Pilgub Jabar 2018

KPU Jabar Akan Koordinasi dengan KPK soal LHKPN Cagub/Cawagub

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 24 Januari 2018
KPU Jabar Akan Koordinasi dengan KPK soal LHKPN Cagub/Cawagub

Ilustrasi pemilu. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akan berkoordinasi dengan KPK terkait Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Sejauh ini, empat bakal calon sudah melaporkan LHKPN mereka yang terbaru.

Demikian disampaikan Komisioner KPU Jabar Endun Abdul Haq di Kantor KPU Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (24/1). Dijelaskan Endun, sesuai surat edaran dari KPK, bahwa KPU hanya bertugas menerima surat tanda terima LHKPN tersebut dari KPK. Selanjutnya proses audit diserahkan sepenuhnya kepada lembaga anti rasuah tersebut.

"Kami akan menerima dan berkoordinasi dengan KPK soal LHKPN, dan akan menyerahkan hasil analisanya soal LHKPN tersebut dari 8 calon. Kemudian KPK akan mengirimkan hasil analisa ke KPU, lalu kita akan mengagendakan bersama KPK untuk mempublish besaran LHPKPN para calon," kata Endun.

LHKPN sendiri merupakan syarat calon kepala daerah. Saat proses pendaftaran beberapa hari yang lalu, ditemukan ada kekurangan dari beberapa calon yang tidak melampirkan LHKPN yang terbaru sehingga perlu diperbaiki kembali. "Dalam masa perbaikan kemarin ada beberapa calon yang melakukan perbaikan LHKPN terbaru," ucap Endun

Terkait jika saat proses analisa ditemukan ada keganjilan dalam LHKPN para calon, Endun mengatakan, semuanya diatur oleh KPK. KPU lanjutnya tidak bisa ikut campur ke ranah sana karena tugasnya hanya menerima administratif.

"Terkait itu kewenangan sepenuhnya ada di KPK, kita harapkan bersama KPK 8 orang ini akan mempublish berapa besaran hasil analisa KPK. Kalau ada kelainan itu ada mekanisme tersendiri di KPK," tambahnya.

Berita ini laporan Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Bandung dan sekitarnya

#KPU Jawa Barat #Pilgub Jawa Barat 2018 #Komisi Pemberantasan Korupsi #LHKPN
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Jadi Tersangka Suap, Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta Punya Harta Hampir Rp 1 Miliar
KPK mengamankan Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dalam OTT kasus dugaan suap sengketa lahan. Total harta kekayaannya tercatat Rp 949 juta dalam LHKPN.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Jadi Tersangka Suap, Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta Punya Harta Hampir Rp 1 Miliar
Indonesia
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
salah satu BUMN yang memiliki direksi WNA adalah PT Garuda Indonesia (Persero).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
KPK Wajibkan WNA Yang Jadi Direksi BUMN Lapor Harta Kekayaan
Indonesia
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Jubir Prabowo sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh itu untuk berdiskusi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Indonesia
KPK Gunakan AI untuk Periksa LHKPN, Ribuan Pejabat Dinilai dengan Sistem Skor
KPK mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk pemeriksaan LHKPN pada 2025. Ribuan pejabat dinilai dengan sistem skor dan bendera merah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
KPK Gunakan AI untuk Periksa LHKPN, Ribuan Pejabat Dinilai dengan Sistem Skor
Indonesia
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
KPK memberikan perhatian khusus kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan jajarannya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 November 2025
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
Indonesia
Laporkan Kekayaan Rp 3,08 Triliun ke KPK, Denny JA: Keterbukaan Adalah Spirit Kepemimpinan
KPK umumkan kekayaan Denny JA sebesar Rp 3,08 triliun. Presiden Komisaris PHE ini tekankan transparansi dan tanggung jawab sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 November 2025
Laporkan Kekayaan Rp 3,08 Triliun ke KPK, Denny JA: Keterbukaan Adalah Spirit Kepemimpinan
Indonesia
KPK Bakal Panggil Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Buntut LHKPN yang Tak Sesuai
KPK akan melakukan klarifikasi untuk memastikan kewajaran isi laporan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 September 2025
KPK Bakal Panggil Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu Buntut LHKPN yang Tak Sesuai
Indonesia
Erick Thohir Resmi Jadi Menpora, Ini Harta Fantastis yang Dimilikinya
Harta Menpora baru Erick Thohir didominasi oleh surat-surat berharga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 September 2025
Erick Thohir Resmi Jadi Menpora, Ini Harta Fantastis yang Dimilikinya
Indonesia
Angga Raka Prabowo Dilantik Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Kekayaannya Capai Rp 33 Miliar
Pelantikan Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 September 2025
Angga Raka Prabowo Dilantik Jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Kekayaannya Capai Rp 33 Miliar
Indonesia
Jadi Tersangka Korupsi Chromebook, Ini Kejanggalan Naik Turun Harta Nadiem Saat Jabat Menteri
Sosok Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menjadi sorotan pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 September 2025
Jadi Tersangka Korupsi Chromebook, Ini Kejanggalan Naik Turun Harta Nadiem Saat Jabat Menteri
Bagikan