Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Gunung Merapi Waspada , WIsata di Kaliurang Tetap Aman Dikunjungi

Eddy FloEddy Flo - Senin, 14 Januari 2019
Gunung Merapi Waspada , WIsata di Kaliurang Tetap Aman Dikunjungi

Pemandangan Gunung Merapi dari Kawasan Kaliurang (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Status Gunung Merapi kini di level waspada. Guguran material dan lava pijar beberapa kali keluar dari kawah. Namun wisatawan tak perlu takut untuk mengunjungi kawasan wisata Kaliurang dan sekitarnya.

Pemerintah Kabupeten Sleman menegaskan kawasan Kaliurang tetap beroperasi dan aman dikunjungi. Hanya saja kawasan dengan radius 3 kilometer dari puncak gunung disterilkan dari aktivitas penduduk dan wisata. Wisatawan dan para pengelola wisata diminta tidak masuk ke dalam kawasan radius tiga km tersebut.

“Mengacu pada pernyataan BPPTKG Yogyakarta, walau status wasapada, tapi wisatawan tetap bisa berkunjung ke kawasan Kaliurang,” ujar kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih di Yogyakarta, Senin 14/1).

Kegiatan Lava Tour menikmati bekas letusan Merapi dengan menggunakan Jeep pun jalan terus. Wisatawan tak perlu takut dan khawatir dengan kondisi Merapi saat ini. Hujan abu akibat guguran material Merapi diperkirakan tak akan melanda kawasan Kaliurang. Lantaran abu mengarah ke arah Timur selatan yakni kea rah Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Gunung Merapi dari Kawasan Kaliurang
Suasana kawasan wisatawan Kaliurang, Yogyakarta (MP/Teresa Ika)

Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan pihaknya sudah menyiapkan ribuan masker gratis berjaga-jaga meminimalisir efek abu Merapi. Wisatawan bisa menggunakannya secara cuma- cuma. BPBD telah mengirimkan petugas untuk bersiaga memantau perkembangan Merapi serta mengawasi kegiatan wisata.

“Petugas kami pantau terus perkembangan Merapi dengan alat. Juga mengingatkan wisatawan dan pengelola wisata kalau tak sadar masuk zona bahaya,” pungkasnya.

Berdasarkan info dari Twitter BPPTKG Gunung Merapi masih terus memuntahkan material padat dan cair. Lava panas meluncur ke Kali Gendol, Yogyakarta. Guguran Lava terakhir terjadi pada Minggu 13 Januari 2019 malam. Material ini keluar sekitar pukul 19.50 hingga 21.21 WIB. Jarak luncur guguran antara 200 hingga 600 meter dengna durasi 35-86 detik.

Sementara kubah lava Merapi terus tumbuh. BPPTKG mencatat saat ini volume kubah lava sudah sekitar 439 ribu meter kubik. Petumbuhan setiap hari sekitar 3.400 meter kubik.(*)

Berita itu ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Tendangan Kungfu Thomas Mueller Untungkan Liverpool di Liga Champions

#Gunung Merapi #Kaliurang #BPBD DI Yogyakarta #Wisatawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Kapal wisata dari Gili Trawangan menuju Pulau Komodo tenggelam di perairan Bima. SAR Mataram evakuasi 45 penumpang dan awak dalam kondisi selamat.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tragedi Kapal Turis Pulau Komodo Tenggelam di Lautan Gelap: 45 Korban Terapung Semua Selamat
Indonesia
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Gunung Merapi erupsi Jumat pagi dengan awan panas guguran sejauh 2 km ke arah barat daya. BPPTKG menetapkan status Level III (Siaga) dan mengingatkan warga untuk menjauhi zona bahaya serta waspada banjir lahar dan hujan abu.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Merapi Jogja Erupsi Jumat Pagi, Awan Panas Meluncur 2 KM ke Barat Daya
Indonesia
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Heri Wibowo mengatakan kejadian ini membuktikan masyarakat tidak menghiraukan imbauan pihak-pihak terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Warga Lereng Merapi Nekat Buka Jalur Pendakian via Selo, BTNGM Lakukan Pendekatan
Indonesia
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.56 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat, tepatnya menuju hulu Kali Sat/Putih.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Gunung Merapi Erupsi, Jalur Pendakian Tetap Ditutup
Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
10 Stasiun Kereta Api Paling Diminati Turis Asing
Angkanya tumbuh pelan tapi pasti. Pada Triwulan I 2022 tercatat 26.225 wisatawan mancanegara.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
10 Stasiun Kereta Api Paling Diminati Turis Asing
Indonesia
6,6 Juta Wisatawan Asing Ditargetkan Datang ke Bali, Jajaki Pemasaran ke Negara Potensial Kurang Dilirik
Target pariwisata saat ini tidak lagi semata-mata pada jumlah kedatangan, melainkan berorientasi pada kualitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
6,6 Juta Wisatawan Asing Ditargetkan Datang ke Bali, Jajaki Pemasaran ke Negara Potensial Kurang Dilirik
Indonesia
Jelang Lebaran 2026, Whoosh Siapkan 1.846 CCTV dan Sistem Sensor Gempa
Whoosh siap beroperasi selama 24 jam menjelang Lebaran 2026. Tak hanya itu, KCIC juga menyiapkan 1.846 CCTV dan sistem sensor gempa.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
Jelang Lebaran 2026, Whoosh Siapkan 1.846 CCTV dan Sistem Sensor Gempa
Indonesia
Viral Koper Wisatawan Thailand Dicuri di Bromo, Polisi Bikin Tim Khusus
Seluruh koper wisman awalnya disimpan di dalam mobil yang terparkir itu, kemudian sopir dan rombongan wisman turun sejenak dan mobil yang membawa koper tersebut dikunci.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Viral Koper Wisatawan Thailand Dicuri di Bromo, Polisi Bikin Tim Khusus
Bagikan