KPU Kota Tangsel Sebut Coklit Data Warga di Pilkada Sudah Capai 50 Persen

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 07 Juli 2024
KPU Kota Tangsel Sebut Coklit Data Warga di Pilkada Sudah Capai 50 Persen

KPU dan Pantarlih Kota Tangerang Selatan melakukan coklit di kediaman Sekda, Bambang Noertjahjo. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan bersama petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih), menyambangi kediaman Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo di Jalan Garut No. 78 RT 1 RW 2 Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Minggu (7/7) pagi.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) dokumen identitas Sekda Bambang Noertjahjo, dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Pada 27 November 2024, Kota Tangsel akan menggelar dua pertarungan politik, yaitu Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten dan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Tangsel.

Bambang Noertjahjo mengatakan, bahwa ada dua orang di dalam satu Kartu Keluarga (KK) miliknya mempunyai hak pilih di Pilkada 2024.

Baca juga:

Gerindra Usung Riza Patria-Marshel untuk Pilkada Tangsel

Ia pun menerangkan, sebenarnya ada banyak penghuni di rumah yang ia tempati. Hanya saja, para penghuni lain merupakan pekerjanya yang memiliki KTP di luar wilayah Kota Tangerang Selatan.

Sementara untuk kedua anaknya, belum memiliki kwajiban untuk memberikan suara pada pilkada tahun ini, karena usianya masih di bawah 17 tahun.

"Sesuai dengan KK yang saya miliki. Jadi anak saya 2 masih di bawah umur, jadi tidak memiliki hak pilih. Jadi sementara ini yang mempunyai hak pilih di rumah saya itu 2 orang," kata Bambang kepada wartawan, Minggu (7/7).

"Yang saat ini kerja di rumah saya itu belum dipindahkan masih di tempat tinggal terdaftarnya masing-masing," lanjutnya.

Baca juga:

Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik 2024, Ajak Warga Berkolaborasi

Pantarlih sudah melakukan pencocokan dan penelitian data warga Kota Tangsel di atas 50 persen
Pantarlih sudah melakukan pencocokan dan penelitian data warga Kota Tangsel di atas 50 persen. Foto: MerahPutih.com/Asropih

Sedangkan di lokasi yang sama, Komisioner KPU Kota Tangsel, Widya Victoria mengungkapkan, petugas Pantarlih melakukan pencocokan dan penelitian data warga Kota Tangsel untuk Pilkada sudah di atas 50 persen.

"Kita sudah minggu ke dua ini alhamdulilah rata-rata di atas 50 persen," kata Widya.

Widya Victoria juga menyebutkan, KPU Kota Tangsel menargetkan pada minggu ketiga kerja Pantarlih harus mencapai 100 persen.

"Artinya, ketika minggu keempat di minggu terakhir masa kerja Pantarlih ini melakukan penelitian terhadap dokumen-dokumen tentunya itu," tutupnya.

Baca juga:

KPU DKI Terima Perbaikan Dokumen Dharma-Kun Wardana untuk Pilkada Jakarta

Seperti diketahui, KPU Kota Tangsel telah melantik sebanyak 3.893 petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) untuk membantu kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten 2024.

Setelah dilantik, KPU Kota Tangsel langsung mengerahkan 3.893 petugas Pantarlih untuk melaksanakan proses pencocokan dan penelitian (Coklit) dalam rangka Pilgub Banten dan Pilwalkot Tangsel.

Kegiatan Coklit akan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 24 Juni hingga 25 Juli 2024. Tugas Pantarlih mendatangi pemilih secara langsung dengan datang ke rumah untuk memvalidasi dengan mengecek dokumen identitas pemilih baik KTP dan KK. Pencoklitan ini merupakan tahapan krusial dalam pemutakhiran data pemilih.

Ketua KPU Kota Tangsel, Taufiq MZ, mengimbau kepada masyarakat untuk menerima dengan baik petugas Pantarlih untuk melakukan Coklit untuk Pilkada 2024. Diingatkan Taufiq MZ lagi, petugas Pantarlih menggunakan atribut resmi saat Coklit.

"Stiker Coklit, ID Card, topi, rompi, buku kerja dan Aplikasi E-Coklit," kata Taufiq MZ. (Asp)

#Pilkada 2024 #Tangerang Selatan Banten #KPU
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
KIP Tetapkan Ijazah Jokowi Sebagai Informasi Terbuka, KPU Wajib Berikan Salinan
KIP menyatakan salinan ijazah mantan Presiden Jokowi yang digunakan dalam pencalonan presiden pada 2014 dan 2019 merupakan informasi terbuka.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
 KIP Tetapkan Ijazah Jokowi Sebagai Informasi Terbuka, KPU Wajib Berikan Salinan
Indonesia
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Perpanjangan itu didasari hasil evaluasi status darurat sampah tahap pertama yang berakhir pada Senin (5/1)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Indonesia
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
KPU juga menggandeng Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memvalidasi pemilih di mancanegara menggunakan Nomor Induk Kependudukan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Indonesia
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Tidak akuntabel dan tidak transparannya laporan keuangan partai politik turut memperbesar risiko masuknya aliran dana tidak sah ke dalam sistem kepartaian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 13 Desember 2025
Temuan Awal Duit Korupsi Bupati Lampung Tengah Rp 5 Miliar, Diduga Buat Bayar Utang Pilkada
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
17 Wilayah Tangerang Selatan Banjir, Genangan Tertinggi di Perumahan Puri Bintaro Indah
Banjir menyusul hujan deras yang terjadi sejak Selasa (18/11) siang.
Frengky Aruan - Selasa, 18 November 2025
17 Wilayah Tangerang Selatan Banjir, Genangan Tertinggi di Perumahan Puri Bintaro Indah
Indonesia
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Siswa SMPN 19 Tangsel Tewas Dibully, Belum Ada Tersangka
Namun, hingga kini Polres Tangerang Selatan belum menetapkan satupun orang sebagai tersangka dalam kasus perundungan yang berujung kematian korban.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Siswa SMPN 19 Tangsel Tewas Dibully, Belum Ada Tersangka
Indonesia
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Penyidik Polres Tangsel telah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan kepala sekolah, wali kelas, serta saksi pelajar yang mengetahui kejadian.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Indonesia
Modal Pistol & Seragam, Jaksa Gadungan Tangsel Tipu Rp 310 Juta Ternyata Pernah Mengabdi di Kejaksaan
Tonny yang saat ditangkap tengah memakai seragam kejaksaan itu telah diberhentikan dengan tidak hormat alias dipecat sebagai jaksa sejak tahun 2009.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
Modal Pistol & Seragam, Jaksa Gadungan Tangsel Tipu Rp 310 Juta Ternyata Pernah Mengabdi di Kejaksaan
Indonesia
Ketua Komisi II DPR Kritik KPU: Kalau Bisa Pakai Pesawat Biasa, Kenapa Harus Private Jet?
Komisi II DPR mengkritik KPU yang menyewa private jet dibandingkan menggunakan pesawat biasa.
Soffi Amira - Rabu, 29 Oktober 2025
Ketua Komisi II DPR Kritik KPU: Kalau Bisa Pakai Pesawat Biasa, Kenapa Harus Private Jet?
Bagikan