Guru Ngaji Meninggal Dunia dalam Banjir di Kelurahan Cipinang Melayu

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 01 Januari 2020
Guru Ngaji Meninggal Dunia dalam Banjir di Kelurahan Cipinang Melayu

Petugas mengevakuasi korban meninggal dunia dalam banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang guru mengaji bernama M Ali (82) meregang nyawa saat banjir melanda kediamannya di Kelurahan Cipinang Melayu, RT 4 RW 4, Rabu (1/1).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Yusri Yunus mengatakan, saat ini jasad korban sudah dievakuasi dari rumahnya yang terdampak banjir cukup tinggi.

Baca Juga:

Banjir Kepung Jakarta, Ini Komentar Tina Toon

"Korban banjir di antaranya sampai saat ini di Cipinang Melayu ada satu yang meninggal dunia," ujar Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Rabu (1/1).

Selain guru ngaji tersebut, diduga masih ada dua orang warga lain yang meninggal dunia dalam upaya evakuasi. Diketahui banjir di Cipinang Melayu cukup tinggi yakni seleher orang dewasa.

Petugas mengevakuasi korban meninggal dunia dalam banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)
Petugas mengevakuasi korban meninggal dunia dalam banjir di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta. (Foto: MP/Istimewa)

Yusri mengatakan, bukan hanya petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, polisi pun ikut membantu proses evakuasi.

Direktur Sabhara Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Ngajib pun ikut turun ke lokasi membantu mengevakuasi korban bencana banjir di sana bersama anggotanya.

Baca Juga:

Polisi Ikut Bantu Evakuasi Korban Banjir

Ngajib nampak ikut evakuasi dengan perahu karet. Orang tua, bayi, hingga warga yang meninggal dibantunya dalam evakusi tersebut.

"Di Cipinang Melayu ketinggian banjir 2 sampi 3 meter. (Dir Sabhara membantu) dua keluarga yang di antara ada 1 anak bayi terjebak banjir di rumah di tengah-tengah lokasi banjir. Jarak rumah korban dengan tepian kurang lebih 200 meter," paparnya. (Asp)

Baca Juga:

Bandara Halim Terendam Banjir, Maskapai Citilink di Bandara Adi Soemarmo Batalkan Penerbangan

#Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Alasannya, cuaca ekstrem yang masih terjadi saat ini akan membuat penambalan jalan tidak akan bertahan lama.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Indonesia
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Rencana proyek normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Barat untuk mengatasi banjir mendapat dukungan lampu hijau dari DPRD.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Indonesia
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemprov DKI Jakarta tak bisa hanya mengandalkan modifikasi cuaca untuk atasi banjir.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
ejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Indonesia
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, sebagian besar wilayah Jakarta yang terendam banjir sudah surut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Indonesia
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menambah pompa air di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk mempercepat surutnya banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Respons Keluhan Warga Terdampak Banjir, Gubernur DKI Tambah Pompa Air di Rawa Buaya
Indonesia
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan banjir di ibu kota bisa surut dalam waktu 1 hingga 1 setengah jam saja dengan sistem pompa air yang baru.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
DPRD Tagih Janji Gubernur Pramono Banjir Jakarta Surut 1,5 Jam dengan Sistem Pompa
Bagikan