MerahPutih Internasional - Gempa dahsyat yang mengguncang Nepal dengan kekuatan 7,9 Skala Richter menewaskan ribuan manusia. Hingga malam ini, Minggu (26/4) tercatat 2.300 korban tewas telah dievakuasi.
Seperti yang dilansir Daily Mail, tim evakuasi masih kesulitan melakukan evakuasi korban sebab listrik padam dan jaringa telephon tak berfungsi.
Menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Nepal, Laxmi Prasad Dhakal, jumlah korban tewas tercatat 2.263 orang, semetara 5.838 orang terluka. Di India tercatat 60 orang tewas, sementara Tiongkok melaporkan 17 warga Tibet juga dinyatakan tewas akibat gempa.
Semakin banyak tim penyelamat mengevakuasi korban, semakin banyak juga korban tewas ditemukan.
Menurut perwakilan dari lembaga bantuan Plan International Mike Bruce, banyak wilayah, baik di pedesaan maupun kota, dilanda tanah longsor dan jalan-jalan pun terputus, hal ini menyulkitkan tim evakuasi melakukan penyisiran.
Menurut lembaga bantuan dari Australia, kondisi di Nepal semakin memburuk dan memprihatinkan. Listrik padam, begitu pun dengan air bersih yang sulit didapatkan membuat para pengungsi kesusahan.
Bahkan beberapa rumah sakit kehabisan ruangan untuk menyimpan mayat yang setiap saat ditemukan.
BACA JUGA:
Ikon Bersejarah Nepal Rata dengan Tanah
Banyak Korban di Runtuhan Bangunan Bersejarah Nepal
Gempa Nepal Sebabkan Gunung Everest Longsor