Alasan TNI Rekrut Pilot Sipil Jadi Penerbang Pesawat Angkut dan Helikopter

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Alasan TNI Rekrut Pilot Sipil Jadi Penerbang Pesawat Angkut dan Helikopter

Penerbang TNI AU usai mengikuti gladi kotor ke-2 jelang HUT ke-80 RI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (14/8/2025). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/bar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - TNI Angkatan Udara merekrut pilot sipil untuk menjadi penerbang pesawat angkut dan helikopter milik TNI AU.

"Sekarang sudah ada 31 orang penerbang sipil yang sumbernya dari penerbang sipil kami rekrut menjadi penerbang Angkatan Udara. Mereka kita fokuskan untuk penerbang atau pilot pesawat angkut maupun pesawat helikopter," kata Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono


Tonny mengatakan, hal tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat kualitas sumber daya manusia TNI AU, terutama di bidang penerbang.

Program perekrutan itu juga bagian dari upaya TNI AU dalam membuka kesempatan bagi para pilot sipil yang ingin mengabdi pada negara.

Baca juga:

Bakal Punya Jet-Jet Tempur Baru, TNI AU Ubah Pola Pendidikan Pilot AAU

Tonny menjelaskan ke-31 pilot sipil tersebut direkrut dari sekolah penerbang yang telah bekerja sama dengan TNI AU.

Para penerbang tersebut kemudian mengikuti pendidikan penyesuaian standardisasi oleh TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

"Standardisasi ini maksudnya bahwa kita mempunyai standar dengan level yang sama. Mereka kita tuntut juga mempunyai attitude, kemudian mempunyai skill yang sama dengan penerbang Angkatan Udara," kata Tonny

Ia menegaskan, berupaya mengubah silabus agar materi pendidikan yang diberikan kepada peserta penerbang sipil sesuai dengan standar yang diterapkan TNI AU.

Di mana, setelah proses pendidikan, barulah para penerbang ditempatkan di skuadron TNI AU yang membutuhkan.

Dengan adanya program ini, TNI AU dapat melahirkan penerbang-penerbang yang berkualitas dan siap membela negara.

"Kita harapkan mendapatkan penerbang-penerbang yang muda yang mempunyai apa skill yang nantinya juga bisa kita bina menjadi semakin baik," katanya di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (10/4).

#TNI AU #Pilot #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
OMC Sebar 9 Ton Bahan Semai untuk Tekan Karhutla, Hujan Turun di Seluruh Sumsel
Dalam operasi pada Rabu (28/10), Satgas Udara mengerahkan pesawat untuk menyemai awan menggunakan total sembilan ton bahan semai.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
OMC Sebar 9 Ton Bahan Semai untuk Tekan Karhutla, Hujan Turun di Seluruh Sumsel
Indonesia
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Korban meninggal bukan karena ditembak sesama anggota TNI sebagaimana dikabarkan di media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Olahraga
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Kodam XVII Cenderawasih berhasil menjuarai Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Indonesia
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Geger! Mantan anggota Kopassus dibacok tetangga di Jakarta Garden City (JGC) Cakung gara-gara cekcok proyek renovasi rumah. Simak kronologi duel berdarahnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Indonesia
F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba
TNI AU menguji pendaratan dan lepas landas F-16 Fighting Falcon serta Super Tucano di Tol Paspro, Jawa Timur, sebagai bagian dari kesiapan pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
F-16 dan Super Tucano Mendarat di Jalan Tol, Ini Alasan TNI AU Menggelar Uji Coba
Berita Foto
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Oktober 2026
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Bagikan