Soroti Banjir di Jakarta, Jokowi Minta Semua Jajaran Bergerak

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 01 Januari 2020
Soroti Banjir di Jakarta, Jokowi Minta Semua Jajaran Bergerak

Kendaraan melewati banjir di kawasan Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Rabu (1/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo menyoroti bencana banjir yang melanda sejumlah daerah, khususnya Jakarta dan Jawa Barat, pada Rabu (1/1) ini.

Jokowi mengingatkan, hal paling penting adalah yang berkaitan dengan keselamatan warga.

Baca Juga:

Menteri PUPR Tinjau Banjir di Ruas Tol Dalam Kota Menuju Bandara

“Jadi BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), pemerintah provinsi, Basarnas, semuanya harus segera bergerak bersama-sama untuk memberikan rasa aman, memberikan keselamatan kepada warga yang terkena bencana banjir. Itu yang pertama,” kata Jokowi dalam keterangannya.

Sementara yang kedua, menurut Jokowi, yang berkaitan dengan normalisasi untuk fasilitas-fasilitas umum.

"Karena ini sudah masuk, di Jakarta sudah masuk ke (Bandara) Halim (Perdanakusuma), beberapa sudah masuk ke Tol Cikampek, kemudian juga di beberapa objek vital, ini harus segera di normalisasi sehingga fungsi-fungsi itu kembali menjadi normal," ungkap dia.

Jokowi menegaskan, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi harus bekerja bersama-sama dalam menanggulangi urusan-urusan banjir.

Petugas mengevakuasi korban meninggal dunia dalam banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)
Petugas mengevakuasi korban meninggal dunia dalam banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)

“Karena pemerintah pusat memang ini baru dalam proses dan belum selesai, misalnya Waduk Cimahi (dan) Waduk Ciawi mungkin baru tahun depan selesai tetapi di luar itu semuanya harus dikerjakan. Saya tadi sudah memerintahkan Menteri PU untuk cek lapangan,” ujar Jokowi.

Baca Juga:

Banjir Jakarta Meluas seperti 2010, Anies Dianggap Lalai

Ia lantas mengimbau kepada warga untuk berhati-hati dalam menghadapi datangnya musim hujan yang berpotensi banjir di sejumlah daerah.

Sebagaimana diketahui, akibat hujan yang terus turun sejak Rabu (1/1) dini hari hingga pagi ini, sejumlah wilayah di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang digenangi banjir. Bahkan, Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, tidak beroperasi karena landasannya tergenang banjir.

Dari laporan BPBD DKI, ada sembilan warga yang tewas karena banjir. (Knu)

Baca Juga:

Guru Ngaji Meninggal Dunia dalam Banjir di Kelurahan Cipinang Melayu

#Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Alasannya, cuaca ekstrem yang masih terjadi saat ini akan membuat penambalan jalan tidak akan bertahan lama.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Indonesia
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Rencana proyek normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Barat untuk mengatasi banjir mendapat dukungan lampu hijau dari DPRD.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Indonesia
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemprov DKI Jakarta tak bisa hanya mengandalkan modifikasi cuaca untuk atasi banjir.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
ejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Indonesia
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambah pompa air di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mempercepat surutnya banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Bagikan