Kritik Anies 'Jaim' Soal Banjir, Jakarta Butuh Pemimpin Rasional dan Logis

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 02 Januari 2020
Kritik Anies 'Jaim' Soal Banjir, Jakarta Butuh Pemimpin Rasional dan Logis

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kawasan Cawang UKI, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020) (ANTARA/ Livia Kristianti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi DKI Jakarta tengah mengalami bencana banjir, pengamat politik dari Universitas 17 Agustus, Jakarta, Samsul Ode, menegaskan masyarakat Ibu Kota kini membutuhkan pemimpin yang mampu menjelaskan secara rasional dan logis untuk mengatasi krisis yang terjadi.

"Masih bermain wacana dan citra di tengah kondisi yang krisis macam ini. Butuh pemimpin yang rasional dan logis untuk masa seperti ini. Ini bukan masa kampanye lagi, sudah hampir 2 tahun menjabat," kata Samsul Ode, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/1).

Baca Juga:

Banjir Terjang Jakarta, Anies Dianggap Enggak Fokus

Samsul menjelaskan pemimpin harus tahan kritik saat kondisi krisis, harus berani "head to head" dengan realita dan keadaan. Dia pun kembali mengkritik sikap Gubernur Anies Baswedan saat terjadi bencana banjir di awal tahun ini.

"Kalau misal dibandingkan dengan Gubernur Jakarta sebelumnya, yang sangat rasional dan logis sampe marah setiap kali ada banjir yang tidak tertangani. Pak Anies sampe situasi seperti ini masih jaim," tutur dia, dikutip dari Antara.

banjir tahun baru 2020
Banjir Jakarta di awal tahun 2020. ANTARA/ Dokumen

Baca Juga:

Soroti Banjir di Jakarta, Jokowi Minta Semua Jajaran Bergerak

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mau menyalahkan pihak manapun serta siap untuk bertanggung jawab menanggulangi masalah banjir yang saat ini melanda Ibu Kota.

"Pemprov DKI mengambil sikap bertanggung jawab atas masalah yang sekarang muncul. Kami respon cepat, kami bantu tangani. Pada saat ini kami tidak mau nyalahkan siapapun dan apapun sekarang adalah saatnya memastikan warga selamat dan terlindungi," kata Anies.

Menurut Gubernur, saat ini prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalaj mengevakuasi masyarakat dari banjir sehingga tidak ada korban akibat hujan dengan curah tinggi yang mengguyur Jakarta sejak sore kemarin.

"Saya sampaikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI tidak ada saling menyalahkan pada fase ini. Tidak usah menyalahkan orang pada fase ini. Prioritas saat ini seluruh warga Jakarta terselamatkan," kata Anies. (*)

Baca Juga:

Banjir Jakarta Meluas seperti 2010, Anies Dianggap Lalai

#Banjir Jakarta #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (4/5) malam menyebabkan ratusan Rukun Tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Selasa (5/5) pagi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ratusan RT Jakarta Dikepung Banjir, Gubernur Pramono Tunjuk Biang Keroknya Ada 2
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Indonesia
Malam Ini 55 Rukun Tetangga dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Banjir tersebut berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
Malam Ini  55 Rukun Tetangga  dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Hujan deras picu banjir di Jabodetabek. Sebanyak 31 RT di Jakarta terendam dengan ketinggian air hingga 130 cm, Tangsel juga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Banjir Jakarta Meluas: 31 RT Terendam, Pondok Aren Tangsel Ikut Tergenang
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Bagikan