Korban Gempa Myanmar Meningkat Jadi 1.644, Gerakan Perlawanan Umumkan Gencatan Senjata Parsial demi Berikan Bantuan

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 30 Maret 2025
Korban Gempa Myanmar Meningkat Jadi 1.644, Gerakan Perlawanan Umumkan Gencatan Senjata Parsial demi Berikan Bantuan

Arsip - Lokasi gempa bumi Myanmar. /ANTARA/Anadolu/py

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBUAH gencatan senjata parsial sepihak untuk memfasilitasi upaya bantuan gempa bumi diumumkan pada Sabtu (29/3) oleh Pemerintahan Persatuan Nasional Myanmar (NUG). Pemerintahan ini mengoordinasikan perjuangan rakyat melawan pemerintahan militer. Hingga Sabtu, Korban tewas akibat bencana ini melonjak menjadi 1.644 orang.

Angka tersebut mengalami peningkatan tajam ketimbang 1.002 korban yang diumumkan hanya beberapa jam sebelumnya. Hal ini menunjukkan kesulitan dalam mengonfirmasi jumlah korban di wilayah yang luas serta kemungkinan bahwa angka ini akan terus bertambah setelah gempa berkekuatan 7,7 magnitudo pada Jumat. Selain korban tewas, jumlah korban luka juga naik menjadi 3.408, sedangkan jumlah orang hilang meningkat menjadi 139.

Di negara tetangga Thailand, korban tewas bertambah menjadi 10 orang. Gempa mengguncang wilayah metropolitan Bangkok, yang berpenduduk sekitar 17 juta orang, serta beberapa bagian lain negara tersebut. Banyak daerah di utara melaporkan kerusakan, tetapi korban jiwa hanya terjadi di Bangkok, ibu kota Thailand.

Sembilan korban tewas berada di lokasi bangunan tinggi yang runtuh di dekat Pasar Chatuchak, Bangkok, sedangkan 78 orang masih dinyatakan hilang. Pada Sabtu, lebih banyak alat berat dikerahkan untuk memindahkan puing-puing, tetapi harapan mulai memudar di antara keluarga korban.

Baca juga:

Korban Gempa Myanmar Melonjak, Lebih daripada 1.000 Seiring Lebih Banyak Jenazah Ditemukan di Reruntuhan


Upaya Penyelamatan di Myanmar Dihadang Perang Saudara



Seperti dilansir The Korea Times, di Myanmar, operasi penyelamatan sejauh ini difokuskan pada kota-kota besar yang terdampak parah, yaitu Mandalay, kota terbesar kedua dan Naypyitaw, ibu kota negara tersebut.

Meskipun tim dan peralatan telah diterbangkan dari negara lain, upaya penyelamatan terhambat oleh kerusakan pada bandara. Citra satelit dari Planet Labs PBC yang dianalisis Associated Press menunjukkan gempa merobohkan menara kontrol lalu lintas udara di Bandara Internasional Naypyitaw hingga terlepas dari pondasinya. Belum ada laporan korban jiwa akibat insiden tersebut.

Tantangan lain yang memperumit situasi yakni perang saudara yang melanda sebagian besar wilayah Myanmar, termasuk daerah yang terkena dampak gempa. Sejak militer merebut kekuasaan dari pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi pada 2021, perlawanan bersenjata telah meningkat secara signifikan. Pasukan pemerintah telah kehilangan kendali atas banyak wilayah, membuat beberapa daerah sangat berbahaya atau bahkan mustahil dijangkau kelompok bantuan. PBB mencatat lebih dari 3 juta orang telah mengungsi akibat konflik, hampir 20 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Pada Sabtu (29/3) malam, NUG mengumumkan gencatan senjata parsial sepihak untuk mendukung operasi bantuan gempa. Sayap militernya, Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF), akan menghentikan serangan militer ofensif selama dua minggu mulai Minggu (30/3) di wilayah yang terkena dampak gempa. Mereka juga menyatakan akan bekerja sama dengan PBB dan organisasi nonpemerintah internasional untuk menjamin keamanan, transportasi, serta pendirian kamp penyelamatan dan medis di wilayah yang mereka kendalikan.

NUG menawarkan tenaga medis mereka untuk bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan internasional dalam memberikan layanan darurat di wilayah yang dikuasai militer, asalkan ada jaminan keamanan.

Meski begitu, mereka menegaskan tetap berhak melakukan pertahanan diri jika diserang.

Sejauh ini, belum ada tanggapan dari militer Myanmar mengenai pengumuman gencatan senjata tersebut. Namun, militer Myanmar telah membatasi upaya bantuan untuk populasi besar yang telah mengungsi akibat konflik, bahkan sebelum gempa terjadi.
Kelompok simpatisan perlawanan mendesak agar bantuan dapat dikirimkan bebas ke daerah yang dikuasai oleh kelompok perlawanan sehingga tidak dapat digunakan sebagai alat kontrol oleh militer.(dwi)


Baca juga:

Probowo Siap Kirimkan Bantuan Buat Korban Gempa di Myanmar dan Thailand

#Myanmar #Gempa Bumi #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Gempa magnitudo 6,2 mengguncang Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut tak berpotensi tsunami.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa hingga Palu
Indonesia
Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa Bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 17.54 WIB di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, tidak berpotensi tsunami.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Presiden RI, Prabowo Subianto, akan mengirim 50 ribu paket sembako untuk korban gempa NTT.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gerak Cepat, Prabowo Segera Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Korban gempa M7,7 di NTT kembali bertambah. Jumlah tewas kini menembus 38 orang dan dua ribu jiwa mengungsi.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Tewas Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 38 Orang, BNPB: Data Terus Diperbarui
Indonesia
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
BNPB memperbarui data korban gempa NTT, Sabtu (15/8). Sebanyak 14 orang meninggal dunia, kemudian 13 lainnya luka-luka.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah, BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Gempa M7,7 NTT Rusak Sejumlah Fasilitas Transportasi, Bandara Komodo Ikut Terdampak
Gempa M7,7 NTT merusak sejumlah fasilitas transportasi. Pelabuhan hingga Bandara Komodo ikut terdampak.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M7,7 NTT Rusak Sejumlah Fasilitas Transportasi, Bandara Komodo Ikut Terdampak
Indonesia
Gempa M7,7 Guncang NTT: 200 BTS di 10 Kabupaten dan Kota Alami Gangguan
Sebanyak 200 BTS terdampak gempa M7,7 di Flores, NTT. BTS tersebut mengalami gangguan di 10 Kabupaten dan Kota NTT.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M7,7 Guncang NTT: 200 BTS di 10 Kabupaten dan Kota Alami Gangguan
Indonesia
Gubernur NTT Laporkan Korban Jiwa Gempa M 7,7 Berjumlah 5 Orang
Gubernur NTT Melki Laka Lena memerinci dua orang ditemukan tewas di Sikka dan tiga orang lainnya di Manggarai.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gubernur NTT Laporkan Korban Jiwa Gempa M 7,7 Berjumlah 5 Orang
Indonesia
BNPB Perbarui Data, Korban Tewas Gempa NTT Tercatat 1 Orang
BNPB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaksesuaian data pada laporan awal.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
BNPB Perbarui Data, Korban Tewas Gempa NTT Tercatat 1 Orang
Indonesia
Sejumlah Bangunan Rumah hingga Hotel di Labuan Bajo dan Maumere Rusak Imbas Gempa NTT
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari gedung yang retak.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
Sejumlah Bangunan Rumah hingga Hotel di Labuan Bajo dan Maumere Rusak Imbas Gempa NTT
Bagikan