Korlantas Polri Panggil Manajemen Taksi Green SM, Bahas Keselamatan usai Kecelakaan Maut di Bekasi Timur

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Korlantas Polri Panggil Manajemen Taksi Green SM, Bahas Keselamatan usai Kecelakaan Maut di Bekasi Timur

Pertemuan Korlantas Polri dengan manajemen Taksi Green SM. Foto: Dok. Korlantas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menerima audiensi manajemen Taksi Green SM.

Pertemuan ini guna membahas peningkatan keselamatan dan tata kelola transportasi, menyusul sejumlah peristiwa kecelakaan yang menjadi sorotan publik.

Green SM sendiri tengah menjadi sorotan. Sebab, salah satu armadanya dianggap menjadi pemicu kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur, yang menewaskan 16 penumpang perempuan.

Pada pertemuan tersebut, Agus menegaskan setiap peristiwa kecelakaan harus dilihat secara menyeluruh.

Baca juga:

Polisi Periksa Manajemen Green SM Masalah Kecelakaan Maut Stasiun Bekasi Timur

Menurutnya, penyebab kecelakaan tidak hanya berasal dari faktor pengemudi atau human error, tetapi juga bisa dipengaruhi kondisi kendaraan, manajemen perusahaan, hingga faktor jalan dan lingkungan.

“Tidak absolut kesalahan ada pada pengemudi. Bisa juga dari kendaraan atau manajemen. Bahkan korporasi bisa ikut bertanggung jawab,” jelas Agus kepada wartawan di Jakarta dikutip Selasa (5/5).

Selain itu, Agus juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap kejadian kecelakaan, termasuk yang terjadi di perlintasan sebidang kereta api.

Ia menegaskan, hasil analisis kecelakaan dapat menjadi dasar untuk memperbaiki sistem pengawasan dan tata kelola perusahaan transportasi.

Baca juga:

Polisi Periksa Taksi Green SM hingga DJKA usai Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, 31 Saksi Sudah Dipanggil

Selain itu, Korlantas mendorong adanya sistem traffic attitude record untuk memantau perilaku pengemudi secara terintegrasi, termasuk data pelanggaran yang terekam melalui sistem tilang elektronik (ETLE).

“Langkah ini penting untuk memastikan pengemudi memiliki kompetensi sekaligus perilaku berkendara yang baik,” sebut Agus.

Agus juga menawarkan program pelatihan ulang bagi pengemudi melalui Indonesia Safety Driving Center (ISDC), sebagai upaya meningkatkan disiplin dan kesadaran keselamatan berlalu lintas.

“Dari sekitar 10 ribu pengemudi, perlu ada kontrol dan pembinaan. Bisa dilatih kembali agar lebih disiplin dan patuh,” ujarnya. (knu)

#Green SM Indonesia #Korlantas Polri #Kecelakaan Kereta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Bayar Tilang Kini Bisa dari HP, Polri Luncurkan Layanan Baru di Digital Korlantas
Polri meluncurkan pembayaran denda tilang melalui Digital Korlantas serta STNK Digital. Simak mekanisme pembayaran tilang dan fitur STNK Digital.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Bayar Tilang Kini Bisa dari HP, Polri Luncurkan Layanan Baru di Digital Korlantas
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Indonesia
KRL Duri-Tangerang Tabrak Motor Pelajar di Kalideres, Korban Tewas di Lokasi
Pelajar berinisial DK (16) tewas tertabrak KRL Duri-Tangerang di perlintasan Semanan Tembok Bolong, Kalideres, Jakarta Barat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
KRL Duri-Tangerang Tabrak Motor Pelajar di Kalideres, Korban Tewas di Lokasi
Indonesia
Korlantas Optimalkan Face Recognition pada ETLE, Pelanggar Pakai Pelat Nomor Palsu Kini Lebih Mudah Teridentifikasi
Teknologi face recognition mulai dioptimalkan pada sistem ETLE untuk mengidentifikasi pelanggar lalu lintas, termasuk pengendara yang menggunakan pelat nomor palsu.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Korlantas Optimalkan Face Recognition pada ETLE, Pelanggar Pakai Pelat Nomor Palsu Kini Lebih Mudah Teridentifikasi
Indonesia
Korlantas Polri Ingatkan Pelat Nomor Kendaraan Tak Boleh Ditutup atau Dimodifikasi
Korlantas Polri mengingatkan masyarakat untuk tidak menutup atau memodifikasi pelat nomor kendaraan. Pelanggar dapat dikenai sanksi kurungan dua bulan atau denda Rp 500.000.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Korlantas Polri Ingatkan Pelat Nomor Kendaraan Tak Boleh Ditutup atau Dimodifikasi
Indonesia
Korlantas Polri Tegaskan Larangan Parkir di Trotoar, Pelanggar Terancam Denda hingga Rp 250 Ribu
Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraan di trotoar. Pelanggar terancam denda hingga Rp 250 ribu dan ancaman kurungan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Korlantas Polri Tegaskan Larangan Parkir di Trotoar, Pelanggar Terancam Denda hingga Rp 250 Ribu
Indonesia
Korlantas Larang Pengemudi Mobil Dengarkan Musik Terlalu Keras, Hindarkan dari Kecelakaan Lalin
Volume musik yang terlalu keras berisiko menutupi suara penting dari lingkungan sekitar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Korlantas Larang Pengemudi Mobil Dengarkan Musik Terlalu Keras, Hindarkan dari Kecelakaan Lalin
Indonesia
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Dilaporkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya terluka setelah dua kereta api bertabrakan di dekat Kota Bedford.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
2 Kereta Tabrakan di Inggris, Korban Capai 80 Orang
Bagikan