Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu

Barang bukti puluhan ton impor bawang dan cabai ilegal di Pontianak, Kalimantan Barat. Foto: Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Praktik impor ilegal komoditas pangan dalam jumlah besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang masuk secara ilegal ke Indonesia berhasil dibongkar.

“Mengamankan puluhan ton bawang dan bahan pangan lainnya yang diduga masuk secara ilegal ke Indonesia,” kata Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak, kepada wartawan, Sabtu (18/4).

Baca juga:

Bea Cukai Sita 160 Juta Batang Rokok Impor Ilegal Senilai Rp 399,2 Miliar

Baju Sitaan Impor Ilegal Made in Tiongkok dan Bangladesh Bakal Diberikan ke Korban Banjir

2 Lokasi Penggerebekan

Penggerebekan dilakukan di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama berada di Jalan Budi Karya No.5, Jumat (17/4), Penyidik menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay kuning dengan total mencapai 10,35 ton.

Di lokasi kedua, Jalan Budi Karya Komplek Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, tim kembali menemukan komoditas serupa dalam jumlah lebih besar.

“Penyitaan di lokasi dua cabai kering. Penyidik kemudian menemukan 12,796 ton bawang bombay,” imbuh Ade.

Baca juga:

Amran Tidak Bakal Beri Ampun Penyelundup Bawang dan Cabai Lewat Kalimantan Barat

Jaringan Pemasok Utama

Berdasarkan pendalaman, bawang merah diduga berasal dari Thailand, bawang putih dan cabai kering dari China, serta bawang bombay dari Belanda.

Barang-barang tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur Malaysia sebelum beredar di wilayah Kalimantan Barat. “Saat ini jaringan pemasok utama masih dalam pengejaran kami,” imbuh Ade.

Penyidik juga tengah menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut.

Baca juga:

Pasokan Terganggu, Harga Bawang Merah Alami Kenaikan di Awal April 2026

“Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tandasnya.

Sebagai bagian dari proses hukum, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan barang dan berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak terkait penitipan barang bukti. (Knu)

#Impor Ilegal #Impor Pangan #Penyelundupan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 20,9 ton.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Indonesia
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan 760 kg merkuri di Tanjung Priok. Dalam penggeledahan itu, dua orang ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Indonesia
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Kemendag resmi menerbitkan Permendag 11/2026 yang memperketat impor komoditas pangan seperti gandum, kacang, hingga beras pakan. Berlaku mulai 8 Mei 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Demi Swasembada Pangan, Kemendag Perketat Impor Sejumlah Komoditas
Indonesia
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Secara total ada 76.756 unit dengan total nilai Rp 235.089.800.000.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Indonesia
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Praktik impor ilegal komoditas pangan dalam jumlah besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang masuk secara ilegal ke Indonesia berhasil dibongkar.
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Indonesia
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Pembentukan satgas tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Indonesia
Harga Telur Ayam dan Cabai Terus Alami Kenaikan Setiap Hari
Cabai rawit merah mencapai Rp 78.600 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp 32.450 per kg.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Harga Telur Ayam dan Cabai Terus Alami Kenaikan Setiap Hari
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
DPR Ingatkan Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Ancam Pasokan Pupuk dan Harga Pangan
Komisi IV DPR mengingatkan dampak perang AS-Israel vs Iran. Hal itu bisa mengancam pasokan pupuk dan harga pangan.
Soffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
DPR Ingatkan Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Ancam Pasokan Pupuk dan Harga Pangan
Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 6,1 Ton
Truk tersebut lalu dibawa ke Markas Kodaeral III untuk pemeriksaan muatan. Petugas pun menemukan pasir timah yang dikemas dalam beberapa kardus.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 6,1 Ton
Bagikan