Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang dan Tebing Breksi Meningkat Selama Libur Imlek

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 16 Februari 2021
Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang dan Tebing Breksi Meningkat Selama Libur Imlek

Wisatawan Naik Jeep di sekitar kawasan Kaliurang. Foto: Humas Pemkab Sleman

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kunjungan wisatawan ke tebing breksi dan kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama libur Hari Raya Imlek 2021 meningkat dibandingkan hari biasa.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suci Iriani Sinuraya menjelaskan, meskipun meningkat, namun persentase jumlah peningkatannya kunjungannya tidak terlalu banyak.

Baca Juga

Merapi Siaga, Obyek Wisata Kaliurang Ditutup Sementara

"Dibandingkan dengan kunjungan pada minggu sebelumnya 5 sampai 7 Februari 2021 sebanyak 1.538 pengunjung," kata Suci di Sleman, Senin (15/2)

Contohnya kunjungan ke Tebing Breksi pada Libur Imlek 12 sampai 14 Februari 2021 sebanyak 2.281 pengunjung. Sementara kawasan wisata Kaliurang sebanyak 1.898 pengunjung. Sedangkan kunjungan pada minggu sebelumnya hanya 1.216 pengunjung.

"Hal yang sama juga terjadi untuk kunjungan kawasan wisata Kaliadem atau Volcano Tour Merapi jumlah kunjungan pada libur Imlek sebanyak 3.014 pengunjung. Sedangkan, kunjungan pada minggu sebelumnya sebanyak 801 pengunjung," katanya.

Ia mengatakan, walaupun terjadi peningkatan dibanding penerapan PPKM seminggu sebelumnya, namun destinasi wisata sudah siap dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Beberapa destinasi lainnya di Sleman seperti Candi Ijo, Candi Sambisari baru dibuka kembali pada masa PTKM yaitu sejak 9 Februari 2021," katanya.

Destinasi wisata Kawasan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika
Wisatawan Naik Jeep di sekitar kawasan Kaliurang. Foto: Humas Pemkab Sleman

Suci mengatakan, pelaksanaan protokol kesehatan (SOP) pada pelaksanaan operasional terbatas secara umum dilaksanakan dengan baik oleh pengelola destinasi.

"Pihak manajemen atau kelompok masyarakat yang mengelola destinasi-destinasi di wilayah Sleman rata-rata sudah menyadari pentingnya konsistensi pelaksanaan protokol kesehatan yang tidak hanya untuk melindungi wisatawan tetapi juga untuk melindungi karyawan/operator dan juga lingkungannya," katanya.

Ia mengatakan, Dinas Pariwisata Sleman selalu mengimbau kepada seluruh pelaku Usaha Jasa Pariwisata (UJP) dan juga pengelola destinasi yang ada di wilayah Kabupaten Sleman, agar mematuhi jam operasional dan melaksanakan Prokes dengan baik dan konsisten.

"Dinas Pariwisata maupun dari Tim Satgas COVID-19 Sleman tetap melakukan monitoring dan akan menindak tegas menutup UJP maupun destinasi yang tidak mematuhi ketentuan sesuai Instruksi Bupati Sleman," katanya.

Kebijakan PPKM dalam rangka pengendalian penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sleman telah dilaksanakan sejak 11 Januari 2021.

Terkait Bidang Pariwisata, pada PPKM tahap II ini lebih spesifik mengatur terkait operasional tempat usaha jasa pariwisata, destinasi pariwisata, dan juga kuliner agar jam buka operasionalnya hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Selama PPKM, pelayanan makan di tempat dibatasi kapasitasnya hanya 25 persen dari daya tampungnya. Sedangkan, tempat wisata pembatasan pengunjungnya maksimal 50 persen dari daya tampungnya serta tidak menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan pada destinasi wisata. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Gunung Merapi Waspada , WIsata di Kaliurang Tetap Aman Dikunjungi

#Kaliurang #Tebing Breksi #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan