Kronologi Penangkapan Andi Arief
Politisi Demokrat Andi Arief usai ditangkap kasus narkoba (ist)
MerahPutih.com - Penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat, Andi Arief pada Minggu (3/3) di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat dilakukan selama kurang lebih 4 jam. Hal itu diungkapkan Manager Menara Peninsula Hotel, Elizabeth Ratna Sari.
Diketahui anggota korps Bayangkara datang ke Hotel Peninsula sekitar pukul 20.50 WIB, Minggu (3/3) malam. Proses penangkapan berlangsung hingga dini hari.
"Kalau dari kami, beberapa polisi datang pukul 20.50 WIB, lalu ada penyelidikan penangkapan selesai pukul 01.00 WIB pagi kurang-lebih. Kami belum diberi kewenangan soal detail kronologis," ujar Elizabeth di Jakarta, Senin (4/3).
Lebih lanjut, Elizabeth mengaku, aparat kepolisian datang dengan membawa surat resmi. Polisi meminta bantuan pihak hotel untuk mendampingi.
"Kami bisa konfirmasi pihak kepolisian yang datang bawa surat resmi yang minta bantuan hotel untuk mendampingi sampai ke kamar. Karena itu wilayah hotel," jelasnya.
Karena bukan wewenang hotel, lanjut dia, pihaknya tidak bisa membocorkan siapa yang digerebek polisi dan teman wanitanya itu.
"Cuma karena ini masih pengembangan penyelidikan kami belum bisa berikan keterangan detil soal tamu dan oknum terkait," tutupnya. (Asp)
Baca Juga: Fakta Penangkapan Andi Arief: Sabu Bareng Cewek Sambil Tonton Dangdut Academy Sampai Tolak Tes Urine
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
BNN Ungkap 4,11 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Narkoba pada 2025
Marak Disalahgunakan, DPR Desak Penjualan Whip Pink Diperketat
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Tren Mabuk Gas Tertawa Whip Pink, Ternyata Bahayanya Luar Biasa
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap