Kuliner Azerbaijan Populer di Jalur Sutra

P Suryo RP Suryo R - Senin, 30 Januari 2023
Kuliner Azerbaijan Populer di Jalur Sutra

Azerbaijan negara dengan pengaruh kuliner khas timur yang melimpah. (Unsplash/Hikmat Gafarzada)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJARAH kuliner Azerbaijan dapat ditarik kembali lebih dari 2 ribu tahun lamanya. Terletak di antara Timur dan Barat, di lokasi utama di rute perdagangan yang dikenal sebagai Jalur Sutra (Silk Road). Para pedagang di masa lampau melintas di Azerbaijan selama berabad-abad lamanya, membawa bumbu, bahan, dan pengaruh kuliner.

Kini, ragam kuliner dan masakan asal Azerbaijan memiliki keunggulan khas cita rasa Timur, bergesekan dengan hidangan dari negara tetangganya Iran dan Turki.

Makanan seperti kebab dan pilaf lokal khas Azerbaijan memiliki rasa yang kaya dan kenikmatan yang memuaskan. Banyak panganan lain yang bisa membuat lidah kita berselancar pada cita rasa khas timur, berikut beberapa diantaranya.

Baca Juga:

5 Makanan Korea yang Mudah Dibuat di Rumah

teh
Teh menjadi bagian tak terpisahkan pada masyarakat Azerbaijan. (Unsplash/Drew Jemmett)

Teh


Masyarakat Azerbaijan suka minum teh panas di musim panas sekalipun, ini diyakini oleh masyarakat Azerbaijan dapat membantu tubuh menjadi dingin secara alami. Penduduk setempat meminum tehdi antara waktu makan
dan hampir di setiap kesempatan. Bahkan di tengah maraknya budaya kopi di negara itu, kebanyakan orang Azerbaijan masih memulai hari mereka dengan teh.

Di banyak daerah di Azerbaijan, teh hampir selalu disajikan dengan keklikotu (oregano) atau kayu manis saat airnya direbus di atas samovar. Teh juga umumnya dimasak dengan menggunakan arang, menmbuat aromanya semakin kuat dan sangat berkarakter.


Qutab


Untuk masalah jajanan kaki lima, Azerbaijan memang terkenal dengan doner, yang merupakan sandwich daging ala Turki. Meskipun begitu, qutab adalah pilihan yang lebih ringan. Dibuat dengan lavash (roti pipih tipis), qutab klasik diisi dengan daging cincang, sayur-mayur, lalu dilipat dalam bentuk bulan dan digoreng di atas wajan datar tanpa minyak.

Tekstur Qutab bagian tengahnya lembut dan bertepi renyah, kemudian ditaburi sumac, sejenis bumbu tajam berwarna cerah, dan juga ditaburkan biji delima segar. Sementara itu, daging dan ramuan qutab disajikan dengan sayuran, susu asam berbusa yang telah dicampur dengan air dan garam. Untuk pecinta kuliner sejati, ada juga variasi qutab berukuran lebih kecil yang diisi dengan daging unta cincang, yang disebut jorat qutab.


Ayam levengi


Jika dilihat sekilas, ayam levengi bisa jadi menyerupai ayam panggang pada umumnya, tetapi di dalamnya ternyata ada rahasia lezat yang tersembunyi.

Di dalam hidangan ini terdapat isian yang terdiri dari bawang goreng, kenari panggang, kismis, plum kering, potongan buah ceri Cornelian kering, semuanya dicincang dan dibuat menjadi pasta. Kekayaan rasa dari kenari dan kenyalnya plum menjadikannya kombinasi yang wajib dicoba.

Baca Juga:

Asal-Usul Mi Panjang Umur, Hidangan Khas Imlek

kuliner
Qutab makanan Azerbaijan yang disajikan dengan yogurt disajikan pada piring kayu. (Unsplash/Farhad Ibrahimzade)


Dovgha


Sup berbahan dasar susu asam yang disebut sebagai Doghva ini, dapat disajikan sesuai musim. Baik panas maupun dingin, Doghva tetap enak untuk dinikmati. Doghva berisi nasi, segenggam buncis, dan aneka sayuran cincang halus.

Meskipun bahannya mudah, persiapannya cukup menantang karena dalam pembuatannya, koki diharuskan untuk terus mengaduk bahan campuran agar nasi tidak lengket.


Salad mangal

Salah satu kuliner khas Azerbaijan yang patut dilirik adalah salad mangal. Bahan-bahan utama yakni terong, paprika, dan tomat yang dipanggang di atas mangal, panggangan bergaya Kaukasia. Setelah sayuran panggang dipotong, bawang bombay, daun ketumbar, dill, minyak zaitun, dan kemangi ungu, makanan khas Azerbaijan, ditambahkan dan dicampur menjadi satu. Salad mangal biasanya disajikan dingin sebagai pendamping kebab daging dan dipercaya dapat membantu pencernaan daging yang berat. (dsh)

Baca Juga:

Seribu Nama Odading

#Kuliner #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Bagikan