KPK Telusuri Skema Pembagian Kuota Haji, Libatkan Forum SATHU dan Khalid Basalamah

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 24 April 2026
KPK Telusuri Skema Pembagian Kuota Haji, Libatkan Forum SATHU dan Khalid Basalamah

Pendakwah sekaligus Ketua asosiasi Majelis Utama Travel Indonesia Arahan Haji dan Umrah (Mutiara Haji) Khalid Zeed Abdullah Basalamah di KPK. ANTARA/Rio Feisal

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami peran Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU) dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024 di Kementerian Agama.

Pendalaman dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk penceramah sekaligus pemilik biro perjalanan haji dan umrah Khalid Basalamah pada Kamis (23/4).

Jubir KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penyidik menelusuri keterlibatan forum tersebut dalam proses pengaturan pembagian kuota haji tambahan.

“Penyidik juga mendalami berkaitan dengan Forum Sathu, termasuk bagaimana pengaturan pembagian dan pendistribusian kuota haji,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (24/4).

Baca juga:

KPK Dalami Peran SATHU di Kasus Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Kembalikan Rp 8,4 Miliar

Menurut dia, pendalaman diperlukan karena terdapat indikasi pihak-pihak dalam forum maupun asosiasi penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) yang aktif dalam proses pengaturan kuota tambahan.

KPK sebelumnya juga mengungkap dugaan peran Fuad Hasan Masyhur selaku dewan pembina forum dalam upaya memperoleh tambahan kuota bagi asosiasi yang tergabung di dalamnya.

Budi menambahkan, penyidik turut menelusuri pengelolaan kuota haji setelah dilakukan pembagian (splitting).

“Termasuk juga berkaitan dengan pengelolaan kuota haji pasca dilakukan splitting,” katanya.

Sementara itu, Khalid Basalamah mengaku tidak pernah membahas penambahan kuota haji dengan Fuad Hasan, meskipun ia mengenal sosok tersebut.

Baca juga:

Periksa Gus Yaqut, KPK Selidiki Keterlibatan Pelaku Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

“Interaksi terkait hal itu tidak ada,” ujar Khalid usai pemeriksaan.

Saat perkembangan perkara, KPK telah menetapkan dua tersangka baru, yakni Direktur Operasional Maktour Travel, Ismail Adham dan mantan Ketua Umum Kesthuri, Asrul Azis Taba.

Keduanya diduga melakukan praktik suap untuk memperoleh tambahan kuota haji dari pemerintah Arab Saudi. Ismail disebut memberikan uang kepada eks staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Azis serta pejabat di lingkungan Kementerian Agama.

Pada praktik tersebut, Maktour diduga meraup keuntungan tidak sah hingga Rp 27,8 miliar pada 2024. Sementara itu, Asrul diduga memberikan dana hingga ratusan ribu dolar AS yang berujung pada keuntungan tidak sah bagi sejumlah PIHK.

Baca juga:

Kasus Korupsi Kuota Haji Bertambah, KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru

Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang sebelumnya menjerat mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

KPK menegaskan, pihaknya terus menelusuri keterlibatan berbagai pihak dalam kasus ini, termasuk mekanisme distribusi kuota tambahan yang diduga sarat kepentingan. (Pon)

#KPK #Ustaz Khalid Basalamah #Kuota Haji #Kasus Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Menteri ATR/BPN Nusron Wahid usai Jalani Pemeriksaan KPK sebagai Saksi
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninggalkan Gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Didik Setiawan - 37 menit lalu
Momen Menteri ATR/BPN Nusron Wahid usai Jalani Pemeriksaan KPK sebagai Saksi
Indonesia
Kelar Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap HGB Bogor, Nusron Wahid: Saya Pejabat!
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid penuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan suap HGB Summarecon Bogor. Cek fakta pemeriksaan dan daftar tersangkanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
Kelar Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap HGB Bogor, Nusron Wahid: Saya Pejabat!
Berita Foto
Sidang Lanjutan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Tipikor Jakarta
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 November 2026
Sidang Lanjutan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Tipikor Jakarta
Indonesia
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
KPK resmi menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus suap pejabat Bea Cukai Kemenkeu. Simak update selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
Indonesia
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
KPK menggeledah kantor DLH Klaten pada Kamis (29/10). Penyidik KPK membawa dua koper berisi barang bukti.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
Berita Foto
Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi izin tinggal WNA, Silmy Karim mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 29 Oktober 2026
Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor
Indonesia
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Ruwiya mengaku belum memperoleh informasi secara lengkap mengenai barang atau data yang dibawa tim KPK dari kantor tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Indonesia
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Di tengah kegiatan penggeledahan, aktivitas pelayanan dan pekerjaan pegawai di kantor tersebut masih berlangsung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Indonesia
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
KPK masih merahasiakan jadwal pemanggilan ketiga Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB Summarecon Bogor. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Bagikan