Headline

KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto Akan Pecat Oknum TNI Penyelundup Miras

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 03 Desember 2017
KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto Akan Pecat Oknum TNI Penyelundup Miras

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kasus penyelundupan miras dengan menggunakan Pesawat Hercules di Papua menjadi pukulan telak bagi korps TNI Angkatan Udara. Selaku Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Hadi Tjahjanto berjanji akan bertindak tegas terhadap oknum TNI yang terlibat dalam penyelundupan miras.

Sebagaimana dilansir Antara, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan akan langsung memecat oknum TNI apabila terbukti terlibat kasus dugaan penyelundupan ratusan botol minuman keras menggunakan pesawat Hercules C-130 TNI AU, di Papua.

"Bagi saya tidak ada ampun, satu minggu (penyelidikan) kalau memang ada temuan itu langsung saya berhentikan," kata Hadi Tjahjanto di sela acara peresmian pesawat koleksi baru Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala di Yogyakarta, Minggu (3/12).

Menurut Marsekal Hadi, hingga kini tim TNI AU masih melakukan penyelidikan. Pada pekan depan, Hadi berharap, tim tersebut telah mendapatkan kesimpulan dan melaporkan secara komprehensif mengenai kasus itu.

"Kami targetkan sudah ada laporan yang lengkap kepada saya dan saya akan segera bertindak. Kalau memang tidak terbukti maka akan bebas, tetapi kalau terbukti akan langsung saya ganti," kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hadi mengatakan, keluarga besar TNI AU telah ditekankan untuk tidak melakukan pelanggaran di manapun mereka bertugas.

Terkait pengoperasian Hercules C-130 untuk layanan angkutan udara, menurut dia, tiada lain adalah untuk membantu penyaluran logistik di wilayah Papua yang masih memiliki gangguan akses transportasi.

"Tujuan utama kita adalah untuk membantu kesulitan masyarakat Papua karena masalah transportasi dan kita juga berupaya mendukung upaya pemerintah untuk menekan disparitas harga, tapi ternyata ada oknum yang bermain-main, bagi saya tidak ada ampun. Kita lihat saja nanti," kata Hadi Tjahjanto.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Papua mengamankan sebanyak 797 botol minuman beralkohol merk Vodka yang diangkut oleh pesawat Hercules TNI AU di Bandara Wamena, Papua.(*)

#Hadi Tjahjanto #Pesawat Hercules #Penyelundupan
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Kemenhan Sebut Pusat MRO Hercules di Kertajati Masih Tahap Perencanaan
Kementerian Pertahanan menyebut pembangunan pusat MRO pesawat C-130 Hercules di Bandara Kertajati masih dalam tahap perencanaan dan pengkajian kerja sama.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Kemenhan Sebut Pusat MRO Hercules di Kertajati Masih Tahap Perencanaan
Indonesia
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 20,9 ton.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Indonesia
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan 760 kg merkuri di Tanjung Priok. Dalam penggeledahan itu, dua orang ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Indonesia
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Secara total ada 76.756 unit dengan total nilai Rp 235.089.800.000.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Indonesia
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Praktik impor ilegal komoditas pangan dalam jumlah besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang masuk secara ilegal ke Indonesia berhasil dibongkar.
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Indonesia
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Pembentukan satgas tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 6,1 Ton
Truk tersebut lalu dibawa ke Markas Kodaeral III untuk pemeriksaan muatan. Petugas pun menemukan pasir timah yang dikemas dalam beberapa kardus.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 6,1 Ton
Indonesia
1,4 Ton Sianida dari Filipina Diduga Diselundupkan Lewat Pelabuhan Ferry ASDP Bitung
Dari pemeriksaan terhadap 29 karung, masing-masing karung memiliki berat sekitar 50 kilogram sehingga total keseluruhan barang mencapai sekitar 1.450 kilogram atau 1,4 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
1,4 Ton Sianida dari Filipina Diduga Diselundupkan Lewat Pelabuhan Ferry ASDP Bitung
Indonesia
Kasusnya Viral Sampai ke DPR, ABK Fandi Ramadhan Lolos dari Tuntutan Hukuman Mati
Keluarga terdakwa Fandi Ramadhan dan juga penasihat hukumnya menyatakan vonis majelis hakim belum memberikan rasa keadilan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
Kasusnya Viral Sampai ke DPR, ABK Fandi Ramadhan Lolos dari Tuntutan Hukuman Mati
Bagikan