Seks

Kunci Memaksimalkan Foreplay, Salah Satunya Lepas Pakaiannya Perlahan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 02 Juni 2021
Kunci Memaksimalkan Foreplay, Salah Satunya Lepas Pakaiannya Perlahan

Foreplay bukan opsional. (Foto: Unsplash/Kristina Litvjak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FOREPLAY bukan opsional dalam bercinta. Bukan juga kegiatan yang bisa kamu lakukan setengah-setengah. Kamu harus benar-benar berusaha di sesi pemanasan ini untuk membuat pertempuran berjalan sempurna.

Bercinta akan hambar jika tidak dimulai dengan pemanasan. "Tanpa foreplay, (seks) setara dengan memasukkan kalkun beku ke dalam oven 250 derajat,” jelas Taylor Sparks, pendidik erotis dan pendiri Toko keintiman Organic Loven, mengutip Men's Health.

Baca juga:

Tak Perlu Minta Maaf Jika Punya 3 Keinginan Ini Dalam Bercinta

Foreplay amat penting, apalagi bagi perempuan. Banyak perempuan yang tidak bisa orgasme jika hanya mengandalkan penetrasi saja. Mereka membutuhkan stimulasi C-Spot untuk mencapai klimaks. Oleh karena itu, foreplay perlu dimaksimalkan di setiap permainan. Bagaimana caranya?

1. Tanyakan apa yang membuatnya on

Tanya dia, jangan ditebak. (Foto: Unsplash/Carly Rae Hobbins)

Jangan tebak-tebakan kalau ingin memuaskan pasangan. Sebab, setiap orang memiliki titik sensitif masing-masing saat bercinta. Jika ragu, tanyakan langsung ke pasangan apa yang membuatnya bergairah. Dia akan senang. "Kebanyakan (orang) menghargai (pasangan) yang ingin memastikan mereka puas," kata Barbara Bartlik, MD, seorang profesor psikiatri di Cornell University.

Sebaliknya, kamu juga harus berterus terang apa yang kamu inginkan dari dia. Bersikap terbuka dan jujur tentang hal yang membuat kamu bergairah akan mengundangnya melakukan hal sama terhadapmu. Suasana bercinta akan semakin erotis.

2. Lepas pakaiannya perlahan

Mulai dengan lepas bajunya. (Foto: Unsplash/Oziel Gomez)

Foreplay ibarat maraton, bukan sprint. Makanya jangan buru-buru saat melakukannya. Termasuk saat melucuti pakaiannya. Mulai dengan melepas bajunya. Sembari melakukannya berikan sentuhan-sentuhan di area sensitif pada bagian tubuh atasnya. Lalu tunggu beberapa saat sebelum melepas celananya.

Baca juga:

Bercinta Berlebihan Berbahaya?

Sudah puas saling memberikan sentuhan di tubuh bagian atas? Lanjutkan melepas celananya. Jangan lupa berikan pijatan di bagian kakinya sampai ke tubuh bagian atas setelah ia tanpa busana. Pijatan akan membuatnya rileks dan semakin menikmati sesi.

3. Perbanyak bicara kotor

kata-kata kotor membuat suasana panas. (Foto: Unsplash/NeONBRAND)

Pembicaraan dengan kata-kata kotor membuat suasana sangat panas. Cara berbicara kotor bukan berarti blak-blakan begitu saja. Kamu bukan lagi marah-marah ya. Ucapkan kata-kata kotor tersebut dengan cara berbisik di telinganya. "Pelan, disengaja, dan sekotor mungkin, dan (katakan) 'aku bersumpah, aku milikmu sepenuhnya'," kata Ryn Pfeuffer, penulis buku seks.

Kontak mata juga sangat penting saat kamu berdua saling melontarkan kata-kata kotor. Lihat matanya dan katakan kamu akan membuatnya puas malam ini. Jangan pernah membuang pandanganmu darinya. (ikh)

Baca juga:

Bercinta Akan Terasa Lebih 'Gurih' Saat Listrik Padam

#Seks #Kesehatan #Tips Bercinta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan