KSAU Hadi Tjahjanto Dorong Prajurit TNI AU Harus Selalu Kreatif dan Inovatif

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 29 Juli 2017
KSAU Hadi Tjahjanto Dorong Prajurit TNI AU Harus Selalu Kreatif dan Inovatif

KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam Hari Bhakti TNI AU di Yogyakarta (Foto: Twitter @_TNIAU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara harus selalu melakukan inovasi, berpikir rasional, dan bersinergi satu dengan yang lain, demikian pernyataan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

"Dengan demikian, TNI AU akan mampu mencari solusi terbaik di setiap hambatan. 'We are the system, we are the unity and we are the Indonesian Air Force," kata KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto di Lapangan Dirgantara Kesatrian Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Sabtu (29/7).

Pada upacara peringatan Hari Bhakti Ke-70 TNI AU, Hadi menegaskan semangat pengabdian yang tulus, rela berkorban, dan dedikasi yang tinggi hendaknya menjadi spirit dan motivasi bagi seluruh prajurit TNI AU.

"Nilai-nilai kepahlawanan yang tidak pernah lekang oleh waktu seperti pengabdian yang tulus, rela berkorban untuk negara dan bangsa adalah bukti nyata dari jiwa kesatria, militan, dan loyal kepada Ibu Pertiwi," kata KSAU Hadi Tjahjanto.

Hari Bhakti TNI AU yang diperingati setiap tahun itu berawal dari adanya dua peristiwa penting yang terjadi pada 29 Juli 1947. Peristiwa pertama, munculnya heroisme para kadet penerbang AU yakni Kadet Penerbang Mulyono, Sutarjo Sigit, dan Suharnoko Harbani untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.

Para kadet itu melakukan serangan udara pada pagi hari ke kubu pertahanan Belanda di Semarang, Ambarawa, dan Salatiga, Jawa Tengah. Serangan udara itu merupakan operasi udara pertama kali dan menjadi cikal bakal operasi udara yang terus dikembangkan TNI AU.

Peristiwa kedua, gugurnya perintis dan pendahulu TNI AU yakni Komodor Udara Agustinus Adisutjipto, Komodor Udara Abdulrachman Saleh, dan Opsir Muda Udara I Adisumarmo. Pada saat itu para pejuang tersebut sedang melakukan misi kemanusiaan membawa obat-obatan bantuan dari Palang Merah Malaya untuk Palang Merah Indonesia.

Rangkaian Hari Bhakti Ke-70 TNI AU diisi dengan kegiatan bakti sosial di Banyumas, peresmian monumen pesawat, ziarah di Monumen Sejarah Perjuangan Ngoto, sambungrasa di Museum Dirgantara Mandala, napak tilas serangan udara, dan wisuda purnabakti perwira tinggi TNI AU.(*)

Sumber: ANTARA

#TNI AU #Hadi Tjahjanto #Angkatan Udara #Prajurit TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Pesawat ini juga dikerahkan untuk mengisi bahan bakar pesawat tempur di udara atau air to air refuiling.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
TNI AU Lirik pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport Seperti Prancis
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Empat prajurit TNI AU tersangka penganiayaan Serda Ahmad Muzammil Farisa berpotensi diberhentikan tidak hormat. Ini kronologi pemukulan hingga korban meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kronologi Serda Ahmad Dipukul 3 Kali hingga Meninggal, 4 Tersangka Terancam Dipecat
Indonesia
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Puspom TNI AU menetapkan empat prajurit sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Serda Ahmad Muzammil yang berujung kematian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Kasus Penganiayaan Serda Ahmad: 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka, Terancam 9 Tahun Penjara
Indonesia
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Puspom AU menetapkan empat prajurit TNI AU sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan Serda Ahmad Muzammul Farisa meninggal.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 16 September 2026
Serda Ahmad Meninggal Usai Diduga Dianiaya Senior, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka
Indonesia
Tentara Amerika Serikat Datang ke Manado, Bawa C-130 untuk Latihan Bersama TNI-AU
Latihan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pangkalan Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada 7–11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tentara Amerika Serikat Datang ke Manado, Bawa C-130 untuk Latihan Bersama TNI-AU
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Bagikan