Korban Tewas Bencana Alam di NTT Capai 124 Orang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 07 April 2021
Korban Tewas Bencana Alam di NTT Capai 124 Orang

Puing jembatan dan bangunan yang rusak akibat banjir bandang di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Selasa (6/4/2021). (ANTARA/Andi Firdaus).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Korban meninggal akibat banjir bandang dan bencana lainnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) per Rabu (7/4) tercatat 124 orang. 74 orang lainnya masih dalam pencarian serta 129 orang luka-luka dan 13.230 warga mengungsi.

“Jadi total adalah 124 orang (meninggal dunia) yang kami identifikasi berdasarkan data dari daerah,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, Rabu (7/4).

Baca Juga:

BNPB Jamin Penanganan Kesehatan Maksimal bagi Korban Banjir Bandang di NTT

124 orang korban meninggal dunia berasal dari Kabupaten Flores Timur 67 orang, Kabupaten Lembata 28 orang, Kabupaten Alor 21 orang, Kabupaten Malaka 3 orang, Kabupaten Sabu Raijua 2 orang, Kabupaten Ende 1 orang, Kabupaten Kupang 1 orang dan Kota Kupang 1 orang.

Sementara untuk korban yang hilang dan masih dalam pencarian berasal dari Flores Timur 6 orang, Kabupaten Lembata 44 orang dan Kabupaten Alor 24 orang.

Kemudian, total rumah terdampak ada 1.962 rumah rusak berat, 688 rumah rusak sedang, 272 rumah rusak ringan. Sedangkan, fasilitas umum terdampak ada 87 dan rusak berat ada 24.

BNPB memberikan bantuan dana hunian sementara sebesar Rp500 ribu per keluarga setiap bulan kepada pengungsi korban banjir bandang di Nusa Tenggara Timur.

Rumah penduduk di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur hancur akibat diterjang banjir bandang berupa lahar dingin dari kawasan puncang Gunung Ile Lewotolok, Minggu (4/4). (Antara/ HO Dinas Kominfo Kabupaten Lembata)
Rumah penduduk di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur hancur akibat diterjang banjir bandang berupa lahar dingin dari kawasan puncang Gunung Ile Lewotolok, Minggu (4/4). (Antara/ HO Dinas Kominfo Kabupaten Lembata)

Uang bantuan tersebut bisa dipakai oleh masyarakat yang rumahnya rusak untuk menyewa tempat tinggal selama rumahnya masih dalam perbaikan.

Sampai hari ini, proses evakuasi dan penyaluran bantuan bagi korban banjir NTT masih berlangsung. BNPB telah mendistribusikan bantuan dalam dua tahap.

Tahap pertama melalui perjalanan laut dengan kapal motor antar pulau ke Desa Waiburak, Kecamatan Waiwerang Adonara Timur dan Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur.

Bantuan yang disalurkan berupa 15 paket lauk pauk, 30 paket makanan siap saji, 30 paket makanan tambah gizi, 280 lembar selimut, 600 lembar sarung, 1.000 lembar masker kain, 1.000 lembar masker medis, 2.250 alat rapid test antigen.

Baca Juga:

Harga Bahan Bangunan Melonjak, Polisi Bakal Tangkap Para Spekulan di NTT

Kemudian tahap kedua mengirim bantuan ke Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak, Kelurahan Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur.

Bantuan yang dikirim meliputi 987 paket lauk pauk, 972 paket makanan siap saji, 972 paket makanan tambah gizi, 2.720 lembar selimut dan 1.400 lembar sarung, 7.750 alat rapid test.

Kementerian Kesehatan juga mengirim bantuan berupa 100.000 buah APD, 100.000 lembar masker bedah, 100.000 lembar masker anak, 5.000 lembar masker N95, dan 100.000 lembar masker kain juga menyusul hari ini. (Knu)

#NTT #Banjir Bandang #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
KPK amankan 14 orang termasuk Sestama BNPB dalam OTT korupsi pengadaan barang dan dana bencana. Simak fakta lengkap dan respons BNPB di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Fakta Terkini OTT KPK, Sitaan Emas Batangan dan Duit Rp 14 Miliar Hingga Reaksi BNPB Sestama Dicokok
Indonesia
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
KPK gelar OTT dan tangkap Sestama BNPB Rustian terkait dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan. Cek profil dan kronologi penangkapan beserta barang buktinya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil Rustian Sestama BNPB yang Kena OTT KPK, Uang Miliaran dan Emas Jadi Bukti
Indonesia
Pejabat BNPB Diduga Terjerat OTT KPK
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Pejabat BNPB Diduga Terjerat OTT KPK
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Indonesia
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Indonesia
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Operasi pemadaman dan pendinginan melibatkan kolaborasi lintas sektor.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Api di TPA Jatibarang Semarang masih Berkobar, BNPB Sebut Pemadaman Dilakukan Lintas Sektor
Bagikan