KPU Kabupaten Tangerang Berharap Partisipasi Pemilih Pilkada Capai 80 Persen

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Juni 2024
KPU Kabupaten Tangerang Berharap Partisipasi Pemilih Pilkada Capai 80 Persen

Petugas KPPS berbusana budaya Betawi duduk di dekat bilik suara pencoblosan di saat petugas lainnya melakukan persiapan pemungutan suara dengan menghitung kertas suara di TPS 10 Gambir, Jakarta Pusat,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pilkada Kabupaten Tangerang akan berlangsung dengan pelaksanaan hari pencoblosan pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menargetkan tingkat partisipasi pemilih Pilkada Bupati/Wakil Bupati dan Gubernur/Wakil Gubernur tahun 2024 mencapai lebih 80 persen.

"Yang jelas pada Pilkada ini kami menargetkan partisipasi pemilih itu lebih dari angka 80 persen," kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhammad Umar di Tangerang, Kamis (13/6).

Ia menyebutkan, capaian target partisipasi pada Pilkada tahun ini diyakini bakal melebihi target. Hal itu bisa dilihat dari pengalaman dalam menyelenggarakan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada 14 Februari 2024 lalu yang memberikan bekal cukup untuk mempersiapkannya dengan lebih baik.

Baca juga:

MK Kabulkan 44 Gugatan Sengketa Pilleg, KPU: Putusan Tak akan Ganggu Persiapan Pilkada 2024

"Pasti ada peningkatan, karena berbeda dari tahun 2018 lalu penyelenggaraan Pilkada tidak dilakukan secara serentak. Tetapi mudah-mudahan dengan diserentakannya Pilkada tahun ini bisa meningkatkan tingkat partisipasi pemilih," katanya.

Ia mengatakan, sebagai upaya mencapai target dari capaian partisipasi pemilih tersebut, KPU Kabupaten Tangerang telah melakukan berbagai sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran demokrasi di kalangan masyarakat.

Salah satunya, seperti dengan menetapkan dan memperkenalkan maskot Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 berupa karakter si Bambu sebagai ciri khas daerah Kabupaten Tangerang.

Selain menetapkan maskot, pihaknya telah memiliki tiga jingle baru untuk memeriahkan dan menarik minat masyarakat dalam berpartisipasi pada Pilkada serentak tersebut. (*)

#UU Pilkada #Pilkada 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan mengusulkan pilkada hanya memilih kepala daerah. Wakil kepala daerah ditunjuk oleh pemenang, bisa 2–3 orang sesuai kebutuhan daerah.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Indonesia
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
"Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja," kata Saleh
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
Indonesia
MK Putuskan Pilkada Langsung Dipilih Rakyat, PPP: Jalani Saja
Putusan MK tersebut tidak ada yang berubah dari semula bahwa pelaksanaan pilkada di Indonesia tetap dipilih oleh rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
MK Putuskan Pilkada Langsung Dipilih Rakyat, PPP: Jalani Saja
Indonesia
MK Putuskan Pilkada Dipilih Rakyat, DPR Belum Akan Bahas Aturan Baru
Komisi II DPR berkomitmen agar amendemen yang dihasilkan dapat memperbaiki kualitas demokrasi ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
MK Putuskan Pilkada Dipilih Rakyat, DPR Belum Akan Bahas Aturan Baru
Indonesia
Komisi II DPR Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung
Perdebatan mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah sudah semestinya diakhiri.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Komisi II DPR Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung
Indonesia
MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Oleh Rakyat, Tidak Ada Tafsiran Lain
Pemohon mengungkapkan permintaan tersebut dilatarbelakangi muncul kembali wacana mengenai kemungkinan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari sistem pemilihan langsung oleh rakyat menjadi mekanisme pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Oleh Rakyat, Tidak Ada Tafsiran Lain
Indonesia
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Kompetisi antarkader di internal partai politik harus berjalan secara sehat dan tidak menghalalkan segala cara dan transaksional
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Indonesia
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Dedi menekankan bahwa anggota DPRD merupakan representasi sah yang dipilih langsung oleh rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Indonesia
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Ongkos yang besar sejak tahap pencalonan membuat banyak kandidat sudah mengeluarkan uang banyak, tetapi belum tentu bisa maju dalam kontestasi.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Indonesia
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Kalau kita ingin melaksanakan demokrasi ini, rakyatnya harus dicerdaskan
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Bagikan