Kultwit SBY Soal Pemimpin, Kira-Kira Siapa Yang Disasarnya?

Ana AmaliaAna Amalia - Jumat, 28 November 2014
Kultwit SBY Soal Pemimpin, Kira-Kira Siapa Yang Disasarnya?

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih eksis berkicau di twitter. Apa sih tweet Presiden yang baru saja habis masa jabatannya ini?. Kalimat bijak, itulah yang ditulis kakek dua cucu ini. Hari ini saja, Jumat 28/11 mantan Presiden itu sudah 12 kali berkicau dengan kata-kata bijaknya.

Jika diperhatikan, kicauan SBY hari ini penuh dengan nasehat-nasehat yang ditujukan pada para pemimpin.

“Permasalahan hidup, juga negara, terus datang & pergi. Yang diperlukan adalah solusi. Dapatkan solusi itu & kemudian jalankan. *SBY*,” tulisnya

Walau sudah pensiun sebagai Presiden, tweet SBY masih banyak mendapat perhatian masyarakat Indonesia.

Akun @Chusnuddin99 membalas dengan nada sedikit melucu, “nasehat super di hari jum'at :D,” balasnya.

Entah apa tujuan mantan Presiden yang sudah menyelesaikan empat album ini membuat kalimat-kalimat bijak dan membaginya ke twitter, sekadar hobi atau sindiran terhadap sesorang? Yang jelas kalimat SBY bisa diambil dan bagus untuk dijadikan hikmah hidup.

Kicauan SBY di atas banyak bicara soal sosok pemimpin yang seharusnya bijak, tidak serakah, tidak sewenang-wenang dan sebagainya. Hal ini tentu saja menimbulkan banyak opini dan spekulasi masyarakat. Siapa yang dimaksud SBY dalam tweetnya itu? Jika bicara soal pemimpin, apa iya mantan Presiden ke 6 itu menunjuk pada pemimpin saat ini? Atau bisa saja kalimat itu hanya khotbah di hari Jumat sang mantan Presiden. Mengenai itu, hanya SBY dan Tuhan yang tahu.

Masih di kicauannya hari ini, SBY lagi-lagi menuliskan kalimat penuh cabang penafsiran. Soal pencitraan misalnya, seperti yang masyarakat tahu ayah dari politikus Edhie Baskoro ini sangat gemar membangun citra saat masih menjabat. Lalu siapa yang dimaksud SBY di tweet pencitraan politiknya? lagi-lagi hanya sang penulis kicawanlah yang tahu.

Menariknya, masyarakat Indonesia tetap meretweet kalimat-kalimat SBY, maklum dirinya memiliki lebih dari 6 juta followers.

@epat memberikan celetukan pada postingan SBY soal pencitraan politik; "yo panjenengan kuwi nabinya pencitraan :)))," sindirnya.

SBY masih mendapatkan komentar-komentar dukungan. Walau bagaimanapun beliau pernah mengabdi pada negara hingga 10 tahun.

@yogiwardani27 berkomentar "@SBYudhoyono sepakat dan harus mampu menunjukkan tim yang benar2 tim #KritikNegara," tulisnya.

 

 

#Nasional #Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
KPK mengungkap dugaan intervensi politik dalam kasus outsourcing di Pemkab Pekalongan. Pegawai outsourcing disebut diduga diarahkan mendukung Fadia Arafiq dalam pilkada.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Isu reshuffle Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semakin santer terdengar.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat: Qodari Geser, Hasan Nasbi Kembali Masuk
Indonesia
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Ketua IM57+ Institute periode 2021-2024 ini menilai, usulan KPK tersebut memiliki dasar yang kuat, baik secara teori maupun praktik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulan Mantan Pegawai KPK, Dukung Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi
Indonesia
Cegah Korupsi Politik, KPK Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Dibatasi 2 Periode
KPK usulkan ketua umum partai maksimal 2 periode untuk cegah korupsi politik. Simak 16 rekomendasi lengkap perbaikan parpol.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Cegah Korupsi Politik, KPK Usul Masa Jabatan Ketua Umum Partai Dibatasi 2 Periode
Indonesia
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
PKB Jakarta Barat menekankan peran penting partai yang hadir untuk masyarakat. Kepercayaan masyarakat tidak bisa dibangun lewat narasi politik saja.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Bukan Cuma Janji, PKB Tekankan Peran Partai Hadir untuk Masyarakat
Indonesia
Arahan Presiden Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD Dilakukan Tertutup
Prabowo menekankan, para Ketua DPRD yang hadir, meski berasal dari latar belakang politik berbeda, tetap memiliki semangat kebangsaan yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
Arahan Presiden Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD Dilakukan Tertutup
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Seskab Teddy Kenalkan Istilah Inflasi Pengamat, Banyak Bicara Tanpa Data Tak Sesuai Bidang
Istilah baru yang diperkenakan Seskab itu merujuk kepada banyak pihak yang memberikan analisis di berbagai bidang tanpa didukung latar belakang maupun data yang sesuai fakta.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Seskab Teddy Kenalkan Istilah Inflasi Pengamat, Banyak Bicara Tanpa Data Tak Sesuai Bidang
Indonesia
Mantan Bupati dan Kader PDIP Loncat ke PSI, Datang ke Jokowi Minta Restu
Ketua DPW PSI Jawa Barat (Jabar), Abang Ijo Hapidin mengatakan, kedatangan Nina ke kediaman Jokowi untuk meminta restu bergabung dengan PSI.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 26 Februari 2026
Mantan Bupati dan Kader PDIP Loncat ke PSI, Datang ke Jokowi Minta Restu
Bagikan