Korban Tewas Gempa Myanmar Tembus 1.700 Orang, Dipastikan Tidak Ada WNI
Arsip - Lokasi gempa bumi Myanmar. /ANTARA/Anadolu/py
MerahPutih.com - Semua Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Myanmar dipastikan selamat tidak ada yang menjadi korban dalam gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 magnitudo dengan episentrum di wilayah Sagain beberapa hari lalu.
"Tidak ada yang mengalami luka-luka, apalagi korban jiwa," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/4).
Namun, Suharyanto mengaku belum dapat memastikan kondisi terkini para WNI yang masih berada di Myanmar pascagempa. "Nanti lebih jelasnya bisa ditanyakan ke Kementerian Luar Negeri," tandasnya.
Baca juga:
Indonesia Kirim Bantuan Logistik hingga Dokter Spesialis untuk Korban Gempa di Myanmar
Untuk diketahui, jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat di Myanmar terus bertambah. Berdasarkan data terbaru, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 itu telah menelan korban jiwa sebanyak 1.700 orang.
Dewan Administrasi Negara Myanmar juga melansir data terakhir untuk korban luka-luka mencapai 3.400 dan 300 orang masih hilang akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Di negara tetangga Thailand, guncangan gempa juga mengakibatkan kerusakan dahsyat di Kota Bangkok. Gedung pencakar langit yang sedang dalam tahap konstruksi roboh dan menyebabkan sepuluh orang tewas. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup