiliki tingkat kecemasan 30 persen lebih tinggi dibandingkan biasanya. (ape)

#Kurang Tidur #Pekerjaan #Pekerja Kantoran #Tidur Malam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Berita Foto
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Aktivitas sejumlah pekerja kantoran saat berjalan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Pancoran, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 06 Juli 2026
Program Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli 2026, Targetkan 150 Ribu Peserta
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Indonesia
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 62 persen pekerja mendapat kenaikan gaji. Mayoritas naik 5 persen, sementara sektor teknologi menjadi yang tertinggi dengan 61 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Tak Semua Pekerja Dapat Kenaikan Gaji Tinggi, Ini Temuan Salary Pulse Indonesia 2026
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Indonesia
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
PHK Krakatau Osaka Steel menjadi alarm. DPR mendesak pemerintah untuk menyelamatkan industri baja nasional.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
PHK Krakatau Osaka Steel Jadi Alarm, DPR Desak Pemerintah Selamatkan Industri Baja Nasional
Indonesia
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Jumlah pengangguran di Jakarta kini mencapai 333 ribu orang. Lulusan SMA/SMK paling terdampak.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Pengangguran di Jakarta Tembus 333 Ribu Orang, Lulusan SMA Paling Terdampak
Bagikan